spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8101

Pasangan ASYIK Menang Telak Di Kota Tasikmalaya

0
Suasan Penghitungan melalui Situng di KPU kota Tasikmalaya (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Berdasarkan hasil penghitungan melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang dilakukan KPU Kota Tasikmalaya yang terentri 100 persen dari 1.161 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Tasikmalaya, hasilnya Pasangan Asyik unggul telak 43,53 Persen.

Ketua KPU Kota Tasikmalaya Ade Zainul Muttaqin mengatakan, data penghitungan suara yang di lakukan oleh KPPS di 1.161 TPS yang ada, dan sudah masuk 100 persen hasilnya, pasangan Asyik menang telak”data penghitungan suara KPU Kota Tasikmalaya, Paslon Rindu memperoleh 104.404 suara (27,59%), Paslon Hasanah memperoleh 35.773 suara (9,45%), Paslon Asyik memperoleh 164.720 suara (43,53%) sedangkan Paslon 2DM memperoleh 73.502 suara (19,42%),”terang Ade Zainul Kamis (28/06/18).

Ditambahkan, jumlah pemilih tetap (DPT) pada pilgub Jawa Barat 2018 di Kota Tasikmalaya 477.280 pemilih, sementara yang menyalurkan hak pilih sebanyak 387.260 orang”kalau dibandingkan pilgub Jabar sebelumnya-sebelumnya, ada peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pilgub tahun 2018 ini yakni mencapai 81,14 persen, dimana pilgub sebelumnya hanya 78 persen,”jelas Ade.

(Seda)

Hasil Pilkada Sumedang: Dony-Erawan Sementara Unggul

0

SUMEDANG, FOKUSjabar.co.id : Hasil perhitungan sementara KPU dan sejumlah tim sukses Calon Bupati  Sumedang nomor urut satu, Dony Ahmad Munir-Erwan Setiawan unggul sementara di sejumlah TPS. Penghitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Sumedang di tingkat TPS tuntas sekitar pukul 17.00, Rabu (27/6/2018).

Warga Sumedang berbondong-bondong menuju TPS saat penghitungan suara pemilihan bupati mulai dilakukan setelah pukul 15.00 karena penghitungan suara pertama dilakukan untuk pemilihan gubernur Jabar.

Keunggulan suara pasangan yang diusung PPP, Demokrat, PAN dan PKB ini rata-rata diatas 50 persen suara. Di Kelurahan Regolwetan yang ada di pusat kota dengan 16 TPS, Dony-Erwan unggul meraih 55 persen suara.

Sedangkan pasangan nomor urut 2 Setya Widodo-Sonia Sugian meraih (5 persen), pasangan nomor 3 Zaenal Alimin-Asep Kurnia (12), nomor urut 3 irwansyah Putra-Jafar Sidik (17) dan petahana Eka Setiawan-Agung Anungrah (10 persen).

Saat penghitungan suara di TPS, nomor urut satu paling banyak disebut kemudian disusul nomor urut empat, Irwansyah Putra-Jafar Sidik. (DAR)

Menang Quick Count Oya Tetap Tunggu Hasil KPU

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandung 2018-2023 nomor urut 3, Oded M Danial-Yana Mulyana (OYA) masih menunggu keputusan dari KPU Kota Bandung meski sudah dinyatakan menang. Pasangan OYA menunggu hasil perhitungan resmi KPU Kota Bandung, penetapan pemenang, hingga pelantikan.

Calon Wakil Wali Kota Bandung 2018-2023 nomor urut 3, Yana Mulyana menuturkan, pihaknya sangat bersyukur dengan hasil perhitungan cepat yang memberikan kemenangan bagi pasangan OYA. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu perhitungan resmi yang dikeluarkan KPU Kota Bandung.

