spot_imgspot_img
Kamis 23 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 88

CEO PSGC Ciamis Dukung Spanyol, Ketua Balad Galuh Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
CEO PSGC Herdiat Sunarya Vs Ketua Balad Galuh Ciamis Dian Ghozin

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Jelang laga panas babak 16 besar Piala Dunia 2026, dinamika dukungan di internal klub PSGC Ciamis justru terbelah. CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, secara terbuka menyatakan dukungannya untuk Timnas Spanyol. Sebaliknya, Ketua DPP Balad Galuh (suporter setia PSGC Ciamis), Ghozin, justru menjagokan Portugal.

Atmosfer keseruan turnamen sepak bola terakbar sejagat ini rupanya ikut menular pada orang nomor satu di Tatar Galuh Ciamis tersebut.

Baca Juga: Gandeng Persib Bandung, PSGC Ciamis Siap Luncurkan Tiket Online dan Buka Official Store

Saat media menanyakan tim mana yang menjadi favoritnya dalam helatan Piala Dunia kali ini, Herdiat dengan spontan langsung memberikan jawaban. Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Ciamis ini mengaku sangat menjagokan salah satu tim raksasa Eropa, yakni Spanyol.

Ketua Balad Galuh Sebut Portugal Simbol Kerja Keras

Berbeda pandangan dengan sang CEO, Ketua DPP Balad Galuh, Ghozin, justru memprediksi Timnas Portugal bakal keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Menurut penilaiannya, Portugal merepresentasikan simbol kerja keras sejati di lapangan hijau.

Faktor keberadaan sang megabintang, Cristiano Ronaldo, menjadi alasan utama Ghozin memilih Portugal. Striker legendaris tersebut sukses membuktikan kepada dunia bahwa usia hanyalah deretan angka.

Ronaldo, yang kini menginjak usia 41 tahun, mencetak sejarah baru lewat penampilan keenamnya di ajang Piala Dunia. Pemilik nomor punggung 7 itu tentu akan memeras keringat demi membawa pulang trofi Piala Dunia pertama sepanjang sejarah negaranya.

Catatan emas Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Selecao das Quinas dengan 143 gol internasional menjadi bukti ketajamannya. Mengingat turnamen ini kemungkinan besar menjadi panggung terakhirnya, Ronaldo diyakini bakal tampil habis-habisan.

Komposisi Skuad Bertabur Bintang Bikin Suporter Optimistis

Selain mengandalkan magis Ronaldo, Portugal juga memiliki sederet pemain kelas dunia yang siap menjadi motor utama tim, seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Ruben Dias, dan Rafael Leao.

Ghozin merinci bahwa Bruno Fernandes yang kini merumput bersama Manchester United, bakal memegang peran krusial sebagai gelandang kreatif sekaligus pengatur ritme permainan tim.

“Timnas Portugal juga adalah salah satu negara yang bertabur bintang. Semoga sosok Ronaldo bisa menjadi ruh yang memotivasi pemain lainnya di lapangan,” ujar Ghozin.

Lebih lanjut, Ghozin menambahkan bahwa lini belakang Portugal akan mendapat kawalan ketat dari Ruben Dias, bek tengah tangguh milik Manchester City.

“Pokoknya dengan komposisi pemain seperti ini, saya secara pribadi sangat yakin Portugal akan bisa keluar sebagai Juara Dunia 2026,” tuturnya optimis.

(IrfansyahRiza)

Takut Melanggar Hukum, Petani Ciamis Kebingungan Hadapi Serangan Monyet Liar

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Gerombolan Monyet liar saat menggasak tanaman jagung milik warga di Dusun Sukamanah Desa Imbamagara Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Gerombolan monyet liar menyerbu lahan pertanian milik warga di Dusun Sukamanah, Desa Imbanagara, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Aksi penjarahan satwa tersebut membuat sejumlah petani terancam kehilangan total hasil panen jagung, singkong, hingga kacang tanah mereka.

Faktor menipisnya ketersediaan pakan di dalam hutan habitat asli seiring datangnya musim kemarau diduga memicu kawanan monyet ini turun ke kebun warga. Selain itu, populasi monyet yang terus beranak pinak membuat kelompok mereka semakin masif.

Baca Juga: Tabuhan Bedug dan Lantunan Nadhoman Bikin Pembukaan PORSADIN VIII Ciamis Berlangsung Meriah

Kawasan pertanian ini sebenarnya sudah menjadi langganan sasaran penjarahan monyet liar sejak beberapa tahun lalu. Kendati demikian, warga mengaku serangan kali ini merupakan yang terparah.

