Minggu 20 September 2020

Wagub Jabar Ingin Program Kokab Selaras dengan Program Pemprov

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menggelar forum konsultasi publik dan rangkaian Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, membuka forum yang dihadiri para Bupati dan Wali Kota se-Jabar, Dirjen Pengembangan Wilayah dan Kawasan Kementerian PPN/Bappenas, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri serta para tokoh masyarakat.

Uu menuturkan, giat tersebut dalam rangka merumuskan arah kebijakan pemerintah tahun 2020 digelar lebih awal. Alasannya, untuk membangun kebersamaan dengan Pemerintah Kota/Kabupaten (Kokab) dalam penyelarasan program sesuai visi inovasi dan kolaborasi.

” Kenapa acara ini diadakan lebih awal karena kami ingin kebersamaan dengan para pemerintah Kokab. Makanya visi kami yaitu terwujudnya Jabar juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi,” tuturnya.

Menurutnya, kebijakan dan program yang dikeluarkan Pemprov Jabar juga harus menjadi program Pemkab dan Pemkot. Begitupun sebaliknya program dari daerah juga adalah program Pemprov.

” Yang punya masyarakat dan wilayah sebetulnya adalah para Bupati/Wali Kota. Kami hanya sebatas kewenangan yang diberikan, tapi tujuannya tentu untuk kesejahteraan masyarakat. Semua harus dalam satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan,” ujar Uu.

Wagub tak ingin daerah berjalan masing-masing tanpa adanya kolaborasi dengan daerah lain.

Prioritas pembangunan di Jabar dimasa kepemimpinan Gubernur, Ridwan Kamil diantaranya, peningkatan akses pendidikan, desentralisasi layanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi umat berbasis ekonomi, pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata, pendidikan agama dan tempat ibadah juara, infrastruktur konektivitas wilayah, gerakan membangun desa, subsidi gratis Golekmah serta inovasi pelayanan publik dan penataan daerah.

” Kami ingin para Bupati Wali Kota sebelum membuat RPJMD atau dalam pembahasan anggaran mengetahui dulu program kami supaya selaras karena kalau tidak paham dengan program kami tidak akan nyambung dalam membangun Jabar ini,” kata Uu.

(Bam’s)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Arena Bermain Remaja Akan Direlaksasi Pemkot Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera merelaksasi arena bermain...

Dekranasda-JNE Bersama Kembangkan UMKM Tangguh

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketangguhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi sorotan karena mampu melewati masa pandemi Covid-19. Sektor usaha ini pun disebut turut membangkitkan perekonomian yang...

Uus Tertantang Perankan Tokoh Serius di “Dealova 2”

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Komika Uus mengatakan film terbarunya kali ini, yaitu "Dealova 2" cukup menggugah adrenalinnya karena harus berakting serius, alih-alih menjadi tokoh jenaka. "Saya ingin punya...

Kapulaga, Tanaman Rempah Bernilai Ekonomi

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kapulaga, salah satu jenis tanaman rempah-rempah yang sering digunakan untuk campuran masakan dan jamu. Selain itu, hasil tanaman memiliki nilai ekonomis yang cukup...

KPK Kembali Panggil Saksi, Kasus Kota Banjar

BANJAR,FOKUSJabar.id: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil saksi penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar...

Kemdikbud Tak Wajibkan Matpel Sejarah di Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana melakukan penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan pada Maret 2021. Dalam rencana tersebut, mata pelajaran sejarah tidak wajib...

Sebelum ke Banjar UAS Ceramah di Pagerageung

BANJAR, FOKUSJabar.id: Seorang jamaah disiram air keras oleh orang tak dikenal saat pulang dari pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS) di Kota Banjar, Selasa (15/9/2020) malam....