“‎Hasil perhitungan cepat ini tidak berbeda jauh dengan range prosentase dari kinerja silaturahmi kita berdasarkan survey. Jadi angkanya tidak terlalu jauh antara 48 persen sampai 51 persen. Tapi untuk kepastiannya, ‎kita masih menunggu perhitungan resmi KPU Kota Bandung, penetapan, dan pelantikan,” ujar Yana saat ditemui di Media Center Oded-Yana, Hotel Aryaduta, Jalan Aceh Kota Bandung, Rabu (27/6/2018).

Jika proses penetapan dan pelantikan sudah dilakukan, pihaknya akan segera melakukan silaturahim dengan stakeholder terkait di Kota Bandung. Mulai dari legislatif, eksekutif, hingga stakeholder lain.

“Kita akan bersama-sama bangun Bandung‎ ini menjadi lebih baik kedepan,” terang Yana.

Calon Wali Kota Bandung 2018-2023 nomor urut 3, Oded M Danial menambahkan, pihaknya sudah memiliki konsep untuk membangun Kota Bandung lebih baik kedepan. Salah satunya dengan membangun silaturahim‎ dengan berbagai pihak, baik secara vertikal maupun horizontal.

“Kita akan mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk membangun Bandung‎ dengan semangat silaturahim,” tegas Mang Oded.

(Ageng/DAR)

Iriawan Imbau Masyarakat Tunggu Hasil Hitungan Resmi KPU

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSjabar – Penjabat Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan mengimbau kepada masyarakat untuk menunggu hasil resmi penghitungan pemungutan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini demi menjaga situasi tetap kondusifitas pasca pemungutan suara.

Walaupun hasil penghitungan suara sementara dapat diketahui dari sejumlah lembaga melalui hitungan cepatnya atau quick count, namun Iriawan meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi dari KPU tanggal 9 Juli 2018 nanti.

“Mari kita tunggu hasil penghitungan resmi dari pemerintah, kalau quick count kan masing-masing punya sistem yang berbeda tapi kalau untuk melihat silakan saja namun nanti KPU akan mengumunkan hasil penghitungan resmi tanggal 9 Juli 2018. Masyarakat harus bersabar tunggu hasil yang resmi,” kata Iriawan usai meninjau pemungutan suara di TPS 22 Rutan Kebon Waru Kota Bandung, Rabu (27/06/2018).

Selain itu Iriawan pun berharap kepada para Paslon peserta Pemilu baik pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota untuk menghormari proses hitungan resmi dan tidak saling klaim pemenang.

“Kami imbau juga kepada para Paslon hormati dulu proses penghitungan resmi, bolah merasa unggul tapi tunggu dulu hasil dari KPU, kami harap untuk menahan diri saja,” ucapnya.

Di TPS 22 Rutan Kebon Waru, Iriawan didampingi ketua KPU Jabar tiba pukul 12.10 Wib langsung meninjau proses pemungutan suara dan memastikan semua penghuni Rutan menyalurkan hak pilihnya. Iriawan mengatakan semua masyarakat Jabar berhak mendapatkan hak politiknya. Sebab menurutnya, salah satu parameter kesuksesan Pemilu adalah tingginya angka partisipasi masyarakat dalam menyalurkan suara.

“Salah satu parameter keberhasilan penyelenggaan Pemilu adalah tersalurkannya hak politik masyarakat. Artinya walaupun di Rutan semua tersalurkan, makin sedikit yang tidak menyalurkan itu semakin berhasil,” ujarnya.

Di Rutan Kebon Waru tersebut terdaftar sebanyak 1937 pemilih yang dibagi kedalam 3 TPS. Dari jumlah tersebut ada 17 orang yang tidak menyalurkan hak pilihnya, diantaranya karena 13 orang tercatat bukan warga Jabar dan 4 orang merupakan warga negara asing.

“Alhamdulillah terima kasih kepada penyelenggara Pemilu disini, sehingga semua yang ada di wilayah kita bisa menyalurkan hak nya,” katanya.

