PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran merencanakan pelebaran jalan wisata di kawasan Pantai Barat Pangandaran dalam waktu dekat.
Proyek sepanjang 2,3 kilometer ini menyasar rute dari area Cagar Alam hingga Taman Sunset. Pemerintah mengambil langkah ini demi mengurai penumpukan kendaraan yang kerap melumpuhkan jalur tersebut saat musim liburan.
Baca Juga: MUI Pangandaran Angkat Isu Keagamaan yang Meresahkan, Identitas Organisasi Belum Diungkap
Kepala Bidang Tata Kelola Destinasi dan Infrastruktur Disparbud Pangandaran, Irna Kusmayanti, menegaskan bahwa kebijakan ini merespons lonjakan jumlah pelancong yang terus meroket setiap tahun.
“Kalau berdasarkan data hitungan rata-rata kunjungan dari tahun 2024 sangat signifikan. Saya dapat data kunjungan ini dari Kabid retribusi,” ujar Irna di kantornya, Selasa (28/7/2026).
Irna membeberkan lonjakan angka tersebut berdasarkan catatan dinas. Pada 2024, rata-rata kunjungan harian berada di angka 4.528 orang, lalu naik tajam menjadi 7.330 orang per hari sepanjang 2025.
Sementara itu, grafik kunjungan terus menanjak pada 2026. Hingga Juni lalu, rata-rata kunjungan harian bahkan sudah melampaui 11.000 orang.
“Jadi dengan kenaikan yang sangat signifikan ini tentunya pemerintah perlu memberikan kenyamanan kepada wisatawan, yaitu dengan rencana pelebaran jalan yang di Pantai Barat,” katanya.
Memeberi Kenyamanan dan Kemudahan Akses Wisatawan
Irna merinci pengerjaan fisik akan mengarah ke bibir pantai dengan menyiram aspal tambahan selebar 2 meter. Pengelola juga melengkapi jalur tersebut dengan trotoar pejalan kaki selebar 2 meter serta sistem drainase baru.
“Direncanakan di lebarin ke arah pantai itu 2 meter dan dikasih trotoar juga 2 meter baru nanti ada drainase,” jelasnya.
Pelebaran jalan ini membidik kemudahan pergerakan wisatawan, terutama dari kawasan hotel menuju area kuliner Kampung Turis. Kepadatan lalu lintas biasanya mencapai puncaknya pada jam makan dan jam keluar hotel (check out).
Mengenai pendanaan, Irna menyebut Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pangandaran memegang penuh kendali anggaran dan pelaksanaan pengerjaan fisik proyek ini.
“Sumber anggarannya itu ada di PU. Yang membangun nanti PU. Bukan di kita. Kalau di kita itu ada anggaran untuk persiapan pembangunan saja,” ujarnya.
Pemkab Pangandaran optimistis proyek pelebaran jalan ini sanggup meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperlancar arus kendaraan di sepanjang Pantai Barat.
(Sajidin)



