Minggu 20 September 2020

Kejuaraan Sambo se-Asia Tenggara Diikuti 45 Atlet dari 4 Negara

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sebanyak 45 atlet Sambo dari empat negara, mengikuti gelaran kejuaraan Sambo se-Asia Tenggara ‘2nd South East Asia Sambo Championship 2019’ yang digelar di Royal Palm Ballroom, Aston Tropicana Hotel, Jalan Cihampelas Kota Bandung, Sabtu (22/6/2019).

Keempat negara yang memastikan ikut serta yakni Philipina, Singapura, Malaysia dan tuan rumah Indonesia.

” Sebelumnya, enam negara yang memastikan ikut termasuk Indonesia. Namun dua negara yakni Thailand dan Vietnam, gagal ikut serta karena kendala teknis di negaranya. Thailand dan Vietnam sendiri sudah mendaftarkan atletnya untuk ikut serta,” ujar Ketua Pelaksana, Arnold Silalahi saat ditemui di sela-sela kejuaraan, Sabtu (22/6/2019).

Arnold menuturkan, digelarnya kejuaraan sambo tingkat Asia Tenggara sebagai salah satu upaya mensosialisasikan olahraga asal Rusia. Baik di Indonesia maupun di negara-negara Asia Tenggara, dimana olahraga Sambo sudah mulai berkembang.

” Untuk kejuaraan kali ini, dipertandingkan sebanyak 10 nomor yang terdiri dari 6 nomor di kelas combat sambo dan di 4 nokor di kelas sport sambo. Selain dua kelas tersebut, kita pun pertandingkan nomor eksebisi sebanyak 4 kelas cadet sambo atau sambo U-15 sebagai ajang sosialisasi dan regenerasi,” tegas Arnold yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PP Persambi.

Ketua PP Persambi, Kresna Bayu mengaku cukup yakin dengan potensi olahraga sambo kedepan. Bahkan dirinya optimis jika Sambo akan lebih menggeliat dan populer dibandingkan cabang olahraga beladiri lainnya.

” Yakin karena olahraga sambo ini olahraga beladiri yanh komplit. Ada bantingan, kincian, pukulan, hingga tendangan. Kalau diibaratkan, seperti MMA tapi masih amatir,” ujar Bayu.

Bayu menambahkan, saat ini banyak para petarung profesional di MMA atau tarung bebas tanpa punya pengalaman bertanding di amatir. Dengan adanya olahraga sambo, memberikan kesempatan belaga di amatir bagi atlet yang akan terjun ke olahraga beladiri profesional seperti MMA.

¬†” Karena itu, saya yakin jika nanti Sambo akan dipertandingkan di seluruh gelaran Porda di Indonesia. Apalagi kita sudah resmi dilantik pada 22 Mei lalu dan sudah kita ajukan Sambo sebagai olahraga eksebisi di PON 2020. Dengan demikian, di PON 2024, sambo jadi cabang olahraga resmi,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

DPRD Pangandaran Minta Bawaslu Perhatikan Medsos

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pelaksanaan Pilkada Pangandaran kampaye pasangan calon sudah dilakukan secara...

Prakerja Gelombang 9 Sudah Dibuka, Ikuti Tahap-Tahap Ini Agar Insentif Cair

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Laman Kartu Prakerja Gelombang 9 telah dibuka, bagi yang sudah mendaftar dan pada Gelombang 8 belum lolos tinggal login di www.prakerja.go.id, Kamis, (17/7/20). Pada...

Pilkada Serentak 2020 Akan Kembali Ditunda?

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wacana penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang direncanakan digelar Desember 2020 kembali mengemuka. Hal ini seiring dengan trend kenaikan kasus...

Langgar Protokol Kesehatan, Rumah Makan dan Restoran Kena Sanksi Berat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, rumah makan dan restoran diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru...

Heboh! Dinar Candy Lelang Celana Dalam Miliknya Rp50 juta

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinar Candy kembali hebohkan jagat maya. Kali ini, DJ sensual itu menjual celana dalam bekasnya dengan harga bombastis, Jumat (18/9/2020). Dinar Candy menyampaikan hal...

Saham Tokyo Naik 0,62 Persen

TOKYO,FOKUSJabar.id: Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin (14/9/2020) pagi. Kondisi tersebut memperpanjang tren kenaikan akhir pekan lalu karena ekspektasi kelanjutan kebijakan ekonomi pemerintah...

Spesifikasi Samsung Galaxy Watch 3 Lengkap

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Samsung galaxy watch 3 telah resmi dirilis. Smartwatch ini diklaim 15 persen lebih ringan, 14 persen lebih tipis, 8 persen lebih kecil jika...