spot_img
Minggu 1 Agustus 2021
spot_img
spot_img

Penyembelihan Hewan Kurban di Kota Bandung Banyak Dilakukan di Ruang Terbuka

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Penyembelihan hewan kurban di Kota Bandung masih banyak dilakukan di ruang terbuka, meskipun pemerintah menganjurkan agar disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku tidak dapat berbuat banyak. Menurutnya, imbauan berupa anjuran untuk memotong hewan kurban di RPH telah dilakukan Pemkot Bandung.‎

“Diregulasinya, kan tidak boleh, Kan kita mengimbau sudah, melarang sudah, berdasarkan regulasi ya,” kata Yana di RPH Jalan Arjuna Kota Bandung Jabar Rabu (21/7/2021).‎

BACA JUGA: Wali Kota Bandung Kirim Surat Penolakan PPKM Ke Pemerintah Pusat

Meski begitu, pihaknya yakin, mereka yang melakukan pemotongan selain di RPH dapat menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik. Sehingga, hal itu dapat menekan penyebaran Covid-19.‎

“Selama prokesnya diterapkan dan saya yakin mereka sudah paham, saya yakin tidak jadi klaster,” ucapnya.

Yana mengatakan, RPH milik Pemerintah Kota Bandung mampu menampung 170 hewan kuraban dalam satu hari. Pihaknya pun memastikan bahwa sebelum dipotong hewan kurban akan diperiksa terlebih dahulu.

“Pasti, sapi itu datang dan harus istirahat minimal 12 jamlah,supaya tidak stres, kemudian diperiksa secara fisik kalau layak, sehat, baik, baru masuk proses pemotongan. Hari ini telah dimulai pemotongan jumlah perhari yang bisa kita potong itu 170 ekor sapi,”ungkapnya.

Yana menambahkan, baru ditemukan satu hewan yang dinilai bermasalah. Pasalanya, setelah dipotong, ditemukan sejumlah cacing di dalam organ tubuh hewan tersebut.

“Barusan Saya lihat, ada satu sapi ditemukan cacing di hati dan paru-paru, jadi itu langsung diapir kalau layak konsumsi bisa dibawa,” kata dia.


(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

spot_img