spot_img
Selasa 22 Juni 2021
spot_img
spot_img

Dugaan Korupsi di Banjar Terus Didalami, KPK Periksa Pihak Swasta

BANJAR,FOKUSJabar.id: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan kasus tindak pidana korupsi pekerjaan infrastruktur Dinas PUPRKP Kota Banjar tahun anggaran 2012-2017.

Sejumlah saksi mulai dari Wali Kota Banjar, pejabat lainnya hingga pihak swasta terus dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan kasus yang mulai dilakukan pada pertengahan tahun 2020 lalu itu.

Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa tim penyidik KPK memanggil beberapa saksi dari pihak swasta.

Pemanggilan ini untuk memeriksa dan meminta kerterangan terkait dugaan kasus korupsi pekerjaan infrastruktur Dinas PUPRKP TA 2012-2017.

BACA JUGA: Hari Kerja, Forkopimda Kota Banjar Gowes Bareng di Pangandaran

“Pemeriksaan dilakukan di Mako Polrestabes Bandung,” kata Ali, Sabtu (5/6/2021).

Adapun sejumlah saksi yang dipanggil dari pihak swasta, yakni Abas Rukmana, Rudi Ruslan, Endang Nasihin, Adan, Yayah Suryadi, Samid, Dodi Maryadi dan Nunung Nuryati.

Tim penyidik juga sebelumnya sudah memanggil sejumlah saksi lainnya ke Mapolrestabes Bandung pada Kamis (3/6/2021).

“Sebelumnya¬† pemanggilan dilakukan terhadap saudara Tantri Indriyanti (Kasie Perencanaan Bidang Cipta Karya Dinas PUPRKP Kota Banjar tahun 2010-2012),” kata Ali.

Pemanggilan dihari yang sama juga dilakukan terhadap saudari Indah Silviana (Kasie Perencanaan Jalan dan Jembatan tahun 2011-2015 DPU setempat. Kemudian Mulyono (Kabid PSDA 2008-2010) Oman Sutarman (Pensiunan PNS) Asep Dadi (Staf Sinas PUPRKP), Ateng Risnandar (Wakil Ketua BPC Gapenai tahun 2008-2013).

“KPK juga memanggil Elin Roslina dan Ade Jamah Sarip dari pihak swasta,” kata dia.

(Budiana Martin/LIN)

Artikel Lainnya

spot_img