spot_imgspot_img
Sabtu 2 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ketua Komisi IV DPRD Tasikmalaya Akan Tanggung Pengobatan Dede Rohayati

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saepuloh menyampaikan. Bahwa pemerintah semestinya harus selalu ada di tengah masyarakat yang tengah membutuhkan bantuan.

“Kami menghimbau kepada Pemerintah Desa (Sukajadi-red) untuk membantu mengurus berkas dari warga yang menderita konplikasi penyakit. Untuk di rujuk ke Rumah Sakit KHZ Mustafa,” ungkap Asep Saepuloh, Sabtu (2/5/2026).

Terkait segala bentuk pembiayaan di Rumah Sakit KHZ Mustafa, Asep melanjutkan, Ia yang akan bertanggung jawab untuk Ai Dede Rohayati.

Baca Juga: Warganya Menderita Konplikasi Penyakit, Begini Kata Wabup Tasikmalaya

“Nanti saya yang akan bertanggung jawab, silahkan (Ai Dede Rohayati-red). Untuk segera di masukan ke Rumah Sakit KHZ Mustafa,” ungkap politisi Partai Golkar ini.

Sebelumnya, mendapat informasi bahwa ada seorang ibu rumah tangga bernama Ai Dede Rohayati (39) menderita konplikasi penyakit. Yang merupakan warga kampung Sukamahi, RT001/002 Desa Sukajadi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menyampaikan bahwa akan mengutus tim untuk kroscek terkait warga yang menderita penyakit konpilkasi.

“Akan di cek dulu sama tim,” ungkap Asep Sopari Al Ayubi singkat melalui sambungan WhatsAap.

Sementara, aktivis Eksponen 96, Dadi Abidarda menilai semestinya Wakil Bupati Tasikmalaya (Asep Sopari Al Ayubi-red). Tidak harus protokoler kalau memang ada perhatian terhadap warga yang menderita konplikasi penyakit.

Baca Juga: Menderita Komplikasi Penyakit, Dede Rohayati Warga Sukajadi Tasikmalaya Butuh Perhatian Pemerintah

“Kesannya Pak Wakil Bupati Tasikmalaya (Asep Sopari Al Ayubi-red) tidak percaya terhadap informasi yang muncul di media. Apalagi dengan mengutus timnya ke lapangan,” jelas Dadi Abidarda, Sabtu (2/5/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, lanjut Dadi, seharusnya menjadi contoh bagi para Bupati dan Wabup Tasikmalaya, yaitu tidak selalu protokoler. Apalagi ini jelas permasalahan warga yang menderita konplikasi penyakit sudah muncul dalam pemberitaan.

“Padahal tinggal turun saja langsung, tidak harus protokoler. Ngutus tim dan lain sebagainya terlalu muter kalau menurut saya. Alamatnya sudah jelas ada dalam pemberitaan,” ucapnya.

(Nanang Yudi)

spot_img

Berita Terbaru