BANDUNG,FOKUSjabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sedang menjajaki peluang untuk mengalihkan pengelolaan Jalan Cihampelas kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar). Langkah strategis ini bertujuan menata ulang kawasan tersebut karena memiliki peran vital dalam jaringan jalan utama dan aktivitas ekonomi di Kota Kembang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengonfirmasi bahwa pembahasan rencana ini telah bergulir di tingkat pimpinan daerah. Ia mengungkapkan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung tengah melakukan diskusi intensif dengan Sekda Jawa Barat guna mematangkan teknis pengalihan tersebut.
Baca Juga: 17 Titik PJU Bakal Terangi Jalan Ibu Inggit Garnasih Bandung
Farhan menjelaskan bahwa Jalan Cihampelas memiliki keterkaitan erat dengan sejumlah ruas jalan primer yang merupakan kewenangan provinsi, seperti Jalan Pasteur, Jalan Sukajadi, dan Jalan Setiabudi. Penyerahan status jalan ini ia nilai sebagai langkah logis untuk menyelaraskan alur transportasi dan mengoptimalkan potensi ekonomi di kawasan tersebut.
“Penyerahan ini menjadi bentuk komitmen kami untuk membangun bersama sekaligus mengembalikan Cihampelas sebagai salah satu jalan ikonik di Jawa Barat,” ujar Farhan saat ditemui di Pendopo Jalan Dalem Kaum, Selasa (21/4/2026).
Rencana Pembongkaran Teras Cihampelas
Selain pengalihan status jalan, Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar juga berencana melakukan pembongkaran Teras Cihampelas sebagai bagian dari penataan menyeluruh. Farhan mengaku telah memiliki kesamaan pandangan dengan Gubernur Jawa Barat terkait rencana penghapusan bangunan tersebut.
Meskipun kedua belah pihak telah menyepakati ide pembongkaran, Farhan menekankan bahwa proses tersebut memerlukan izin dari otoritas yang lebih tinggi. Ia memastikan bahwa kewenangan untuk memberikan izin pembongkaran tetap berada di ranah hukum untuk menjamin transparansi.
“Mengenai izin pembongkaran, pihak yang memberikan izin tetap berasal dari Kejaksaan Tinggi serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” pungkasnya.
Langkah kolaboratif ini harapannya mampu memberikan wajah baru bagi kawasan Cihampelas. Sehingga dapat kembali menarik minat wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat secara lebih efektif.
(Yusuf Mugni)



