Selasa 1 Desember 2020

Jelang Pemilu AS, Google Perketat Iklan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Google mengatakan sudah menghapus pencarian iklan yang meminta bayaran dari para pemilih, terkait pemilihan umum (pemilu) di Amerika Serikat (AS).

“Lembaga nirlaba Tech Transparency Project masih menemukan iklan-iklan yang melanggar kebijakan mereka, dengan kata kunci ‘daftar untuk memilih’, ‘memilih lewat email’ dan ‘di mana letak TPS saya’,” kata Juru bicara Google, Selasa (30/6/2020).

Tech Transparency Project melaporkan hampir sepertiga dari lebih 600 iklan yang ditemukan di Google Search membawa pengguna ke situs-situs yang meminta bayaran untuk mengambil data pribadi.

Google menyatakan mereka belum mengetahui bagaimana iklan tersebut bisa lolos karena mereka meninjau secara otomatis maupun manual.

BACA JUGA: India Blokir 59 Aplikasi asal Cina, Termasuk TikTok

“Kami memiliki kebijakan yang ketat untuk melindungi pengguna dari informasi palsu tentang prosedur pemungutan suara dan jika menemukan iklan yang melanggar kebijakan kami serta berbahaya untuk pengguna, kami menghapus dan memblokir pengiklan untuk memasang iklan serupa,” kata Google.

Para penyelenggara platform media sosial diminta untuk mengatasi misinformasi menjelang Pemilu Presiden di Amerika Serikat pada November mendatang.

(Agung/ANT)

Artikel Lainnya

Di LaLiga, Diego Maradona Tinggalkan Warisan

SPANYOL,FOKUSJabar.id: Diego Maradona sang legenda Sepakbola dunia tutup usia,...

Komisi D DPRD Ciamis Desak Pemkab Tegas Terapkan Prokes

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Komisi D DPRD Ciamis meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis memberikan tindakan tegas kepada warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Ketua Komisi D DPRD Ciamis...

APBD 2021, Anggaran Dinkes Kota Bandung Naik Signifikan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pada APBD tahun 2021, pemotongan dan pengalihan dana atau anggaran dari setiap dinas untuk penangan Covid-19 di Kota Bandung tidak akan terjadi lagi....

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kota Bandung 90 Persen Terisi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit di Kota Bandung sudah...

Masuk Zona Merah, Pemkot Bandung Lakukan Langkah Strategis

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan bahwa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memperbaharui hasil level kewaspadaan di Jawa Barat (Jabar). Hasilnya, Kota...

Cegah Penyebaran Covid-19, Tetap Gunakan Masker di Rumah Makan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Mencegah penyebaran Covid-19 pengunjung rumah makan dan restoran harus tetap menggunakan masker hingga makanan siap saji. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jabar dr. Eka...

IDI Jabar: Penerapan Prokes 3M Belum Optimal

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kasus Covid-19 terus meningkat, hal tersebut menjadi indikasi kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat dr...