spot_imgspot_img
Sabtu 16 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perdana di Jabar Petani Milenial Ciamis Laksanakan Training Of Farmer

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Meskipun masa jabatan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat telah berakhir, program unggulannya, Petani Milenial, terus berlanjut. Kabupaten Ciamis menjadi lokasi pelaksanaan pelatihan Training Of Farmer (TOF) pertama di Jawa Barat pada, Selasa (10/9/2023).

Ketua Komisi Penyuluhan, Heri Dermawan, mengucapkan terima kasih kepada petani milenial atas partisipasinya dalam program ini. Ia berharap program ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan berlanjut dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Kegiatan TOF ini luar biasa, terutama karena dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah. Salah satu harapannya adalah memanfaatkan lahan yang ada secara produktif oleh petani milenial. Dengan total 5 hektar sawah yang tersedia untuk dipinjam,” kata dia.

Selain itu, petani milenial juga didorong untuk diversifikasi komoditas, seperti petani milenial pisang di Ciamis. Dalam hal ini, kolaborasi antarpetani milenial dapat lebih meningkat, termasuk mendukung permintaan benih pisang oleh petani tersebut.

Mewakili Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat, Rahmat Hidayat menyampaikan program TOF melibatkan 12 lokasi di Ciamis. Dengan beragam komoditas yang tersebar di beberapa wilayah.

“Sejauh ini, sudah ada 177 petani milenial yang resmi di Ciamis namun ini hanya langkah awal. Regenerasi petani muda sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan seperti sulitnya bercocok tanam padi,” jelasnya.

TOF Meliputi Beragam Pelatihan Untuk Petani Milenial Ciamis

Menurutnya, TOF bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri. Melainkan bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai pelatihan dan pendampingan untuk memastikan kesuksesan petani milenial.

Sementara itu Pemkab Ciamis melalui Wabup Yana D Putra mendukung penuh program ini dan berharap legalitas program dapat segera terlaksana. Ia juga mendorong paguyuban petani milenial agar memanfaatkan program pemerintah dengan baik dan berkesinambungan.

“Ciamis, dengan potensi sumber daya alam yang luar biasa, terlebih sebagai daerah agraria yang membutuhkan pengelolaan lahan yang produktif,” kata dia.

Oleh karena itu, Pemkab Ciamis akan memberikan lahan seluas 5 hektare tersebut untuk petani milenial dengan sistem sewa atau bagi hasil.

Menurut Yana, hal itu untuk meningkatkan produktivitas dan memastikan keberlanjutan program ini. Di tengah perubahan teknologi, petani milenial harus mengingat untuk tetap menjaga idealisme dan terus beradaptasi agar hasil pertanian maksimal.

“Pemerintah juga fokus pada ketahanan pangan dalam rencana pembangunan jangka panjang hingga tahun 2045. Harapannya dengan adanya Bandara Kerta Jati di Majalengka, Jawa Barat dapat menjadi pemasok bahan pangan yang memadai, tidak hanya terperangkap dalam daerah industri,” pungkasnya.

(Fauza/Irfansyahriza)

spot_img

Berita Terbaru