spot_imgspot_img
Selasa 19 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kajati Jabar Sutikno Buka Pintu Lebar untuk Media dan Transparansi Publik

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Sutikno, mulai menunjukkan komitmen kuat untuk memperkokoh keterbukaan informasi publik dan mempererat komunikasi dengan kalangan media. Langkah awal ini terlihat nyata saat jajaran pengurus Jurnalis Hukum Bandung (JHB) menggelar audiensi di Kantor Kejati Jabar, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (18/5/2026) lalu.

Sutikno menerima langsung rombongan JHB di ruang rapat utama Kejati Jabar. Tidak sendirian, pimpinan tertinggi Korps Adhyaksa Jabar ini memboyong jajaran pejabat utama untuk ikut mengawal pertemuan penting tersebut.

Baca Juga: 25 Operator Internet di Kota Bandung Protes Tarif Ducting yang Fantastis

Pejabat Utama yang Mendampingi Kajati Jabar:

  • Asisten Intelijen (Asintel): Donny Haryono Setyawan
  • Asisten Pidana Khusus (Aspidsus): Roy Rovalino Herudiansyah
  • Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum): Nur Sricahyawijaya

Sementara itu, Ketua JHB Suyono memimpin langsung delegasi wartawan dengan didampingi Sekretaris JHB Yedi Supriadi, pengurus inti Robby Sanjaya dan Ikhsan, serta Penasihat JHB Alif Nur Anhar.

Dalam suasana diskusi yang penuh keakraban, Sutikno menggarisbawahi bahwa wartawan hukum memegang peran krusial untuk menyajikan informasi faktual mengenai berbagai dinamika di tengah masyarakat. Ia menilai media memiliki posisi strategis untuk membantu kejaksaan memotret kondisi riil di lapangan, sekaligus memberikan perspektif baru terhadap berbagai persoalan hukum.

“Kami sangat membutuhkan masukan dan pasokan informasi dari teman-teman media. Segala temuan yang terjadi di lapangan tentu menjadi bahan evaluasi berharga bagi kejaksaan agar kinerja kami ke depan semakin baik,” ungkap Sutikno.

Perkuat Kolaborasi Demi Transparansi Publik

Sutikno juga menginstruksikan seluruh bidang di lingkungan Kejati Jabar untuk memperkuat hubungan dengan Jurnalis Hukum Bandung melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. Langkah taktis ini menjadi bagian dari strategi transparansi publik. Khususnya dalam menyebarluaskan berbagai agenda kegiatan serta capaian kinerja kejaksaan kepada masyarakat luas.

Pertemuan ini sekaligus mengirimkan sinyal kuat bahwa Kejati Jabar di bawah kepemimpinan Sutikno ingin membangun pola kemitraan yang lebih inklusif. Terlebih terbuka dengan insan pers, terutama jurnalis yang fokus pada pos peliputan hukum dan peradilan.

Harapan Bersama untuk Kepercayaan Publik:

  • Pemberitaan Berimbang: Menciptakan produk jurnalistik yang objektif dari sudut pandang hukum dan penegakan aparat.
  • Edukasi Hukum: Memberikan pemahaman dan manfaat literasi hukum secara gamblang kepada pembaca.
  • Kepercayaan Institusi: Meningkatkan reputasi dan trust masyarakat terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi.

Di sisi lain, Ketua JHB, Suyono, menyambut positif ajakan kolaborasi dari sang Kajati. Ia meyakini komunikasi yang sehat antara pencari berita dan aparat penegak hukum akan melahirkan produk jurnalistik yang edukatif dan berimbang.

“Sinergi ini kami harapkan mampu mendongkrak indeks keterbukaan informasi publik di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Sekaligus memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,” pungkas Suyono.

(Anthika Asmara)

spot_img

Berita Terbaru