BANDUNG, FOKUSJabar.id: Brand fashion asal Bandung, Elizabeth menghadirkan inovasi desain dengan mengeksplorasi material yang selama ini identik dengan produk tas menjadi koleksi busana modern.
Eksplorasi tersebut di perkenalkan melalui koleksi bertajuk Bloom Beneath the Surface dalam ajang Jakarta Fashion Week (JFW) 2027.
BACA JUGA:
Ketika Seni Tak Lagi Sekadar Pajangan, KULTSE Bongkar Keresahan Sosial di Bandung
Koleksi tersebut di tampilkan di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Sebanyak 16 looks di hadirkan dengan memadukan karakter material yang kuat, struktur modern, serta keindahan feminin yang terinspirasi dari alam.
Director of Design Product Elizabeth, Vernalyn Subali mengatakan, koleksi ini menjadi ruang eksplorasi untuk memadukan kekuatan material dan kelembutan feminin dalam satu kesatuan desain.
Eksplorasi tersebut terlihat melalui penggunaan material textured PU leather yang di olah menjadi busana dengan siluet sculpture modern.
Material berkarakter itu di padukan dengan teknik laser cut floral, tekstur knit, katun, hingga kilau lembut satin.
Pemilihan material leather sekaligus merefleksikan identitas Elizabeth yang selama ini di kenal melalui produk tas. Kini, karakter material tersebut di kembangkan ke dalam kategori busana dengan pendekatan desain yang lebih eksperimental.
BACA JUGA:
10 Wisata Alam Viral di Jawa Barat yang Wajib Masuk Daftar Liburan
“Kami ingin menunjukkan bahwa material yang selama ini identik dengan tas Elizabeth juga bisa di eksplorasi menjadi busana dengan sesuatu yang lebih kreatif. Kayak padu padan tekstur, floral, dan siluet modern, sehingga menunjukkan identitas Elizabeth yang punya karakter kuat namun tetap menampilkan sentuhan feminin,” kata Vernalyn dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Dari sisi warna, koleksi ini memadukan nuansa alami seperti stone, clay, dan olive dengan aksen deep burgundy, blush pink, serta dusty blue.
Kombinasi tersebut menghadirkan karakter quiet confidence. Yakni kepercayaan diri yang tenang dengan sentuhan keanggunan yang tidak lekang oleh waktu.
Menurut Vernalyn, keikutsertaan Elizabeth dalam JFW 2027 menjadi bagian dari perjalanan brand untuk mengembangkan perspektif desain sekaligus memperluas identitasnya di industri fashion.
BACA JUGA:
Nadin Amizah Beri Tamparan Keras Terkait Fenomena Perundungan Transpuan di Medsos
“Kami berharap, koleksi ini dapat mengajak masyarakat melihat Elizabeth dari perspektif yang baru, tanpa meninggalkan karakter elegan dan timeless yang telah menjadi identitas Elizabeth selama ini,” katanya.
Melalui Bloom Beneath the Surface, Elizabeth ingin menghadirkan interpretasi gaya modern yang relevan bagi perempuan Indonesia.
Hal ini sejalan dengan semangat Empower Women with Style, yang mendorong perempuan mengekspresikan diri dan membangun kepercayaan diri melalui gaya personal.
Didirikan pada 1963 di Bandung, Elizabeth telah berkembang selama lebih dari enam dekade. Berawal dari produksi tas travel, brand ini kini memiliki beragam kategori produk, mulai dari tas, pakaian, alas kaki, aksesori, jam tangan, eyewear, luggage, hingga koleksi pria.
Saat ini, Elizabeth memiliki jaringan lebih dari 100 toko di Indonesia. Koleksi Bloom Beneath the Surface juga dapat diperoleh melalui gerai offline maupun kanal digital resmi Elizabeth. Termasuk website, aplikasi mobile, dan official store di berbagai marketplace.
(Yusuf Mugni)



