spot_imgspot_img
Jumat 17 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8083

Tanggul Jebol, Jalan Perumahan Adipura Masih Terendam

0
banjir jakarta fokusjabar.id
Ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kejadian tanggul jebol yang merendam jalanan serta sekitar 1800 rumah di Perumahan Adipura Kel. Rancabolang, Kec. Gedebage sejak Jumat (23/2/2018) kemarin belum surut.

Dari keterangan Kabid Penanggulangan Bencana Dikar PB Kota Bandung, Sihar Pandapotan Sitinjak saat ini pihaknya tengah melakukan assesmen dan menanggulangi tanggul jebol ini.

“Waktu malem itu sekitar jam 12 kami sudah melakukan penyedotan karena kebetulan ada pipanya di cluster Tulip. Namun karena air di sungainya juga meluap jadi sulit surut,” ungkap Sihar mengutip PRFM, Sabtu (24/2/2018).

Sihar menambahkan, tanggul yang jebol sepanjang 5 meter dengan lebar 1,5 meter merendam rumah dan jalan di 3 RW, yakni RW 08 (cluster Palem), 09 (cluster Pinus), dan 10 (cluster Tulip) hingga lutut orang dewasa.

Diketahui warga di cluster Palem, terdiri dari 5 RT sekitar 250 kepala keluarga (KK) dihuni sekitar 800 jiwa. Di cluster Pinus terdiri dari 5 RT sekitar 250 KK, dihuni sekitar 700 Jiwa. Dan di cluster Tulip terdiri dari 5 RT sekitar 300 KK, dihuni 900 Jiwa.

“Untuk sementara dilakukan penyedotan dulu, nanti kalau sudah surut bisa dilakukan perbaikan sesegera mungkin,” pungkasnya.

(Vetra)

Taklukkan Priangan Selection Gomez Bersyukur 

0

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Persib Bandung mampu meraih kemenangan dengan skor telak 4-0 atas Priangan Selection di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, Sabtu (24/2/2018).

Pada laga uji coba tersebut Persib tampil menguasai permainan. Empat gol yang bersarang di jala lawan dicetak oleg Supardi Nasir, Ezechiel N’douassel, Oh In-Kyun dan Airlangga Sucipto.

Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez menuturkan, kemenangan tersebut sangat bagus bagi anak asuhnya. Karena dengan begitu kepercayaan diri akan bertambah.

“Ini bagus bagi kami, karena kami selalu ingin meraih kemenangan di setiap saat. Ini positif bagi tim,” kata Gomez di Favehotel, Tasikmalaya, Sabtu (24/2/2018).

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Persib sendiri pada laga tersebut menurunkan seluruh pemain yang dibawanya, sehingga pemain muda mendapatkan kesempatan bermain, meski bermain dengan durasi 2 x 30 menit.

“Karena kami bisa bermain selama 60 menit dan kami juga bisa memainkan pemain muda, ini juga bagus bagi Bobotoh karena mereka bisa melihat pemain kami,” jelasnya.

(Arif/LIN)

Warga Bogor Amankan Pria Bersenjata yang Masuk ke Pondok Pesantren

0
Ilustrasi (web)

BOGOR, FOKUSJabar.id: Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Arrifaiyah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulan, Kabupaten Bogor mengamankan seorang pria bersenjata tajam yang masuk ke ponpes.

Direskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Umar Surya Fana pun membenarkan hal tersebut.

“Pria itu berusia 33 tahun. Sekarang sudah kita amankan karena gerak-geriknya mencurigakan. Pria itu masuk ke Ponpes Arrafaiyah, kemudian mendatangi santri dan langsung duduk di ruang tamu. Dia menanyakan tempat pimpinan ponpes sambil meminta minum,” terang Umar.

Karena curiga, para santri pun meminta warga untuk mengecek pria tersebut. Ketika dilakukan pemeriksaan badan, ditemukan dua buah senjata tajam jenis golok dan pisau yang disimpan di pinggang.

Pria tersebut diamankan di Kantor Desa Sukamaju, kemudian dibawa ke Polsek Cibungbulang, dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Bogor untuk dimintai keterangan.

Dari identitasnya, pria itu bernama Mahmudin (33), warga Kampung Sipak, Jasinga, Kabupaten Bogor.

“Terkait kedatangannya ke pesantren pun masih didalami, pungkas Umar melansir PRFM.

(Vetra)

Di Bandung Ada 32 Titik Rawan PMKS, Dinsos Imbau Warga Tidak Beri Uang

0
PMKS di Kota Bandung (IST)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Bandung dinilai mengganggu oleh sebagian masyarakat. Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, ada tiga pendekatan yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Bandung untuk menanggulangi PMKS, yaitu melalui keluarga, komunitas, dan pembinaan.

Tono menuturkan, sebenarnya anak jalanan yang tercatat pada 2017 lalu hanya 172 orang dan sudah diberikan pembinaan. Namun, PMKS di Kota Bandung sendiri kebanyakan merupakan PMKS tumpangan yang sengaja diliarkan di Kota Bandung.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Menurut Tono, PMKS juga sudah ada yang meresahkan seperti memaksa, mengetok pintu, memecahkan kaca, dan lain-lain.

Ia menyatakan, di Kota Bandung ada 32 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

“Pada saat ini masyarakat harus bisa melihat bahwa sangat sulit untuk memberantas PMKS, terutama yang di Pasteur di bawah Hasan Sadikin, di perempatan Riau, perempatan Mohammad Toha, perempatan Buah Batu, sampai Pasir Koja. Titik-titiknya kita sudah hafal, jadi ada 32 titik rawan,” ujar Tono mengutip PRFM, Sabtu (24/02/2018).

Tono mengimbau warga Kota Bandung untuk tidak memberikan uang kepada PMKS.

“Kami minta bantuan kepada masyarakat untuk tidak memberikan uang (kepada PMKS) karena kalau terus memberikan uang, pasti ada terus PMKS. Padahal itu pelanggaran besar,” pungkasnya.

(Vetra)

Terancam Pergerakan Tanah, Warga di Tanjungsari Ciamis Kosongkan Rumah

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang Warga Dusun Sukamaju, Desa Tanjungsari, Rajadesa, Kabupaten Ciamis Charlan (45) terpaksa memboyong keluarganya keluar dari rumahnya dan mengungsi.

Charlan mengungsi karena rumahnya rusak parah akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak Kamis (22/2) lalu.

Warga menunjukkan retakan akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak Kamis lalu (foto Husen)
Warga menunjukkan retakan akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak Kamis lalu (foto Husen)

“Rumah pak Charlan ini sudah tidak bisa dihuni lagi. Di dalam dan sekitar rumahnya terjadi retakan tanah,” kata Sekretaris Desa Tanjungsari Asep Anwar, Sabtu (24/2/2018).

Sejak Kamis lalu, tanah di lokasi berdirinya rumah Charlan terus bergerak dan membahayakan. Alhasil, Charlan dan keluarga harus mengungsi.

” Di lokasi itu paling parah terjadi pergeraka  tanah,” kata dia.

Selain rumah milik Charlan di Dusun Sukamaju, pergerakan tanah pun mengancam 10 rumah warga lainnya.

“Kalau malam, 10 rumah itu dikosongkan karena takut terjadi hal tak diinginkan, apalagi tanah terus bergerak,” jelas dia.

(Husen Maharaja/LIN )  

Manajemen Persib Agendakan Launching Tim Maret Ini

0
Ilustrasi (web)
BANDUNG,FOKUSJabar.id : Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akan segera me-launching tim Persib Bandung yang disiapkan untuk tampil di kompetisi Liga 1 2018.

Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono mengatakan bahwa acara tersebut belum dipastikan waktunya. Namu  kemungkinan besar perkenalan tim Maung Bandung akan digelar awal Maret 2018.

Saat ini, kata Kuswara, manajemen masih menunggu jadwal pasti kompetisi Liga 1 2018 dari operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Sebelumnya, LIB berencana menggelar pertandingan perdana kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional pada 10 Maret mendatang.

“Rencananya awal Maret, tanggalnya sedang dimatangkan antara 3 atau 4 Maret ini, kami pun masih nunggu jadwal pasti dari PT Liga, karena belum memberi tahu secara formal, kompetisi tanggal berapa,” kata Kuswara.

Selain itu, manajemen Persib pun belum memastikan tempat untuk launching. Meski begitu, Kuswara sudah memiliki beberapa pilihan tempat.

“Tempat juga sedang kami siapkan dan cari yang pas. Kalau tempat sudah pasti nanti kami konfirmasi kembali,” ucapnya.

(Arif/LIN)

Tanah Amblas Ancam Puluhan Rumah di Garunggang Ciamis

0
Tanah amblas
Tanah amblas. (Foto: Dok Fokusjabar.id)
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Puluhan rumah warga di Dusun Garunggang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis terancam ambruk akibat pergeraka  tanah.

“Awalnya itu hari Kamis (22/2) lalu, tiba-tiba saja tanah amblas,” kata Sekretaris Desa Tanjungsari Asep Anwar, Sabtu (24/2/2018).

Asep menduga tanah amblas itu terjadi lantaran kontur tanah yang labil dan tidak kuat menahan curah hujan yang tinggi.

“Sejak hari Kamis lalu hingga hari ini rekahan tanah terus melebar bahkan sudah mencapai 10 sentimeter,” kata dia.

Dari 44 rumah yang mengalami tanah amblas, dua di antaranya paling parah hingga penghuninya harus mengungsi.

“Kedua rumah itu sudah dikosongkan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,” jelas Asep.

Asep mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah kabupaten dan BPBD sudah datang.

“BPBD Kabupaten Ciamis sudah mengkaji kontur tanah, tetapi belum ada keterangan jelas,” pungkasnya.

(Husen Maharaja/LIN)