Sabtu 19 September 2020

DPRD Jabar Tolak Pengesahan RUU P-KS

BANDUNG, FOKUSJabar.co.id : DPRD Provinsi Jawa Barat turut mendukung penolakan pengesahan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual yang tengah dibahas DPR RI. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya saat menerima ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Ruang Riung Kota Bandung yang mewakili 30 ormas di Jabar.

Menurut dia, RUU tersebut berpotensi melegalkan penyimpangan seksual seperti yang marak belakangan ini. “Kami melihat RUU P-KS disinyalir justru akan menghalalkan penyimpangan seksual, LGBT misalnya,” singkat Abdul Hadi di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro no. 27, Kota Bandung, Senin (16/9/2019).

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu menambahkan, dikhawatirkan dengan adanya RUU itu justru akan merusak generasi bangsa dan kelangsungan kehidupan masyarakat Jabar khususnya. Bagaimana tidak, hukum yang sudah ada diperhalus oleh RUU P-KS tersebut. “Sebut saja kasus pezinahan hukumannya menjadi lebih ringan dan disebut kekerasan fisik belaka, sudah jelas perzinahan itu haram,” tegas dia.

Koordinator Aliansi Ruang Riung Kota Bandung, Andri Oktavianus menyebutkan, RUU tersebut sangat berbahaya lantaran didalamnya ada upaya, yang secara sistematis menyelundupkan dan memaksakan paham feminisme Barat yang anti-agama, untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga bangsa Indonesia yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama sebagaimana sila pertama pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa,” katanya.

Dia berharap, dukungan DPRD Jabar dapat meneruskannya dengan serius ke DPR RI yanh saat ini tengah membahas RUU tersebut. Tidak menutup kemungkinan legislatif di daerah baik fraksi maupun partai politiknya mendukung untuk penolakan terhadap RUU P-KS, tetapi dipusatnya tetap mengesahkan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya dewan di daerah, tetapi akan sia-sia jika pusat keukeu untuk mengesahkan, dan kami akan terus memperjuangkan aksi penolakan ini,” tandasnya. Aksi pernyataan sikap penolakan RUU P-KS turut diikuti Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi Golkar dan Gerindra.

 

(Lin)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Mulai Hari Ini, PSBB Jakarta Diperketat Lagi

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Kebijakan PSBB di Jakarta kembali dipekerketat hari ini,...

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diberi HandPhone oleh Gubernur Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Odading Mang Oleh viral di media sosial setelah dipromosikan Ade Londok dengan gaya khasnya. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) dan istrinya, Atalia Praratya...

Kemenag Susun Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Madrasah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kasubdit Bina GTK MI dan MTs Kementerian Agama RI, (Kemenag) Ainurrofiq menuturkan, pihaknya tengah menyusun modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah. Rencananya,...

PB ESI Jabar Lantik 4 Kepengurusan E-Sports Kota/Kabupaten

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Umum PB E-Sports Indonesia (ESI) Jawa Barat, Dedy Agus Purwanto melantik empat kepengurusan cabang kota/kabupaten secara serentak di Hotel Papandayan, Jalan Gatot...

Siskamling di Banjar Harus Diaktifkan Kembali

BANJAR,FOKUSJabar.id: Polda Jabar meminta masyarakat, khususunya di Kota Banjar, kembali mengaktifkan siskamling di desa/kelurahan. Hal itu bertujuan untuk menekan tindak pidana atau mengurangi hal-hal...

Realme 7i akan Debut di Indonesia, Intip Spesifikasinya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Realme 7i resmi meilih pasar indonesa menjadi negara peluncuran perdananya secara global, Senin (14/9/2020). Realme akan memperkenalkan Realme 7i bersamaan dengan peluncuran Realme 7...

Cara Download Football Manager 2020 Gratis

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Epic Games Store membagikan Football Manager 2020 atau FM 2020 seraca gratis, Jumat (18/9/2020). Football Manager 2020 bakal digratiskan hingga 24 Desember 2020. Anda...