Sabtu 24 Oktober 2020

Pramugari Malindo Air Selundupkan Narkoba dalam Bra dan Celana Dalam ke Australia

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Pramugari Malindo Air menyelundupkan heroin senilai jutaan dolar ke Australia demi pengobatan anaknya.

Zailee Zainal, 40, mendapat hukuman penjara selama sembilan tahun enam bulan karena memasukan heroin ke dalam bra dan celana dalam yang ia kenakan.

Saat membacakan keputusan sidang, Hakim Michael Cahill mengatakan ibu dari tiga anak itu layak mendapat keringanan hukuman, meski ia akan langsung dideportasi di akhir masa penjaranya.

Dalam menjatuhkan hukuman ada belas kasihan untuk Anda,” kata Hakim Michael, seperti dilansir Detik, Jumat (9/10/2020).

BACA JUGA: Polisi Serang UNISBA, Rektor Layangkan Surat Aduan ke Polda Jabar

“Anda sangat ingin mengumpulkan uang untuk membayar operasi yang dibutuhkan putri Anda agar bisa meningkatkan kualitas hidupnya,” kata dia

Antara Oktober 2018 dan Januari 2019, dia melakukan total delapan perjalanan dan menyelundupkan lebih dari 4 kilogram kokain, dengan nilai sekitar AU$3 juta.

Barang bukti heroin. (web)

Dalam persidangan Zailee, asal Malaysia, mengaku direkrut oleh sindikat narkoba setelah diketahui ia harus membayar tagihan pengobatan untuk putrinya.

Di pengadilan, Zailee Mengatakan, ia harus menjalani pelatihan sebagai pembawa narkoba, cara berbicara dalam kode, termasuk berjalan dengan sebuah paket narkoba di antara kedua kakinya.

Antara Oktober 2018 dan Januari 2019, dia melakukan total delapan perjalanan dan menyelundupkan lebih dari 4 kilogram kokain, dengan nilai sekitar AU$3 juta.

Saat mendarat di Australia, biasanya Pramugari Malindo Air itu pergi ke hotel di mana pertukaran transaksi heroin dilakukan di sebuah toilet.

Dalam bahasa kode, heroin disebut sebagai ‘tiket’ dengan tingkat kemurniannya 70 hingga 80 persen.

Pihak berwenang di Australia berhasil menyita lima paket heroin.

Hakim Michael mengatakan Zailee “sangat menyesal” dan telah menulis surat permintaan maaf.

“Anda sangat kecil kemungkinannya untuk melakukannya kembali,” katanya.

Pramugari Malindo Air itu telah memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat dalam waktu sekitar tiga tahun setelah dipenjara.

(Agung)

 

Artikel Lainnya

Hindari Diabetes Tipe 2 dengan Rajin Minum Teh Ini

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Penyakit diabetes tipe 2 merupakan kondisi penyakit yang...

Memutus Pandemi Covid-19, Wabup Ciamis Terus Ingatkan Prilaku Pencegahan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Memutus pandemi Covid-19 memerlukann kesadaran tinggi di seluruh kalangan masyarakat dalam menerapkan pola pencegahan dalam prilaku keseharaian. Wakil Bupati Ciamis Yana D Putera termasuk...

1.406 Orang Warga Kota Banjar Dikategorikan Covid-19

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sebanyak 1.406 orang warga Kota Banjar, Jabar tercatat kategori Covid-19 selama pandemi. Hal itu dikarena kontak banyak warga yang sudah kontak erat dengan...

Terkait ‎Lanjutan Liga 1 2020, Bek Persib Minta PSSI dan PT LIB Beri Kepastian

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Hingga saat ini, kelanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2020 masih belum ada kejelasan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai...

Lahan Seluas 5,2 Hektar di Ciamis Dijadikan Pemakaman Covid-19

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Lahan seluas 5,2 hektar di Desa Sukamulya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, Jabar disiapkan untuk pemakaman umum yang juga dikhusukan untuk pasien Covid-19 meninggal. Kabid...

Hari Santri 2020, Kemenag Bakal Gelar Upacara Bendera Serentak

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Kementerian Agama (Kemenag) akan menggerlar bendera serentak untuk memperingati Hari Santri 2020, Kamis (22/10). Kemenag tahun ini mengusung tema 'Santri Sehat Indonesia Kuat'. Selain upacara,...

Layak Gantikan Messi, Barcelona Disarankan Rekrut Moukoko

SPANYOL,FOKUSJabar.id: Barcelona FC disarankan untuk secepatnya merekrut gelandang muda Borrussia Dortmund, Youssoufa Moukoko. Hal tersebut dikatakan mantan striker Blaugrana, Samuel Eto'o. "Ada pemain muda Borussia...