spot_img
Selasa 29 November 2022
spot_img
More

    Konektivitas Transportasi Dibutuhkan Masyarakat

    BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat dorong peningkatan pemanfaatan potensi teknologi informasi oleh  semua perguruan tinggi di Jawa Barat.

    Teknologi informasi, di antaranya startup, dinilai mampu meningkatkan geliat dunia wirausaha dan perekonomian di Jabar.

    Demikian diungkapkan Sekda Jabar Iwa Karniwa di Bandung, Minggu (11/2/2018).  Menurut dia, teknologi di zaman sekarang adalah sesuatu yang harus dikuasai.

    “Kita infokan kepada teman-teman di kampus, seperti apa Jabar ke depan.
    Peran teman-teman ini nantinya ke mana,” kata Iwa.

    Di zaman modern ini, kata dia, sama seperti teknologi informasi, konektivitas berupa transportasi pun sangat dibutuhkan masyarakat dan tidak hanya cakupan antarkota atau kabupaten. Tetapi antar kawasan, seperti Bandung Raya, Cirebon Raya atau Priangan Timur.

    Untuk meningkatkan konektivitas itu, Pemprov Jabar terus membangun sejumlah infrastruktur, seperti jalan tol dan jalur kereta.

    Saat ini pun tengah dibangun Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisundawu) dan pembangunan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya-Banjar yang sudah melewati tahap feasibility study (FS).

    Pembangunan jalur kereta api cepat pun, katanya, tengah dibangun dan akan disambung dengan pembangunan light rail transit (LRT) Bandung Raya yang akan menghubungkan Padalarang dan Cimahi dengan Tanjungsari, Gedebage dengan Majalaya dan Soreang, dan jalur lainnya.

    “Belum lagi kita sedang membangun Bandara Kertajati yang lebih luas daripada Bandara Soekarno Hatta, kita pun bangun Pelabuhan Patimban. Infrastruktur itu bagian dari konsen kita, selain pelayanan masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia,” katanya.

    Iwa mengapresiasi langkah ITB yang telah bertransformasi dari perguruan tinggi riset menjadi perguruan tinggi pencetak enterpreneur atau pengusaha.

    Diharapkan bersama perguruan tinggi lainnya yang juga berkomitmen untuk mencetak para pengusaha baru, angka 3 persen populasi pengusaha di Indonesia dapat terdongkrak.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img