spot_img
Senin 19 April 2021
spot_img
spot_img

Jokowi Saksi Pernikahan Atta-Aurel, PKS “Nyinyir” Kualitas Pemimpin

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyindir kualitas kepemimpinan terkait kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri pertahanan Prabowo Subianto dalam pernikahan Atta Halilintar-Aurel Hermansyah di tengeh pandemi.

“Kalau saya berpendapat, ya memang itulah kualitas kepemimpinan kita saat ini,” kata Mardani, lewat akun Twitter miliknya, @MardaniAliSera, Senin (5/4/2021).

Ia menyatakan langkah Jokowi menjadi saksi nikah merupakan amal baik karena pernikahan merupakan ibadah dan sakral.

“Tentu amal yang baik menjadi saksi nikah. Karena pernikahan memang ibadah dan sakral,” kicaunya, seperti dilasnir CNN.

BACA JUGA: RCTI Bantah Lakukan Pelanggaran Terkait Penayangan Acara Lamaran Atta Dan Aurel

Namun, Mardani menyinggung bahwa ada sebagian masyarakat menilai kehadiran Jokowi dan Prabowo di pernikahan itu merupakan sebuah hal berlebihan.

“Sebagian menilai terlalu berlebihan jika dua tokoh menyisihkan waktu untuk sebuah acara privat,” lanjutnya.

Terpisah, Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengaku prihatin dengan pernikahan figur publik Atta Halilintar-Aurel Hermansyah meski menggunakan protokol kesehatan.

“Kalau pernikahan seperti itu, banyak orang, meskipun memakai masker, tapi ini bukan satu contoh yang baik dalam situasi pandemi saat ini,” kata dia, Senin (5/4/2021).

Dicky menilai acara pernikahan tersebut tak seharusnya dibiarkan selama pandemi Covid-19 di Indonesia belum terkendali.

Berdasarkan acuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kata dia, pandemi baru bisa dinyatakan terkendali jika tingkat positivitas bisa berhasil ditekan di bawah 5 persen.

Sementara secara nasional tingkat positivitas Covid-19 masih di angka 21,3 persen. Di DKI Jakarta, lokasi dimana pernikahan Atta dan Aurel digelar, tingkat positivitas mencapai 10,7 persen.

 

(Agung)

 

 

 

 

 

Artikel Lainnya

spot_img