BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung sebenarnya telah menyelesaikan proyek revitalisasi Taman Alun-Alun Kota Bandung sejak tahun lalu. Namun, hingga saat ini masyarakat belum bisa menikmati fasilitas publik tersebut secara menyeluruh karena pemkot masih menunggu instruksi resmi dari Wali Kota Bandung.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Lutfi Firdaus, memastikan bahwa timnya sudah menuntaskan seluruh proses perbaikan sejak tahun kemarin. Saat ini, pekerja tidak lagi melakukan aktivitas renovasi apa pun di area tersebut.
Baca Juga: Pemkot Bandung Kejar Target Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Mandiri
“Sudah selesai. Perbaikannya sudah selesai tahun kemarin,” kata Lutfi, Sabtu (4/7/2026).
Lutfi menegaskan bahwa wewenang penuh untuk membuka kembali Taman Alun-Alun berada di tangan Wali Kota Bandung. Oleh karena itu, jajaran DPKP memilih bersikap pasif seraya menanti arahan dari pimpinan tertinggi Pemkot Bandung.
“Kita menunggu petunjuk pimpinan. Coba nanti ditanyakan ke Pak Wali,” ucapnya.
Hanya Buka untuk Kegiatan Terbatas
Meskipun belum menerima kunjungan warga secara reguler, DPKP sesekali mengizinkan penggunaan Taman Alun-Alun untuk agenda-agenda spesifik. Pihak dinas membolehkan instansi menyelenggarakan kegiatan edukatif di sana, seperti acara literasi perpustakaan atau sosialisasi program pemerintah.
“Kalau ada event seperti kemarin ada perpustakaan atau kegiatan sosialisasi, kita buka secara terbatas kalau memang ada kegiatan di situ,” jelas Lutfi.
Lutfi kembali meluruskan persepsi publik bahwa kebijakan mengunci pagar Alun-Alun bukan karena kendala teknis atau kerusakan fasilitas, melainkan murni karena belum adanya keputusan waktu pembukaan.
“Sebetulnya bukan pemerintah tutup. Kalau ada event masih kita buka secara terbatas. Mungkin sebentar lagi sama Pak Wali Kota dibuka, tapi sampai sekarang belum ada petunjuk untuk pembukaan secara umum,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)



