spot_imgspot_img
Senin 31 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rendiana Awangga: 2026 Tahun Infrastruktur Kota Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sejumlah persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga Kota Bandung mulai menunjukkan progres penanganan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tahun ini menggenjot pembangunan dan perbaikan fasilitas publik, mulai dari penerangan jalan umum (PJU), trotoar hingga penanganan jalan berlubang.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu pekerjaan yang cukup menonjol pada 2026.

Baca Juga: Ekek Keling Sunda Terancam Punah, DPRD Jabar Dorong Political Will 

Bahkan, ia menilai tahun ini menjadi momentum bagi Pemkot Bandung untuk memperkuat pembangunan infrastruktur di berbagai sektor.

“Memang, tahun ini bisa dibilang merupakan tahunnya infrastruktur bagi Pemerintah Kota Bandung di bawah kepemimpinan Wali Kota Bandung,” kata Rendiana Awangga, Senin (31/8/2026).

Menjawab Kebutuhan Dasar Masyarakat

Menurutnya, pembangunan yang berjalan saat ini tidak hanya menyasar proyek baru. Pemerintah juga mulai menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang sebelumnya banyak dikeluhkan.

“Kita melihat beberapa persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat seperti PJU, trotoar maupun jalan-jalan berlubang sudah mulai dikerjakan dan progresnya mulai terlihat,” ujarnya.

Salah satu proyek yang mendapat perhatian DPRD Kota Bandung adalah penambahan PJU di Jalan Soekarno-Hatta. Pemkot Bandung berencana memasang sekitar 2.400 titik PJU di ruas jalan utama tersebut.

Rendiana menyambut baik rencana itu. Menurutnya, keberadaan PJU penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di jalan, terutama pada malam hari.

“Kita juga menyambut baik pembangunan PJU di Jalan Soekarno Hatta yang rencananya akan dipasang sekitar 2.400 titik,” katanya.

Realisasi Pembangunan PJU

Namun, realisasi pembangunan PJU tersebut membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan. Pemkot Bandung saat ini berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat.

“Ini bagian dari upaya pemerintah kota berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat agar pelaksanaannya bisa dilakukan tahun ini,” jelasnya.

Rendiana menyebut, terdapat sekitar delapan ruas trotoar dengan skala pembangunan cukup besar yang masuk dalam program tahun ini.

Ia berharap pembangunan trotoar tidak sekadar memperbaiki tampilan kota. Fasilitas tersebut harus memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki.

“Kemudian beberapa pembangunan trotoar juga sudah mulai berjalan. Kalau tidak salah ada sekitar delapan ruas trotoar yang cukup besar. Harapannya tentu masyarakat Kota Bandung bisa menggunakan fasilitas tersebut dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Anggaran Cukup Besar

Untuk sektor jalan, Pemkot Bandung menyiapkan anggaran cukup besar. Sejumlah pekerjaan bahkan telah memasuki proses lelang dan ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.

“Untuk jalan juga anggarannya cukup besar tahun ini. Beberapa pekerjaan sudah masuk proses lelang dan akan dikerjakan tahun ini,” katanya.

Baca Juga: Bandung Kumpulkan Bantuan Rp2 M untuk Korban Gempa NTT

DPRD Kota Bandung mendorong agar pembangunan tersebut tidak kembali tertunda. Percepatan pekerjaan dinilai penting agar persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan masyarakat segera mendapat penyelesaian.

Rendiana mengatakan, DPRD akan melihat perkembangan pembangunan di lapangan sekaligus memastikan program yang dijalankan pemerintah sesuai dengan kebutuhan warga.

“Jadi insya Allah apa yang dikeluhkan masyarakat tahun lalu, sekarang mulai terlihat jawabannya melalui pembangunan infrastruktur,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru