Sabtu 26 September 2020

Sempat Lesu, Batu Akik Garut Kembali Diburu Kolektor

GARUT,FOKUSJabar.id: Beberapa tahun yang lalu, Batu Akik Garut, Jawa Barat mendunia karena memiliki kualitas serta nilai keindahan yang tinggi.

Batu Akik garut yang menjadi buruan para kolektor dan pecinta yakni Batu Ijo dan Pancawarna (PW) Edong. Benda alam tersebut dikenal sebagai Batu Hijau kelas super yang diberi nama Batu Ohen, karena yang pertama kali menemukannya Aki Ohen, seorang petani warga Kecamatan Bungbulang.

batu akik garut fokusjabar.id
Batu Akik Kiara Payung

Baca Juga: DPRD Kota Bandung Minta Pemerintah Bentuk Kota Ramah Lansia

Pancawarna Edong paling banyak dicari karena ciri khas warnanya yang tak dimiliki oleh PW yang lainnya.

Terlebih, PW Edong menjadi souvenir peserta Konferensi Asia Afrika (KAA) dan  para atlet yang menjadi juara pada perhelatan PON XIX Jabar tahun 2016 lalu.

Sebenarnya, kehebatan kedua jenis batu tersebut sudah cukup dikenal sejak zaman pemerintah kolonial Belanda sekitar tahun 1878. Batu mulia itu pernah diangkut dalam jumlah banyak menggunakan Kereta Api Uap tujuan Kecamatan Cikajang- Cibatu dan jurusan Batavia.

Kualitas batu akik asal Garut tersebut menyaingi zamrud dari Rusia. Umumnya tingkat kekerasannya 4-5 Mohs. Sedangkan batu akik Garut hampir mendekati berlian, 7 Mohs.

Konon, Pangeran Charles pun menggunkan batu akik hijau asal Garut yang dibeli dari Belanda dengan harga yang fantastis.

Kini, muncul batu akik baru yang diberi nama Kiara Payung atau Wari (pemilik lokasi) di Kecamatan Bungbulang.

Pengrajin sekaligus ahli bidang batu akik, Ade Kartiwa mengatakan, pihaknya terus mengeksplor untuk mendapatkan yang berkualitas. Baik dari sisi kekuatan hingga daya tariknya.

“Selain di Gunung Kencana, Cigadog dan Cianggel, kini ditemukan lokasi baru di wilayah Gunung Kiarapayung yang tak kalah bagusnya dengan Batu Ijo Ohen dan PW,” kata Ade, Selasa (11/8/2020).

Menurut dia, kualitas batu Kiara Payung lebih kuat karena usia fosil lebih tua, transparan, bening, bersih serta variasi warnanya jelas dan kontras.

“Variasi warnanya lebih jelas dan kontras,” kata Ade.

(Bambang Fouristian)

Artikel Lainnya

Pasien Suspect Meninggal, Keluarga Tolak Pemakaman Covid-19

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pasien suspect Corona di Ciamis meninggal dunia, Senin...

178 Pegawai Pemkot Bandung yang Positif Covid-19 Sembuh

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 178 pegawai pemerintah kota Bandung yang terkomfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan negatif Covid-19 atau sembuh setelah menjalani uji usap lanjutan. Sementara sisanya sebanyak...

Tak Pakai Masker, Masyarakat Kota Banjar Lebih Takut Kena Razia

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kesadaran masyarakat Kota Banjar akan kewajiban memakai masker saat keluar rumah ditengah pandemi Covid-19, dinilai masih rendah. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat...

Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Bupati Pangandaran “Deg-degan”

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pembelajaran tatap muka dimulai untuk sejumlah sekolah di Kabupaten Pangandaran, Jabar. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.  Guru kelas II SD...

Genjot Industri Bambu, Baju Baja dan PLN Jalin kerjasama

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Program Bambu Juara Bambu Jawa Barat (Baju Baja) mendukung keberlangsungan perekonomian masyarkat, Khususnya dalam meningkatan potensi pengrajin bambu agar dapat bertahan di tengah...

Barcelona Incar Bek Norwich Usai Gagal Gaet Serginho Dest

SPANYOL,FOKUSJabar.id: Barcelona nampaknya 'lempar handuk' dalam perburuan bek muda Ajax, Sergino Dest. Kini, target pembelian pasukan Ronald Koeman ini mengarah ke bek kanan Norwich...

Lepas Cuenca, Barcelona Incar Bek Muda Ajax

SPANYOL,FOKUSJabar.id: Barcelona resmi melepas bek muda mereka Jorge Cuenca ke Villarreal pada Selasa (22/9/2020). Kini, tim Blaugrana mengincar bek muda asal Ajax, Sergiño Dest...