Akibat serbuan kawanan primata tersebut, para petani pemilik tanaman jagung, singkong, dan kacang tanah menelan kerugian materi yang cukup besar. Monyet-monyet liar itu melahap habis tanaman yang sebenarnya sudah memasuki masa siap panen.

“Serangan monyet liar itu tadi sekitar pukul 10.00 WIB,” kata seorang warga Dusun Sukamanah, Agus, Sabtu (4/7/2026).

Populasi Meledak dari Belasan Menjadi Puluhan Ekor

Agus menceritakan bahwa dulu kelompok monyet liar tersebut hanya beranggota belasan ekor saja. Namun, saat aksi penyerbuan hari ini, ia melihat jumlahnya sudah membengkak hingga puluhan ekor.

“Dulu mah saya saat akan pergi memancing ke Sungai Citanduy, jumlah monyet liar itu paling ada sekitar 14 ekor saja dan itupun hanya di hutan sekitaran sungai,” ucapnya.

Petani Ciamis Dilema dan Berharap Bantuan Pemerintah

Warga setempat sebenarnya sudah menempuh berbagai cara untuk menghalau hama tersebut. Namun, kawanan monyet liar ini justru menunjukkan gelagat agresif dan balik mengancam orang-orang yang mencoba mengusir mereka.

Kondisi tersebut membuat warga berada dalam posisi dilematis karena tidak ingin terjerat masalah hukum jika nekat membasmi satwa tersebut.

“Kami mohon ada perhatian dari pihak terkait agar serangan monyet liar itu bisa dikurangi karena kalau kami buru lalu dibunuh, takut menjadi persoalan hukum karena binatang itu dilindungi undang-undang,” ungkap Agus.

(Husen Maharaja)

Bupati Citra Pitriyami Optimistis Pangandaran Makin Maju, PAD dan Investasi Kian Bertumbuh

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: bupati Pangandaran Citra Pitriyami (istimewa).

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mematok rasa optimistis yang tinggi bahwa Kabupaten Pangandaran bakal tumbuh semakin maju. Ia mendasarkan keyakinan tersebut pada kondisi fiskal daerah yang terus membaik, tren kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta derasnya arus investasi yang mengalir ke sektor pariwisata dan perhotelan.

Bupati Citra menaruh harapan besar agar kondisi anggaran daerah bisa menjadi semakin sehat pada masa-masa mendatang.

“Harapan saya tentu anggaran Kabupaten Pangandaran semakin sehat. Mudah-mudahan pada tahun 2027 anggaran untuk Pangandaran tidak dipotong lagi,” ujar Citra, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Pangandaran Akhirnya Miliki Sekda Definitif, Agus Nurdin Siap Emban Amanah Baru

Menurut penilaiannya, jalannya program pembangunan di Pangandaran bakal jauh lebih optimal apabila pemerintah pusat tidak lagi memangkas alokasi anggaran daerah.

Memaksimalkan Pajak Hotel dan Retribusi Wisata

Citra juga membidik target agar PAD Kabupaten Pangandaran terus merangkak naik, walaupun ia mengakui bahwa tantangan di lapangan tidaklah ringan.

Sektor pariwisata saat ini masih memegang peranan sebagai tulang punggung utama sumber PAD Pangandaran. Sejauh ini, tim pemkab telah mengelola penarikan dari sektor retribusi secara cukup maksimal.

“Kami terus berupaya mengoptimalkan potensi retribusi agar kontribusinya terhadap PAD semakin besar. Tentu kami juga berharap penerimaan dari pajak hotel dan restoran semakin meningkat sehingga dapat memperkuat pendapatan daerah,” katanya.

Arus Investasi 2026 Sentuh Rp600 Miliar

Di samping penguatan sektor pajak, Citra membeberkan data bahwa realisasi investasi di Pangandaran hingga pertengahan tahun 2026 ini sudah menyentuh angka sekitar Rp600 miliar.

Berbagai macam sektor menyumbang angka fantastis tersebut, terutama proyek pembangunan hotel-hotel baru serta ekspansi ragam usaha yang terus menggeliat.

“Kalau melihat kondisi investasi saat ini, saya semakin yakin Pangandaran akan semakin maju karena investor terus masuk ke Pangandaran,” ucap Citra.