Iriawan mengungkap, dari pantauannya ada sedikit permasalahan menjelang pemungutan suara ini. Yaitu di Kabupaten Cirebon tepatnya di daerah Plumbon ada 2642 surat suara yang hilang. Namun di hari pemungutan suara, surat suara yang hilang tersebut sudah dipenuhi dengan diganti surat suara baru.

“Surat suara yang hilang itu sudah kita lakukan pendalaman kenapa bisa hilang yang jelas KPU dibantu Bawaslu sudah memenuhi surat yang hilang itu. Saya pantau terus dan Alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik hari ini,” ujar Iriawan.

Selain di Kabupaten Cirebon, ada 29 lembar surat suara yang rusak karena basah di Kabupaten Bandung Barat. Setelah melalui proses pengeringan, surat suara yang basah tersebut dapat kembali digunakan saat pemungutan suara.

Dari segi keamaman, Iriawan memastikan sampai saat ini proses pemungutan suara di seluruh Jabar umumnya berjalan lancar dan kondusif.

“Situasi keamanan saya terus komunikasi dengan keamanan yang membawai Kamtibmas, Alhamdulillah situasi dalam keadaan kondusif, kita harapkan dari mulai pemungutan dan rekapitulasi suara semua lancar,” tuturnya.

Usai meninjau TPS, Iriawan pun langsung melakukan komunikasi dengan seluruh desk Pilkada se-Jebar melalui video conference di Gedung Sate. Iriawan bisa memantau langsung perkembangan situasi pemungutan suara di seluruh Jabar.

“Saya memantau perkembangan desk pilkada se-Jabar, mulai dari pemungutan suara, keamanan dan permasalahan dari mereka. Semua tidak ada masalah berjalan lancar,” pungkasnya.

Angka Partisipasi Pemilih Jabar Meningkat

Angka partisipasi masyarakat Jawa Barat pada Pilkada serentak 2018 baik pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, tercatat sementara meningkat menjadi 72 persen. Angka yang diperoleh dari KPU Jabar tersebut meningkat cukup signifikan dari Pilkada sebelumnya yang menyentuh angka 63 persen.

Menanggapi hal itu, Penjabat Gubernur Jabar mengaku bersukur dan mengucapkan terimakasih atas kesadaran masyarakat Jabar telah menyuarakan hak politiknya.

“Alhamdulillah kali ini partisipasi masyarakat meningkat, tadi menurut rekapan dari KPU Jabar lebih dari 72 persen angka partisipasinya, ini sementara ya karena masih belum terhitung semua,” kata Iriawan di kantor Desk Pilkada Jabar, Gedung Sate Bandung, Rabu (27/06/2018).

Walaupun demikian Iriawan mengatakan, angka tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan pemerintah yaitu 77 persen.

“Target kita 77 persen, yang jelas meningkat dari Pilkada sebelumnya yaitu 63 persen, signifikan sekali ya peningkatannya,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut dikarenakan gencarnya sosialisasi oleh pemerintah daerah dan KPU serta kesadaran masyarakat.

“Kita terus ingatkan masyarakat untuk segera ke TPS, Alhamdulillah ini cukup membanggakan ya. Terima kasih peran media juga, karena salah satu parameter kesuksesan Pemilu adalah meningkatnya partisipasi pemilih,” ucap Iriawan.

Dari 27 Kabupaten dan Kota di Jabar, Kota Jabar menjadi daerah paling tinggi angka partisipasi pemilihnya yaitu mencapai 82 persen. Masyarakat Jabar tahun ini mengikuti Pilkada serentak untuk 16 Kabupaten, Kota dan 1 Provinsi.

“Banjar yang paling tinggi, angka partisipasinya 82 persen, itu luar biasa karena penduduknya juga tidak terlalu banyak,” ujarnya.

(HUMAS JABAR)

Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih Kalah di TPS Sendiri

1
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Calon Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih kalah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Kelurahan Banjar. Sedangkan Maman Suryaman unggul.

TPS tersebut merupakan tempat dimana Ade Uu Sukaesih memberikan hak suaranya.

