Jumat 2 Oktober 2020

Saudi Belum Umumkan Izin Penyelenggaraan Umrah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kerajaan Saudi belum mengumumkan secara resmi kapan akan kembali membuka izin penyelenggaraan umrah Sejak pandemi pada Maret 2020 lalu.

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali mengatakan rencana izin pembukaan kembali pelaksanaan umrah akan diputuskan berdasarkan perkembangan pandemik.

“Terkait Umrah belum ada pengumuman resmi. Pernyataan Mendagri Saudi menegaskan bahwa rencana izin pembukaan kembali pelaksanaan umrah akan diumumkan secara bertahap, dan akan diputuskan kemudian berdasarkan perkembangan pandemik,” kata Endang, Rabu (16/9/2020).

“Kami terus mengupdate keputusan Saudi terkait umrah, termasuk mendalami maksud dari pengumuman secara bertahap, apakah akan dibuka untuk warga lokal terlebih dahulu atau bagaimana. Ini masih kami klarifikasi,” kata dia.

BACA JUGA: Arab Saudi Izinkan Penerbangan Internasional Parsial

Menurut Endang, pernyataan itu lebih pada mengumumkan pembukaan izin penerbangan dan pelabuhan setelah 1 Januari 2021. Itupun, lanjut Endang, penetapan atas pencabutan izin tersebut akan diupdate kembali pada 30 hari sebelum 1 Januari 2021.

“Jika diperlukan, Kementerian Kesehatan dapat mengajukan permintaan untuk menetapkan persyaratan kesehatan preventif bagi penumpang dan transportasi pada saat perjalanan, di terminal bandara, pelabuhan dan stasiun,” jelasnya.

Namun, Kerajaan Saudi memberikan pengecualian dengan mengizinkan beberapa kategori warga Saudi untuk bepergian dengan ketentuan dan persyaratan. Mereka antara lain: pegawai negeri (sipil dan militer) yang ditugaskan untuk tugas resmi, pegawai pada perwakilan diplomatic, konsulat, serta atase Saudi di luar negeri, pegawai lembaga publik, swasta dan mereka yang memiliki kedudukan pekerjaan di perusahaan di luar Saudi.

Pengecualian lainnya berlaku bagi pengusaha yang bisnisnya menuntut melakukan perjalanan, pasien yang memerlukan perjalanan ke luar Saudi untuk perawatan, serta pelajar yang memerlukan perjalanan ke negara tempat mereka belajar.

“Saudi juga mengizinkan masuknya warga Non-Saudi yang memiliki visa keluar dan masuk kembali, visa kerja, visa izin tinggal, atau visa kunjungan,” katanya.

(Asep/Agung)

Artikel Lainnya

Google Maps Bakal Hadirkan Informasi Persebaran Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Google Maps akan menambah fitur baru, yaitu informasi...

18 Warga Sukaluyu Terinfeksi Chikungunya, Komisi IV DPRD Garut Minta Dinkes segera Lakukan Fogging

GARUT,FOKUSJabar.id: Sedikitnya 18 warga Kampung Sukasirna, RW10, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jabar terinfeksi penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes albopictus...

Santri Pesantren Cipasung Tasikmalaya Kembali di Swab Test

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pondok Pesantren Cipasung Kabupaten Tasikmalaya, Jabar bakal melakukan pemeriksaan swab tahap kedua terhadap ratusan santri dan dewan guru. Termasuk pemeriksaan swab terhadap sesepuh...

Manajemen Persib Tanggapi Penundaan Jadwal Liga 1 2020 

BANDUNG,FOKUSJabar.id: PSSI akhirnya secara resmi memutuskan untuk menunda kick off lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020, setelah melakukan koordinasi dengan Kemenpora dan PT...

DPR Minta Pemerintah Bantu Media Tidak Tergerus Sosmed

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Anggota Komisi 1 DPR RI Muhammad Farhan menganggap pandemi virus corona (Covid-19) berdampak pada tekanan terhadap industri media, bahkan sektor iklan maupun kerjasama...

Covid-19 Meningkat, Pedagang di Banjar Meradang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Banjar berdampak terhadap perputaran ekonomi sejumlah pedagang.  Mereka sepi pengunjung sehingga keteteran dalam menjual barang dagangannya. Salah...

Ini Kronologis Aksi Vandalisme di Mushola yang Sempat Viral Di Medsos

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Viral video yang memperlihatkan aksi vandalisme di mushola Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa (29/9/2020). Bukan...