Minggu 28 Februari 2021

Wali Kota Bandung Mengaku Masalah Sampah Menjadi Fokus Utama

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku pengelolaan sampah menjadi fokus utama sejak dirinya dilantik menjadi Wali Kota Bandung. Menurutnya, masalah sampah merupakan maping masalah yang harus dicarikan solusi.

“Sejak awal saya dilantik menjadi wali kota sampah termasuk salah satu hasil belanja masalah,” ‎kata Oded, saat memberikan sambutan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), di Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung Jabar Senin (22/2/2021).

Oded mengungkapkan, tragedi Leuwigajah pada 21 Februari 2005 lalu, merupakan peristiwa yang melekat pada ingatannya. Hal tersebut, menjadi penguat dirinya untuk melakukan pengelolaan sampah yang lebih baik di Kota Bandung.

“Pemkot Bandung, kita terus berupaya untuk menyelesaikan masalah sampah, Tragedi itu harus kita peringati, agar tidak boleh lagi terulang lagi di Kota Bandung,” kata dia.

BACA JUGA: Dampak PSBB Proporsional, Keterisian Ruang Isolasi di RS Kota Bandung Alami Penurunan

Lebih lanjut Oded mengatakan, saat tragedi Leuwigajah, jajaran pemerintah baik legislatif maupun eksekutif begitu kebingungan dalam mencari pengganti Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

FOKUSJabar.id HPSN
Tempat Pengelolan Sampah di Babakansari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung Jabar Senin (22/2/2021).
(Foto: Yusuf Mugni)

‎”Waktu itu, bersama dengan wali kota mencari TPA untuk solusi pengganti leuwih gajah, kita ke Lembang, Kabupaten tidak dapat, sampai ke Garut juga tidak dapat, Waktu itu dari Provinsi dapatlah di Sarimukti,” katanya.

Oded menambahkan, bagaimana dampak dari tragedi yang mebuat hampir seluruh kota Bandung tercium bau sampah. Kota Bandung terlihat kotor dan jorok. Bau menyengat membuat warga terpaksa lebih sering menutup hidung. Hingga akhirnya muncul julukan yang amat pahit untuk kota tercinta ini, “Bandung Lautan Sampah”.

“Tapi bukan hanya itu, Saya ingat waktu itu hampir semua wilayah di Kota Bandung suhu udara polusi yang sangat luar biasa lautan sampah yang sangat mempengaruhi kita, pokonya membuat tidak betah tinggal di Bandung,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

Wali Kota Bandung Mengaku Masalah Sampah Menjadi Fokus Utama 1