BACA JUGA:

Tim Damkar Rancah Berhasil Evakuasi Anak Meninggal di Dalam Gorong-gorong

Berdasarkan pengumuman dari TPS 4 Kelurahan Banjar, suara paslon Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana memperoleh 131 sedangkan paslon Maman Suryaman-Irma D Bastaman 181. Suara tidak sah 8 dengan total suara 312 dan total surat suara 320.

Terpantau saat berita ini diunggah para saksi sedang menandatangani berita acara perhitungan suara.

(Boip)

Pilkada Ciamis: Quick Count LSI Pasangan HY 61,14% Idola 38,86%

0

CIAMIS, FOKUSjabar.co.id :  Pasangan Herdiat Sunarya-Yana D Putra unggul di Pilbup Ciamis 2018 berdasarkan quick count (hitung cepat) versi LSI (Lingkaran Survey Indonesia) Denny JA. Pasangan HY mengalahkan pasangan petahana Iing Syam Arifin-Oih Burhanudin.

Data quick count pilbup Ciamis versi LSI Denny JA hingga pukul 19.17 WIB dengan 97.20 % data yang sudah masuk, Rabu (27/6/2018), Dengan hak pilih sebesar 74.92 % dari jumlah DPT 920.858 pemilih.

Herdiat Sunarya-Yana Diana Putra unggul dengan perolehan suara 61,14%. Sementara Iing Syam Arifin-Oih Burhanudin: 38,86%. Selisih diantara kedua pasangan ini sebesar 23 %

Pasangan nomor urut 1 Herdiat Sunarya- Yana D Putra unggul disemua Dapil di kabupaten Ciamis.

Peneliti LSI Fadli Fahri Fauzan mengatakan, hasil quick count tersebut diambil dari sampel 250 TPS, tersebar dibeberapa titik secara acak. Hasil Quick Count ini menggunakan Metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 1 persen.

“Pengalaman kita, hasil Quick Count LSI dibeberapa Pilkada selisihnya tidak sampai 1% dengan hasil Real Count KPUD, jadi kami yakin hasilnya tidak akan jauh dengan hasil Quick Count LSI” jelas Fadli.

Sambung Fadil, dengan sisa data yang belum masuk sebesar 2.80 %, dipastikan pasangan Herdiat – Yana menang dalam Pilkada Ciamis.

(Husen Maharaja/DAR)

Kalah di Quick qount, Deddy Mizwar Ucapkan Selamat kepada Rindu

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Hasil hitung cepat (Quick qount) sudah selesai dan hasilnya pasangan Cagub-Cawagub nomor 1 unggul Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum memenangkan Pilgub Jabar 2018.

Di urutan kedua Sudrajat-Ahmad Syaikhu urutan ketiga Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dan posisi bontot TB Hasanuddin-Anton Charliyan.

Cagub Jabar Deddy Mizwar berterimakasih kepada masyarakat, para pendukung, penyelenggaran Pemilu, TNI, Polri dan semuanya atas semua yang telah dilakukan.

“Selamat kepada nomor urut satu, sekarang saatnya menyatukan seluruh elemen untuk bersama-sama membangun Jawa Barat. Semoga pemimpin terpilih bisa amanah,” kata Deddy Mizwar, Rabu (27/6/2018).

Deddy pun meminta maaf atas segala kesalahan. Dia berharap seluruh usaha selama ini mendapat nilai di sisi Alloh SWT.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Deddy-Dedi, Irfan Suryanegara, atas nama pendukung Deddy-Dedi, menyampaikan terima kasih kepada semua.

“Kami ucapkan selamat kepada pasangan Rindu,” kata dia.

Saat ini ada 17 Pilkada di Jabar, dan Demokrat menempatkan 8 kadernya yang memenangkan Pilkada.

“Mudah-mudahan ini menjadi pertanda kepercayaan masyarakat kepada kami,” tutur dia.

(LIN)