Melalui kombinasi apik antara perbaikan kondisi fiskal, optimalisasi PAD, dan masuknya para pemodal, Pemerintah Kabupaten Pangandaran memasang target pertumbuhan ekonomi daerah yang jauh lebih kokoh untuk beberapa tahun ke depan.

(Sajidin)

Tabuhan Bedug dan Lantunan Nadhoman Bikin Pembukaan PORSADIN VIII Ciamis Berlangsung Meriah

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Penampilan dari Academy Barudak Bedug Baregbeg Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Panitia mengemas pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis Tahun 2026/1448 H dengan sangat semarak.

Irama tabuhan bedug yang berpadu serasi dengan lantunan nadhoman membuka secara resmi rangkaian kegiatan di Aula Pondok Pesantren Ar Risalah, Cijantung, Kabupaten Ciamis, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Ratusan Santri dari 27 Kecamatan Ramaikan PORSADIN VIII Ciamis, Adu Prestasi dan Akhlak

Penampilan atraktif dari komunitas Academy Barudak Bedug Baregbeg ini kemudian sukses menyita perhatian ratusan peserta serta tamu undangan yang memadati ruangan. Atraksi seni Islami yang memukau tersebut menjadi sajian pembuka sebelum Asisten Daerah III Setda Kabupaten Ciamis, Drs. H. Wawan Ruhyat, M.M., membuka acara secara resmi mewakili Bupati Ciamis.

Mengusung Tema Budi Pekerti dan Prestasi

Tahun ini, panitia mengusung tema “Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti dan Diniyah yang Berprestasi”. Rangkaian acara PORSADIN VIII sendiri bakal bergulir selama tiga hari penuh, mulai dari tanggal 3 hingga 5 Juli 2026.

Perhelatan akbar ini berfungsi sebagai ajang strategis untuk mengasah bakat santri. Sekaligus mempererat tali ukhuwah (persaudaraan) antar-Madrasah Diniyah Takmiliyah dari seluruh pelosok kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Ketua Komunitas Academy Barudak Bedug Baregbeg mengungkapkan bahwa timnya mematangkan persiapan atraksi ini selama kurang lebih tiga minggu. Waktu tersebut mencakup dua minggu porsi latihan intensif demi menyuguhkan penampilan yang maksimal.

“Persiapan berjalan kurang lebih tiga minggu, dengan dua minggu latihan eksklusif. Kami kemudian ingin memberikan penampilan terbaik untuk memeriahkan pembukaan PORSADIN. Sekaligus mengenalkan seni tabuhan bedug yang berpadu dengan nadhoman sebagai bagian dari tradisi Islam,” ujarnya.

Kolaborasi Apik Pelajar Lintas Sekolah di Ciamis

Komunitas yang baru berdiri pada tahun 2026 tersebut mengusung konsep segar yang mengawinkan ketukan bedug tradisional dengan syahdunya syair-syair nadhoman. Formula ini kemudian terbukti ampuh memancing tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Hebatnya, grup seni ini mengandalkan talenta lokal dari barisan pelajar lintas jenjang pendidikan di Kabupaten Ciamis, antara lain:

  • Azka Mugia Bagja (SMK LPS 2 Ciamis)
  • Syaifa Ramadhani (MTs Harapan Baru)
  • Raihan (MAN 2 Ciamis)
  • Fauzi (Lulusan SMA Negeri 2 Ciamis)
  • Abdhi (SMKN 2 Ciamis)

Kehadiran Academy Barudak Bedug Baregbeg memberikan warna yang berbeda dan segar pada upacara pembukaan PORSADIN VIII FKDT Kabupaten Ciamis. Selain menghibur, aksi panggung mereka juga mengampanyekan gerakan pelestarian seni budaya Islami kepada generasi z dan milenial.

Melalui perkawinan musik tradisional dan syiar keagamaan ini, pihak komunitas berharap generasi muda tetap mengenal dan mencintai seni bedug serta nadhoman. Misi mulia tersebut berjalan selaras dengan semangat PORSADIN yang tidak hanya mengejar prestasi. Tetapi juga menanamkan akhlak mulia serta kecintaan terhadap khazanah budaya Islam pada diri santri.

(Mia)

Ratusan Santri dari 27 Kecamatan Ramaikan PORSADIN VIII Ciamis, Adu Prestasi dan Akhlak

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Pembukaan PORSADIN VIII FKDT Ciamis Tahun 2026

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ratusan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis mengerahkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pendidikan Agama Diniyah (PORSADIN) VIII. Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis menggelar perhelatan akbar ini sepanjang tahun 2026.

Aula Pondok Pesantren Ar Risalah, Cijantung, Kabupaten Ciamis menjadi saksi kemeriahan pembukaan kegiatan tersebut, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Polres Ciamis Tangkap Empat Oknum Pembawa ID Card Media Diduga Lakukan Pemerasan

PORSADIN VIII hadir sebagai wadah strategis bagi para santri untuk mengasah bakat terpendam, melejitkan potensi diri, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarlembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah se-Kabupaten Ciamis.

Asisten Daerah III Setda Kabupaten Ciamis, Wawan Ruhyat, hadir mewakili Bupati Ciamis untuk membuka acara secara resmi. Saat membacakan sambutan tertulis Bupati, Wawan melayangkan apresiasi tinggi kepada FKDT Kabupaten Ciamis yang konsisten menggulirkan PORSADIN demi mendongkrak mutu pendidikan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada FKDT Kabupaten Ciamis atas terselenggaranya PORSADIN VIII. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam membina dan mengembangkan potensi anak-anak didik MDT, baik dari sisi keagamaan, akademik, seni maupun olahraga,” ujarnya.

Menjadi Benteng Moral Generasi Muda

Wawan menilai MDT memegang peran yang sangat krusial dalam menempa karakter generasi muda. Terutama saat menghadapi gempuran arus globalisasi dan lompatan teknologi.

Pendidikan ini, lanjutnya, menjadi tameng utama yang menjaga moral, akidah, serta nilai-nilai keislaman para penerus bangsa. Oleh karena itu, esensi PORSADIN melampaui sekadar kompetisi berburu piala, melainkan menjadi media memperkokoh persaudaraan dan membentuk mentalitas santri.

“Pemerintah berharap melalui ajang ini akan lahir bibit-bibit unggul yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan. Tetapi juga memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat kepada Allah SWT,” katanya.

Ia juga memotivasi seluruh peserta agar memanfaatkan PORSADIN sebagai ruang belajar dan saling bertukar pengalaman positif. Serta selalu menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan.

Pertandingkan 14 Cabang Olahraga dan Seni

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC FKDT Kabupaten Ciamis, Abdul Wahab Syahroni, menyebut PORSADIN sebagai program pembinaan berkelanjutan untuk memetakan dan melejitkan potensi santri.

Menurut Abdul Wahab, orientasi kegiatan ini tidak melulu soal mengejar podium juara. Melainkan membangun ukhuwah (persaudaraan) yang kokoh antarsantri maupun antarlembaga pendidikan.

“PORSADIN merupakan wadah untuk menggali potensi, bakat, serta kemampuan santri. Kami ingin melahirkan generasi yang memiliki budi pekerti yang baik dan mampu berprestasi,” tuturnya.

Dalam PORSADIN VIII kali ini, panitia menggelar 14 cabang perlombaan yang mempertemukan utusan dari seluruh pelosok Ciamis. Peserta bersaing dalam tiga cabang olahraga, yakni tenis meja, bulu tangkis, dan lari sprint. Sementara belasan cabang lainnya berfokus pada kompetisi seni islami dan pengetahuan agama.

Abdul Wahab menitip pesan agar seluruh santri bertanding dengan mengedepankan disiplin tinggi serta memegang teguh nilai-nilai luhur keagamaan.

“Keberhasilan bukan hanya terukur dari siapa yang menjadi juara. Tetapi juga dari sikap santun, kejujuran, kedisiplinan, dan akhlak yang mereka tunjukan selama mengikuti PORSADIN,” tegasnya.

Lewat kesuksesan PORSADIN VIII, FKDT Kabupaten Ciamis optimistis dapat mencetak generasi santri yang tidak hanya bersinar dalam prestasi akademik maupun non-akademik, tetapi juga berkarakter akhlakul karimah demi masa depan bangsa.

(Mia)

Taman Alun-Alun Bandung Belum Dibuka Meski Revitalisasi Sudah Selesai, Ini Penjelasannya

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Revitalisasi Taman Alun-Alun Kota Bandung dipastikan telah selesai sejak tahun lalu. Namun hingga kini, taman tersebut belum dibuka secara penuh untuk masyarakat karena masih menunggu instruksi dari Wali Kota Bandung. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung sebenarnya telah menyelesaikan proyek revitalisasi Taman Alun-Alun Kota Bandung sejak tahun lalu. Namun, hingga saat ini masyarakat belum bisa menikmati fasilitas publik tersebut secara menyeluruh karena pemkot masih menunggu instruksi resmi dari Wali Kota Bandung.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Lutfi Firdaus, memastikan bahwa timnya sudah menuntaskan seluruh proses perbaikan sejak tahun kemarin. Saat ini, pekerja tidak lagi melakukan aktivitas renovasi apa pun di area tersebut.

Baca Juga: Pemkot Bandung Kejar Target Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Mandiri

“Sudah selesai. Perbaikannya sudah selesai tahun kemarin,” kata Lutfi, Sabtu (4/7/2026).

Lutfi menegaskan bahwa wewenang penuh untuk membuka kembali Taman Alun-Alun berada di tangan Wali Kota Bandung. Oleh karena itu, jajaran DPKP memilih bersikap pasif seraya menanti arahan dari pimpinan tertinggi Pemkot Bandung.

“Kita menunggu petunjuk pimpinan. Coba nanti ditanyakan ke Pak Wali,” ucapnya.

Hanya Buka untuk Kegiatan Terbatas

Meskipun belum menerima kunjungan warga secara reguler, DPKP sesekali mengizinkan penggunaan Taman Alun-Alun untuk agenda-agenda spesifik. Pihak dinas membolehkan instansi menyelenggarakan kegiatan edukatif di sana, seperti acara literasi perpustakaan atau sosialisasi program pemerintah.

“Kalau ada event seperti kemarin ada perpustakaan atau kegiatan sosialisasi, kita buka secara terbatas kalau memang ada kegiatan di situ,” jelas Lutfi.

Lutfi kembali meluruskan persepsi publik bahwa kebijakan mengunci pagar Alun-Alun bukan karena kendala teknis atau kerusakan fasilitas, melainkan murni karena belum adanya keputusan waktu pembukaan.

“Sebetulnya bukan pemerintah tutup. Kalau ada event masih kita buka secara terbatas. Mungkin sebentar lagi sama Pak Wali Kota dibuka, tapi sampai sekarang belum ada petunjuk untuk pembukaan secara umum,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Polres Ciamis Tangkap Empat Oknum Pembawa ID Card Media Diduga Lakukan Pemerasan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Katpot: Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP. Carsono saat menginterogasi oknum yang mengaku wartawan dari media tertentu

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melalui Unit Tipikor Polres Ciamis Polda Jawa Barat berhasil membongkar praktik pemerasan dan mengamankan empat orang pria yang membawa id card media tertentu.

Petugas meringkus keempat pelaku di sekitar kawasan Islamic Centre, tepatnya di depan Gedung KH Irfan Hielmi, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Penangkapan tersebut bermula setelah Polres Ciamis menerima aduan resmi dari masyarakat yang resah.

Baca Juga: Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kebakaran Lahan di Lokasi Leuwikeris Ciamis

Menurut penjelasan Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah melalui Kasat Reskrim AKP Carsono, jajarannya mengamankan keempat oknum tersebut menyusul adanya laporan dari pihak korban terkait dugaan tindak pidana.

“Keempat orang itu telah dilaporkan karena telah mengintimidasi dan melakukan pemerasan kepada sejumlah korbannya,” kata Carsono, Sabtu (4/7/2026).

Modus Operandi Pelaku: Investigasi Berujung Ancaman

Carsono membeberkan bahwa dalam melancarkan aksinya, keempat pelaku mendatangi sejumlah instansi di wilayah Kabupaten Ciamis. Mereka berpura-pura melakukan investigasi dan meminta konfirmasi mengenai suatu temuan kasus yang sengaja mereka tanyakan.

“Dalam aksinya mereka mendatangi instansi yang ada di Ciamis yang selanjutnya meminta sejumlah uang agar persoalan yang ada instansi itu tidak diberitakan,” ucapnya.

Polisi Imbau Instansi Periksa Kartu UKW Wartawan

Menyikapi fenomena ini, Carsono mengimbau kepada seluruh instansi dan lembaga di Kabupaten Ciamis agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku-ngaku sebagai insan pers. Pihak instansi harus memastikan terlebih dahulu keabsahan status mereka. Apakah mereka benar-benar wartawan resmi atau hanya masyarakat biasa yang mencatut profesi jurnalis.

“Kalau kedatangan yang mengaku wartawan tanyakan legalitasnya. Apakah mereka wartawan atau masyarakat yang mengaku sebagai wartawan dengan meminta menunjukkan kartu uji kompetensi wartawan (UKW),” jelasnya.

(Husen Maharaja)