spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hartono Soekwanto Pecahkan Rekor Konsumsi Tanya Oil di Thailand

INTERNASIONAL,FOKUSjabar.id: Seorang pengusaha sekaligus pegiat komunitas ikan koi asal Bandung, Hartono Soekwanto, membagikan pengalaman uniknya saat menjalani program kesehatan di Tanya Samui Holistic Health Retreat, yang berlokasi di Koh Samui, Thailand.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Hartono mengklaim telah memecahkan rekor baru dengan mengonsumsi “tanya oil” sebanyak 1 liter 50 cc dalam satu hari jumlah yang di sebutnya sebagai yang terbanyak selama program berlangsung.

Hartono mengaku, aksinya tersebut terinspirasi dari arahan sang guru biasa ia sebut Teacher, Khun Kob. Ia menceritakan, sebelumnya sang teacher menangani seorang pasien yang di duga memiliki penyakit serius, dan menyarankan konsumsi hingga satu liter minyak tersebut.

Baca Juga: Misi Kuliner Hartono Soekwanto Menjemput Rasa Roti Juara Dunia di Daejeon Korea

“Dari situ saya tertantang. Makanya saya minum sampai 1 liter 50 cc, sekalian ingin memecahkan rekor,” ungkap Hartono.

Menurutnya, reaksi tubuh langsung terasa sejak hari pertama. Saat mengonsumsi sekitar 750 cc, ia merasakan sensasi seperti usus “melilit” selama kurang lebih 30 menit. Kondisi itu, kata Hartono, di jelaskan oleh sang teacher sebagai proses “pulling dead cells” atau penarikan sel-sel mati.

Pada hari kedua, setelah mengonsumsi total 1 liter 50 cc dalam satu hari, ia mengaku mengalami sensasi yang lebih intens. “Benar-benar terasa di pulling, seperti di peras selama sekitar 45 menit, terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari,” ujarnya.

Keesokan harinya, Hartono bertemu kembali dengan pembimbingnya. Ia menyebut sang teacher terkejut sekaligus senang melihat hasil yang di tunjukkan.

“Katanya very clean, limbahnya sudah kuning dan bersih,” kata Hartono.

Pembuangan Zat Dari Tubuh

Ia juga mengklaim mengalami proses pembuangan zat dari tubuh dalam bentuk yang tidak biasa.

“Siangnya setelah minum, keluar seperti plak dari jantung, bentuknya seperti keju, bahkan ada yang sebesar bola tenis. Selama empat hari saya tidak makan, tapi terus keluar seperti itu,” tuturnya.

Baca Juga: Hartono Soekwanto Dorong Budidaya Mangga Mini Thailand di Jabar, Bisa Dimakan Langsung dengan Kulitnya

Hartono menambahkan, ia sengaja mempercepat durasi program dari biasanya enam hari menjadi empat hari karena ingin segera menyelesaikan proses sebelum sang teacher akan melakukan perjalanan. Selain itu, ia juga memiliki motivasi pribadi.

“Saya ingin cepat selesai dan tuntas. Dan saya ingin ada orang Indonesia yang memecahkan rekor di Tanya Samui Holistic ini,” pungkasnya.

Meski demikian, klaim terkait metode terapi dan hasil yang di sampaikan Hartono belum dapat di verifikasi secara medis. Praktik pengobatan alternatif seperti ini tetap memerlukan kajian ilmiah dan kehati-hatian sebelum di ikuti oleh masyarakat luas.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru