PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Aksi kekecewaan terhadap Bank Mandiri kembali terjadi. Seorang nasabah, Irsyad (30), warga Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran memilih menggunting kartu ATM dan memindahkan seluruh saldonya ke bank lain.
Aksi itu di lakukan Irsyad setelah merasa tidak puas dengan kebijakan dan pelayanan Bank Mandiri belakangan ini.
BACA JUGA:
Pendamping PKH di Pangandaran Dilaporkan IRT
Video saat ia menggunting kartu ATM pun sempat ia abadikan sebagai bentuk protes.
Irsyad mengaku sudah menjadi nasabah Bank Mandiri selama hampir 15 tahun. Selama itu, ia merasa nyaman dengan pelayanan bank pelat merah tersebut.
Namun belakangan, ia menilai ada sejumlah hal yang membuatnya kecewa.
”Pertama bentuknya kekecewaan pribadi sebagai masyarakat. Karena ada pemboikotan lagi, aksi untuk membela masyarakat kecil,” katanya, Rabu (26/8/2026).
Ia juga menyoroti soal penindakan rekening yang di duga terkait judi online dan korupsi. Menurutnya, Bank Mandiri seharusnya lebih tegas memblokir rekening-rekening bermasalah tersebut.
”Terus kenapa pemerintah, apa dari pihak Bank Mandiri enggak bisa memblokir rekening berbasic judi online, koruptor gitu ya? Nah, yang di pertanyakan kan itu,” katanya.
Sebelum menggunting kartu, Irsyad memastikan seluruh saldo di rekeningnya sudah di tarik dan di pindahkan ke bank lain.
”Sudah saya tarik semua dan di pindahkan ke bank lain. Ini bentuk kekecewaan saya,” imbuhnya.
Ia mengaku heran dengan kebijakan yang menurutnya justru merugikan perusahaan sendiri karena persoalan sepele.
”Pertamanya nyaman, enak, baiklah pelayanannya baik. Tapi untuk sekarang kenapa Bank Mandiri jadinya kayak gini? Saya yang heran, enggak ada masalah ada masalah sepele bikin dia merugikan perusahaan,” tuturnya.
Irsyad juga menyinggung adanya dugaan intervensi dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab terhadap kebijakan internal Bank Mandiri.
BACA JUGA:
JPKP Dampingi Warga Tunggilis Perjuangkan Nasib Petani di Pangandaran
Hingga berita ini di tayangkan, pihak Bank Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait aksi protes nasabah tersebut.
Aksi pengguntingan kartu ATM oleh nasabah bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Biasanya aksi ini di lakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan bank yang di anggap merugikan nasabah kecil.
(Sajidin)



