Senin 21 September 2020

20 Ribu KK Bakal Dipasangi Listrik Gratis Oleh PT Migas Hulu Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Program Jabar caang makin ditingkatkan. Pemprov Jabar menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Migas Hulu Jabar untuk menambah kuota pemasangan listrik gratis pada kepala keluarga.

PT Migas Hulu Jabar (MUJ) berancana akan memasang  listrik gratis untuk 20.000 kepala keluarga tidak mampu atau keluarga miskin yang sampai saat rumahnya belum teraliri listrik.

Sekretaris Perusahaan PT MUJ Muhamad Sani mengatakan, sebelumnya sudah ada komitmen antara pihaknya dengan Dirjen Migas terkait listrik gratis yang diinisiasi Pemprov Jabar.

“Komitmen dengan Dirjen Migas itu jumlah minimum kalau di migas 1.000 kepala keluarga namun aplikasinya bisa lebih,” kata Sani di Bandung Selasa (11/2/2020).

Sebelumnya Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat (Jabar) membidik sekitar 20 ribu kepala keluarga (KK) di Provinsi Jabar terkait pemasangan listrik gratis dalam bentuk listrik konvensional atau dari energi terbarukan.

PT Migas Hulu Jabar (MUJ) memastikan pihaknya akan terlibat dalam program tersebut dan bahkan pihaknya merencanakan listrik yang diberikan nanti berasal dari energi yang terbarukan.

“Program Pemprov Jabar tersebut sejalan dengan program CSR MUJ dan komitmen MUJ dengan dirjen migas,” ujarnya.

Sani menilai walaupun di Jabar rasio elektrifikasi sudah hampir seratus persen, namun masih ada spot-spot yang belum teraliri listrik. Lebih lanjut kata Sani jika program listrik gratis tersebut berjalan, pihaknya akan mendorong pada aplikasi energi terbarukan namun tentunya hal itu harus melihat kondisi masyarakat terlebih dahulu.

Pihaknya tidak ingin penerapan energi terbarukan hanya gebyar di awal dan pihaknya juga meminta agar ada edukasi pemeliharaan pada masyarakatnya.

“Lampu pijar memang bisa menjamin bisa menjamin terus bisa menyala dengan penggunaan energi matahari atau solar cell, terlebih energi matahari itu problem di penyimpanan termasuk kayak musim hujan tidak efektif di Jabar,” ucap dia.

Menurut dia yang cocok diterapkan di Jabar untuk energi terbarukan adalah dari tenaga mikrohidro maupun tenaga angin. “Penggunaan energi ini masih perlu pemberdayaan lebih lanjut,” tuturnya.

(as/dar)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Sekda: Tidak Ada Kompromi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna menegaskan...

Kemdikbud Tak Wajibkan Matpel Sejarah di Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana melakukan penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan pada Maret 2021. Dalam rencana tersebut, mata pelajaran sejarah tidak wajib...

Pilkada Serentak 2020 Akan Kembali Ditunda?

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wacana penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang direncanakan digelar Desember 2020 kembali mengemuka. Hal ini seiring dengan trend kenaikan kasus...

Kasus Korupsi Pengadaan Tanah, KPK Panggil 9 Pegawai Bank

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Plt Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri mengatakan, pihaknya memanggil sembilan pegawai bank sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan...

Juara US Open 2020, Naomi Osaka Mundur dari French Open 2020

AMERIKASERIKAT,FOKUSJabar.id: Juara US Open 2020, Naomi Osaka menarik diri dari keikutsertaannya pada turnamen tennis Grand Slam, French Open 2020. Pengunduran diri petenis berusia 22...

Rudy Nyatakan Kabupaten Garut Darurat Covid-19

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran virus Corona (Covid-19) terus mengalami peningkatan di Kabupaten Garut dalam per hari. Tercatat, pada hari ini, di satu kampung sebanyak 21 orang...

Cara Download Football Manager 2020 Gratis

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Epic Games Store membagikan Football Manager 2020 atau FM 2020 seraca gratis, Jumat (18/9/2020). Football Manager 2020 bakal digratiskan hingga 24 Desember 2020. Anda...