spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8325

Tingkatkan Kinerja Perseroan, Jamkrida Jabar Lakukan Terobosan Ini

0
ilsutrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Memasuki tahun bisnis 2018, PT Jamkrida Jabar terus berupaya melakukan beberapa terobosan aktivitas untuk meningkatkan kinerja perseroan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Jamkrida Jabar, Tri Budhi Muljawan usai penandatangan kerjasama dengan Kadin Kabupaten/Kota di Hotel Podomoro, Jalan Dipenogoro, Rabu (28/3/2018).

” Salah satunya, aktivitas bisnis yang perlu mendapatkan banyak dukungan yaitu penjaminan proyek (surety bond) serta penjaminan kredit konstruksi, pengadaan barang dan jasa,” katanya.

Menurut dia, dengan melakukan kerjasama dengan Kadin sebagai upaya dalam mewujudkan kinerja perusahaan untuk terus meningkat. Dia juga menjelaskan, penjamin proyek  meliputi jaminan penawaran, jaminan uang muka, jaminan pelaksanaan dan pemeliharaan.

” Kita baru menandatangani kerjasama dengan lima Kadin Kabupaten/Kota. Yakni, Kota Bandung, Cianjur, Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Garut,” jelasnya.

PT Jamkrida Jabar merupakam salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat selama empat tahun terakhir telah berhasil mencatatkan laba bersih yang baik hingga mampu memberikan deviden kepada para pemegang saham sebesar Rp6,84 milyar.

(Budi/Bam’s)

PTSL 2018 di Kabupaten Garut Serap 60 Ribu Bidang

0
Harnida Darius. (FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id: Pada program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tahun 2018, di Kabupaten Garut terserap sebanyak 60 ribu bidang yang tersebar di 12 Kecamatan 65 Desa.

” Program PTSL tahun 2018 mengalami peningkatan signifikan di bandingkan tahun lalu yang hanya 6 ribu bidang,” kata Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah (HTPT) BPN Garut, Harnida Darius, Rabu (28/3/2018) pada wartawan, saat di temui di kantor BPN Garut, Jalan Pramuka.

BACA JUGA:

Kadin Garut Rekrut Aktivis Antikorupsi, Pastikan Iklim Usaha Bersih dan Transparan

Disebutkannya, peningkatan hingga 10 kali lipat, karena banyaknya permohonan dari masyarakat Garut. Terlebih masyarakat baru sekitar 20 persen yang sudah memiliki dan sisanya 80 persen lagi belum memiliki sertifikat.

” Baru 20 persen yang sudah memiliki sertifikat. BPN Garut terus berusaha mensosialisasikan pada masyarakat agar segera melakukan pembuatan sertifikat,” terangnya.

Ditambahkan Harnida, program PTSL menurunkan sebanyak 60 orang yang tergabung dalam Tim Satgas.

Adapun kata Harnida, target pembuatan sertifikat PTSL dapat rampung sampai bulan September mendatang. Yang mana saat ini sudah memasuki tahap pengukuran.

” Masyarakat sangat antusias adanya program PTSL. Yang mana mereka melakukan gerakan pemasangan papok,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Cagub Demokrat Ajak PCNU Ciamis Berantas Konten Porno

0
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Saat ini pemerintah sulit mengatasi konten porno. Diblok satu muncul sepuluh konten, demikian disampaikan Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat, Deddy Mizwar di Gedung Aula PC NU Kabupaten Ciamis, Rabu (28/3/2018)

Cagub Partai Demokrat ini mengajak lembaga-lembaga Islam, salah satunya Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Lembaga Islam terbesar untuk bersinergi memberantas konten-konten berbau maksiat.

” Memberantas konten negatif di era digital ini sangat sulit. Maka perlu kesadaran dari kita semua untuk menyelamatkan generasi kita dari jurang kemaksiatan. NU sebagai organisasi Islam terbesar diharapkan mampu berperan bersama pemerintah bersinergi melawan konten maksiat dan hoax,” ungkapnya.

Ketua PCNU Ciamis, Agus Abdul Holik menyambut baik hal tersebut. Menurut dia, saat ini NU sedang melakukan pendataan, namun masih terkendala karena jumlah umatnya banyak.

” Kita sedang melakukan pendataan anggota supaya jelas. Kemudian dalam hal sinergitas bersama pemerintah kita sepenuhnya akan mendukung. Terlebih untuk memberantas maksiat,” singkatnya.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Tunggu ITC, Bauman Disiapkan Lawan Sriwijaya

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan kedua Kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4/2018).

Asisten pelatih Persib, Fernando Soler akan menyiapkan Jonathan Bauman. Karena menurutnya, administrasi pemain asal Argentina ini hampir rampung.

“Ya it’s oke, dari kemarin sudah, cuma tinggal tunggu ITC (International Transfer Certificate). Seperti kemarin saya bilang, cuma seperti sebuah email, sudah siap, sama Mario sudah dikasih dan sudah dipasang (lawan Sriwijaya). Dari saya, kalau dia it’s oke, dia main,” kata Soler, Rabu (28/3/2018).

Menurutnya, pada pertandingan kedua ini Persib menargetkan kemenangan, karena sebelumnya sudah kehilangan poin setelah ditahan imbang PS TIRA pada laga perdana.

“Ya, ya. Kita bukan tim kecil, kita tim besar, di mana-mana mau menang. Saya lihat pemain saya, kalau pemain saya sudah cukup siap,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Terkait Tarif Transportasi Online, Menhub Temui Aplikator

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan melakukan mediasi dengan pihak aplikator dan perwakilan driver online terkait kebijakan rasional tarif di Kantor Staf Presiden, Rabu (28/3/2018), Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan aksi unjuk rasa para pengemudi ojek online beberapa waktu lalu.

“Tadi pengemudi ojek online sudah diterima, kami sudah mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka. Sesuai dengan arahan Pak Presiden, hari kita tindaklanjuti. Rencananya akan dilakukan mediasi sore ini jam 16.00 WIB,” ujar Menhub Budi usai mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan lima orang perwakilan pengemudi ojek online, seperti dilansir PRFM.

Dalam pertemuan tersebut, pengemudi ojek online mengeluhkan tarif per kilometer yang terlalu rendah, yaitu hanya Rp 1.600 per kilometer. Padahal sebelumnya, tarif per kilometer sempat mencapai Rp 4.000. Penurunan tarif ini dianggap merugikan para pengemudi. Mereka kemudian mengusulkan tarif dapat naik menjadi Rp 2.500 per kilometer.

“Tarifnya kemurahan, sekarang itu Rp 1.600 per kilometer. Jadi 6 kilometer itu baru dapat Rp 10.000, jadi mereka merasa kurang. Mereka mengusulkan tarifnya jadi Rp 2.500 per kilometer,” tambahnya.

Lewat mediasi, Menteri Perhubungan berharap dapat menemukan jalan tengah tanpa merugikan kedua belah pihak, baik aplikator penyedia jasa layanan ojek online maupun para pengemudi.

“Semoga dengan mediasi yang akan dilakukan dapat menghasilkan jalan tengah yang baik dan tidak merugikan kedua belah pihak,” tutupnya.

(Agung)

Mayat Pedagang Asongan Ditemukan di Jalan Braga

0
(foto kapolsek Sumur bandung)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mayat seorang pria ditemukam di Braga, setelah pintu perlintasan kereta, Rabu (28/3/2018) pagi. Menurut Kapolsek Braga Kompol Abdul Kholik, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat pada pukul 08.15 WIB.

“Jadi berasal dari laporan warga sekira pukul 08.15 WIB, ada warga yang menyampaikan laporan ke Polsek Sumur Bandung perihal penemuan sesosok mayat di TKP tersebut, kemudian atas laporan tersebut petugas Polsek Sumur Bandung langsung di bawah pimpinan Kapolsek mendatangi TKP untuk mengecek, kemudian melaksanakan olah TKP, termasuk memasang police line,” kata Abdul seperti dilansir PRFM.

Abdul mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Inafis Polrestabes Bandung dan tim dokter, tidak ditemukan luka di tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan fisik, hasil pemeriksaan luar tidak ada luka, tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kejahatan,” tambahnya.

“Dan ternyata esok harinya (hari ini-red) sekira jam 8 tadi, korban sudah ditemukan tergeletak di TKP,” ujarnya.

Korban sendiri berinisial DI yang berusia 56 tahun. “Sehari-hari memang yang bersangkutan berjualan kopi gendong asongan gitu,” sebutnya.

Jasad korban kini berada di RS Bhayangkara Sartika Asih untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Selain itu, pihak keluarga yang berada di Cianjur pun sudah dihubungi untuk menjemput korban.

(Agung)

Ini Janji Cagub No4 untuk Pendidikan di Jawa Barat

0
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menegaskan, setiap warga negara berhak mendapatkan akses pendidikan. Maka, pemerintah harus hadir dan memberikan jaminan pendidikan terhadap rakyatnya.

“Sebagai contoh di Pangandaran. Sudah mulai pembangunan perguruan tinggi negeri dan swasta. Tujuan pemerintah adalah memberikan akses mudah pendidikan bagi setiap warganya,” terang dia, Rabu (28/03/2018).

Sebagai langkah memudahkan akses pendidikan pasangan calon nomor urut 4, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi memiliki program mendekatkan sarana pendidikan pada masyarakat, dengan membangun sekolah baru.

“Kita lihat seberapa banyak sekolah yang ada di pelosok daerah Jawa Barat. Ini harus seimbang antara tingkat SD, SMP dan SMA. Apalagi perguruan tinggi ini harus terus di dorong agar masyarakat mendapar akses mudah dalam mendapatkan pendidikan,” katanya.

(Boip/Bam’s)