BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pria pembakar bendera viral di sosial media sebuah video yang memperlihatkan aksi tak terpuji, membakar Bendera Merah Putih.
Nampak dalam video tersebut terlihat seorang pemuda sedang berdiri dihadapan bendera sembari memegang botol yang berisi bensin, lalu pemuda itu mulai menyiram bendera tersebut. Tak lama kemudian pemuda tersebut mulai menyalakan api dan kemudian membakar bendera Merah Putih.
Kini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian dan telah mengantongi identitas orang yang membakar bendera tersebut, dilansir dari Kompas.
Karo penmas Humas Polri Brigjen Rudi Hartono mengatakan, pembakar bendera tersebut berinisial (AK) dan merupakan salah satu warga Aceh.
“Yang bersangkutan sementara ini bekerja di Malaysia” dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip fokusjabar pada, Selasa (2/2/2021).
Rusdi mengungkapkan, Polri telah menghubungi pihak Kementrian Luar Negri, Kementrian Komunikasi dan Informatika dan Interpol untuk menindak kasus pembakaran bendera tersebut.
Baca Juga: Viral, Seorang Wanita di Myanmar Berjoged ‘Ampun Bang Jago’ Ditengah Kudeta Militer
“Karena pelaku bekerja di Malaysia, tentunya kita akan berkoordinasi dengan yurisdiksi Malaysia. Dan tentunya polri akan mengusut masalah ini sampai tuntas” katanya.
Tak lama video tersebut viral, pihak kepolisian langsung sigap tanggap dalam mencari kebenaran Video tersebut.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengungkapkan bahwa, Kepolisian Aceh pun telah diterjunkan guna menyelidiki identitas pelaku pembakar bendera tersebut.
“Tim masih menelusuri identitas pembakar bendera itu, dan melakukan kroscek terhadap waktu pembuatan video dan tempat pembuatan Video itu dibuat” jelasnya.
Dari hasil penyelidikan terkuak bahwa pelaku merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh yang bekerja di Malaysia.
Selain dari pihak kepolisian, Juru bicara Kemenlu Teuku Faizasyah pun turut menanggapi kejadian pembakaran bendera tersebut, ia mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari KBRI di Kuala Lumpur mengenai kasus pembakaran bendera tersebut.
(Fauza/Erwin)


