spot_imgspot_img
Jumat 22 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rumah Dua Lantai di Ciamis Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp75 Juta

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Amuk si jago merah melanda sebuah rumah permanen dua tingkat di Dusun Pengkolan, Desa/Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Rumah tersebut merupakan hunian milik seorang pensiunan bernama Ecin Rostini (61).

Beruntung, amukan api tidak sampai memakan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, musibah ini menyisakan kerugian materi yang cukup besar bagi korban dengan taksiran mencapai sekitar Rp75 juta.

Baca Juga: Angkat Nilai Luhur Sauyunan Jaga Lembur, Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah Raih Penghargaan Seni Bergengsi

Berdasarkan investigasi awal di lapangan, dugaan kuat pemicu kebakaran yang meluluhlantakkan bangunan dua lantai tersebut berasal dari aktivitas pembakaran sampah di area kandang domba. Lokasi kandang hewan ternak tersebut kebetulan berdiri sangat berdekatan dengan dinding rumah korban.

Kasat Pol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, membenarkan peristiwa kedaruratan tersebut. Pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima alarm tanda bahaya dari jajaran pemerintah desa.

“Tadi sekitar pukul 17.15 WIB, personel piket Damkar UPTD Ciamis menerima laporan dari aparat desa mengenai adanya kejadian kebakaran,” ungkap Trisyanto, Jumat (22/5/2026).

Gerak Cepat Petugas Cegah Kebakaran Meluas di Permukiman Padat

Hanya berselang beberapa saat setelah menerima panggilan darurat, Damkar UPTD Ciamis langsung menerjunkan satu armada mobil pemadam kebakaran berkekuatan lima personel andalan menuju titik lokasi kejadian.

“Secepatnya personel piket merespons laporan itu dengan segera meluncur ke lokasi kejadian tempat kebakaran sedang berlangsung,” kata Trisyanto.

Trisyanto menjelaskan, laporan yang masuk secara cepat dari masyarakat menjadi kunci sukses penjinakan api. Respons instan dari para petugas piket Damkar membuat kobaran api tidak sampai menjalar luas ke bangunan sekitarnya. Hal ini sangat krusial mengingat posisi rumah korban berada di kawasan yang sangat padat rumah penduduk.

Dalam proses pemadaman, para petugas pemadam kebakaran bahu-bahu bersama aparat TNI-Polri serta warga masyarakat setempat guna mengepung sisa-sisa api.

“Kami berjibaku bersama TNI-Polri dan warga masyarakat dalam memadamkan api itu, dan saat ini api sudah padam dengan sempurna,” pungkas Trisyanto.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru