spot_imgspot_img
Rabu 22 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dorong Insentif Guru Ngaji Hingga Desa Hijau, BPD Jayalaksana Bawa 6 Misi Besar di Bekasi

BEKASI,FOKUSJabar.id: Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, Sukhro Wardi, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat. Ia berjanji akan memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan warga.

Sukhro menyampaikan komitmen tersebut usai mengucap sumpah jabatan bersama 1.564 anggota BPD se-Kabupaten Bekasi periode 2026–2034. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memimpin langsung prosesi pelantikan di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: Ubah Wajah Pasar Cikarang Utara, Pemkab Bekasi dan Bank BJB Sulap Kawasan Pasar Jadi Makin Tertib

Sukhro menyebutkan bahwa momentum pelantikan ini menjadi awal tanggung jawab besar BPD sebagai mitra pemerintah desa sekaligus penyalur suara warga. Pihaknya menyiapkan enam program strategis untuk mengawal pembangunan desa selama masa jabatan.

“Pembangunan desa harus benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. BPD akan hadir sebagai jembatan antara warga dan pemerintah desa agar setiap aspirasi dapat terakomodasi dalam kebijakan maupun APBDes,” ujarnya.

Enam Program Strategis BPD Jayalaksana

Enam fokus utama Sukhro mencakup penguatan penyerapan aspirasi warga, pemberdayaan pemuda, peningkatan insentif guru ngaji, penguatan sektor pertanian, pemerataan pembangunan fisik-ekonomi, serta pengembangan program Desa Hijau (Green Village).

Pada bidang pemberdayaan masyarakat, BPD akan menggenjot pelatihan keterampilan, kewirausahaan, serta menguatkan peran Karang Taruna guna mencetak warga yang mandiri dan berdaya saing.

Sukhro juga memberikan perhatian khusus pada sektor keagamaan. Ia menilai guru ngaji memegang peranan vital dalam membentuk karakter generasi muda sehingga BPD perlu memperjuangkan insentif yang lebih layak bagi mereka.

Sektor pertanian turut menjadi prioritas. BPD Jayalaksana akan mengawal pembangunan infrastruktur tani, mempermudah akses pupuk, serta menerapkan teknologi ramah lingkungan demi memperkuat ketahanan pangan desa.

Pemerataan Pembangunan dan Lingkungan Hidup

Sukhro menekankan pentingnya pemerataan Pembangunan agar seluruh RW di Desa Jayalaksana menikmati manfaat infrastruktur dan ekonomi secara adil.

Sementara untuk aspek lingkungan, BPD mendukung penuh program Green Village melalui pengelolaan sampah berbasis warga, gerakan penghijauan, serta kampanye kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Sukhro mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan Pemdes Jayalaksana untuk memperkuat kolaborasi demi mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan religius.

“Pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar. Kami siap menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah desa. Serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Jayalaksana yang lebih baik,” pungkasnya.

(BekasiKab/Irfansyahriza)

spot_img

Berita Terbaru