MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka meluncurkan inovasi SIGAP SARPRAS 2026 demi mempermudah pendataan sarana dan prasarana sekolah. Sistem berbasis Google Form ini hadir untuk memangkas birokrasi pelaporan sehingga kondisi fasilitas sekolah tercatat lebih mudah, cepat, dan akurat.
Pihak dinas menggelar sosialisasi program selama dua hari, yakni pada 13–14 Oktober 2026, yang tersebar di tiga lokasi subrayon. Seluruh kepala sekolah beserta operator sarana prasarana tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menghadiri agenda penting ini.
Baca Juga: 148 Remaja Majalengka Ajukan Dispensasi Nikah ke Pengadilan Agama
Agenda sosialisasi terbagi ke dalam tiga wilayah koordinasi:
- Subrayon 1: Berlangsung di SMPN 3 Majalengka dengan merangkul 26 SMP negeri.
- Subrayon 2: Bertempat di SMPN 2 Jatiwangi yang melibatkan 23 SMP negeri.
- Subrayon 3: Berlokasi di SMPN 1 Talaga dengan peserta mencapai 30 SMP.
Melalui terobosan ini, pihak sekolah dapat memperbarui data fasilitas kapan saja secara real-time. Keberadaan data presisi ini sekaligus membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan riil setiap sekolah.
Apresiasi Kepala Dinas Pendidikan Majalengka
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhammad Umar Ma’ruf, menyampaikan apresiasi tinggi atas gagasan dari Kepala Seksi Kelembagaan, Sarana Prasarana dan Aset SMP, Adam Suhara.
Umar menekankan bahwa ketersediaan data akurat memegang peranan krusial dalam menentukan arah kebijakan publik serta mendongkrak mutu pelayanan pendidikan di daerah.
“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah ini. Data yang akurat menjadi dasar kebijakan yang tepat untuk meningkatkan pelayanan pendidikan yang Langkung Sae, khususnya dalam bidang sarana prasarana SMP,” ujar Umar pada Rabu (14/10/2026).
Umar pun menaruh harapan agar pengembangan SIGAP SARPRAS ke depan tidak berhenti di jenjang SMP saja, melainkan merambah tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Taman Kanak-kanak (TK).
Dukungan MKKS dan Harapan Project Leader
Dukungan serupa mengalir dari Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Majalengka, Anto Irianto. Ia memuji langkah taktis dinas pendidikan dalam memodernisasi tata kelola data sekolah.
“Keren lah pokoknya,” ungkapnya singkat.
Sementara itu, Project Leader SIGAP SARPRAS, Adam Suhara, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Penjabat Bupati Majalengka, Kepala Dinas Pendidikan, jajaran MKKS, kepala sekolah, operator, serta seluruh pihak yang menyukseskan program ini.
Adam berharap platform SIGAP SARPRAS mampu memberi kemudahan bagi sekolah saat melaporkan kondisi sarana fisik. Hasil pengumpulan data tersebut akan menjadi pijakan utama Dinas Pendidikan dalam menentukan skala prioritas perbaikan gedung maupun fasilitas sekolah.
Melalui peluncuran SIGAP SARPRAS 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka terus mendorong tata kelola pendataan yang tertib, mutakhir, dan akuntabel demi mewujudkan visi Data Akurat, Kebijakan Tepat, Pelayanan Meningkat untuk Pendidikan Majalengka Langkung Sae.
(Jilly Ortega)



