spot_img
Jumat 22 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Syukuran Nelayan di Pangandaran Digelar Sederhana

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dua tahun Syukuran nelayan di Pantai Timur Pangandaran masih digelar sederhana karena kondisi pandemi COVID-19, kendati demikian prosesi tersebut tidak mengurangi aspek sosial dan spiritual. 

Wakil Sekretaris HNSI DPC Pangandaran, Fuad Husein menyampaikan, syukuran nelayan tahun ini dan tahun 2020 kemarin pihaknya banyak bergerak di aspek sosial dan spiritual.

“Seperti pengajian istighosah dan berdoa bersama dalam arti introspeksi diri, terus santunan anak yatim-piatu dan pembagian sembako bagi orang jompo,” kata Fuad saat usai acara syukuran nelayan, Rabu (8/9/2021)

Menurutnya, ini dilakukan karena mereka merupakan yang terhitung paling banyak terdampak pandemi COVID-19. “Memang, syukuran nelayan ini sudah ada sejak dulu. Kalau sebelumnya, itu ada hiburan kesenian tapi semenjak pandemi kegiatan hanya sekedar ini saja,” katanya.

BACA JUGA: Harga Sembako di Pangandaran Stabil, Stok Aman Hingga Akhir Tahun

Untuk santunan anak yatim-piatu, pihaknya menyalurkan kepada 200 anak tapi karena pandemi saat ini hanya menghadirkan 9 anak untuk simbolis.

“Kemudian untuk orang jompo, kita salurkan 1000 paket sembako. Dan semoga, apa yang disalurkan dapat bermanfaat apalagi saat pandemi seperti ini,” kata dia.

Dia berharap, semoga pandemi COVID-19 cepat berakhir dan destinasi pariwisata dibuka normal kembali.

BACA JUGA: APDESI dan PPDI Serahkan Donasi ke Pemkab Ciamis

“Karena, ada efek nilai positif ketika pariwisata berjalan normal seperti harga perikanan kita juga ikut naik,” kata Fuad.

(Agus/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

spot_img