BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Yana Mulyana mengatakan, kegiatan Car Free Day (CFD) bisa digelar ketika sudah PPKM Level 1.
Hal itu mengacu kepada daerah yang telah menggelar CFD. Salah satunya, DKI Jakarta.
“DKI bisa karena mereka level 1. Kita masih level 2. Kalau kita ke level 1 ada opsi pengalokasian di peruabhan anggaran,” kata Yana di Balai Kota Bandung, Rabu (1/6/2022).
BACA JUGA: Masuk Bursa Cagub Jabar, Ketum PSSI Siap
Menurutnya, selain masih berada di Level 2, kegiatan CFD 2022 di Kota Bandung belum dianggarkan.
“Setelah dirapatkan dengan Dishub, Satpol, Dinkes dan PU mereka belum menganggarkan. Kan tidak terbayangkan di 2022, pandemi melandai,” ucapnya.
Yana menambahkan, relaksasi dan kelonggaran telah diberikan seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Sehingga, potensi untuk menggelar CFD dinilai akan besar.
BACA JUGA: JNE Raih Penghargaan Wajib Pajak dari KPP Pratama Bandung Bojonagara
“Booster kita jalan terus. Kan vaksinasi sudah 113 persen dosis satu. Itu bagian dari ikhtiar kita,” pungkasnya.
Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan,
Wali Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Yana Mulyana mengatakan, kegiatan Car Free Day (CFD) yang sempat terhenti karena pandemi Covid-19 masih belum bisa digelar.
Pasalnya, kondisi penyebaran Covid-19 masih berlangsung meski telah terjadi penurunan kasus.
“Harus dikaji dulu (CFD). Saya pikir kita tidak terlalu euforia karena saya baca ternyata Amerika saat ini terjadi peningkatan lagi kasus yang luar biasa,” kata Yana di Pusenkav TNI AD, Jalan Cikuray Simpang, Kelurahan Lingkar Selatan Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Senin (23/5/2022).
Meski kasus Covid-19 melandai di Kota Bandung, namun masih harus dilakukan kajian terhadap rencana kembali digelarnya CFD.
“Harus dikaji, karena itu kan banyak pihak yang harus melakukan kajian mungkin dari epidemiologi juga kan,” ucapnya.
Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan Kota Bandung, Asep Kuswara berencana untuk kembali menggelar CFD.
(Yusuf Mugni/Bambang Fouristian)


