spot_imgspot_img
Sabtu 17 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8044

22 Tahun Berdiri, Yayasan Ukhuwah Islamiyah Konsisten Bangun Masyarakat Sejahtera

0
Ahmad Heryawan (Kanan) di acara Halal Bi Halal Yayasan Ukhuwah Islamiyah. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Di Indonesia, khususnya di Kota Bandung ada banyak kelompok yang konsisten membantu masyarakat kurang mampu lewat kegiatan sosial. Salah satunya adalah Yayasan Ukhuwah Islamiyah yang sudah berdiri sejak 22 tahun lalu.

Ketua Yayasan Ukhuwah  Islamiyah Jawa Barat (Jabar) Said Umar Maretan mengatakan, yayasan yang dipimpinnya itu merupakan kelompok sosial yang berasal dari berbagai kalangan seperti Nahdliyin, Muhammadiyah, Persis, maupun Al-Irsyad yang mempunyai tujuan yang sama yakni membangun bangsa.

“Kurang lebih hampir 22 tahun perkumpulan Yayasan Ukhuwah Islamiyah ini menggelar acara sosial. Kami ini datang dari banyak bahkan untuk semua golongan. Baik dari Nahdliyin, dari Muhammadiyah, dari Persis,  Al Irsyad, semua golongan masuk di dalam Yayasan Ukhuwah Islamiyah, kita bersatu di dalam Dinul Islam,” kata Said saat menggelar acara Halal Bi Halal bersama Eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan, di Gedung Tupperware Jalan Buah Batu, Bandung, Minggu (22/7/2018) malam.

Kegiatan sosial yang terus dilakukan Yayasan Ukhuwah Islamiyah salah satunya adalah infak.

Said menerangkan, pada bulan Ramadan kemarin anggota yayasan yang dipimpinnya berhasil mengumpulkan zakat berupa beras sebanyak 275 ton dan uang Rp12 juta.

Dia mengungkapkan, kegiatan yang sama juga dilakukan di puluhan cabang Yayasan Ukhuwah Islamiyah yang ada di Indonesia. Said  berharap lewat kegiatan sosial tersebut dapat menjadikan Indonesia maju dan sejahtera.

“Kita ini bersama-sama membangun bangsa dan membantu sesama saudara-saudara kita yang tidak mampu,” pungkasnya.

(Ibenk)

Bandung West Java Marathon 2018 Optimisme Memajukan Sport Tourism

0
foto : Arsip DCS bjb

BANDUNG, FOKUSJabar,co,id : Di Indonesia dalam kurun waktu 6 tahun terakhir tren olah raga lari menduduki angka popularitas tertinggi, olah raga lari tidak hanya membuat kita menjadi sehat, tapi juga menunjang gaya hidup. Menurut survei yang dilakukan oleh Sun Life Financial Asia pada tahun 2016, lari adalah olahraga paling popular di Indonesia dibanding bersepeda dan berenang. Berbagai event kompetisi lari sering kali digelar dan selalu mendapat respon yang sangat bagus dari semua kalangan. Salah satu kompetisi run paling populer di Indonesia adalah West Java Marathon yang rutin digelar setiap tahun di Jawa Barat. Bahkan pada tahun 2017 lalu, West Java Marathon dinobatkan sebagai “The Best Half Marathon Race and The Best Medal of The Year” versi Runhood Online Magazine.

Kini lomba lari yang paling dinantikan tersebut, Pocari Sweat Bandung West Java Marathon 2018 kembali hadir dengan mengusung konsep The Pride of West Java Sport Tourism. Acara ini sangat didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan tentunya bank bjb sebagai salah satu event yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Para peserta akan berlari melewati landmark dan tempat bersejarah yang menjadi ciri khas Kota Bandung dengan rute Gedung Sate – Pusdai – Surapati – Layang Pasupati – DR. Djunjunan – WR. Supratman – Jend. A. Yani – H. Ibrahim Adjie – Terusan Jakarta – Kiaracondong – Jend. Gatot Subroto – Turangga – RE. Martadinata – Pelajar Pejuang 45 – Malabar – Palasari – Lodaya – Burangrang – Simpang Lima – Asia Afrika – Banceuy – ABC – Naripan – Braga – Suniraja – Kebon Jukut – Otista – Kebon Sirih – Aceh – Wastukencana – Padjadjaran – Cihampelas – IR. H. Juanda – Merdeka – Jawa – Bangka – Lombok – Riau – Citarum – Ciliwung dengan tetap mengedepankan SAFERUNNING.

Dalam hal ini bank bjb kembali menggandeng Pocari Sweat untuk menyelenggarakan Event Marathon yang terbagi mejadi 4 kategori yaitu 5K, 10K, Half Marathon (21K) dan Full Marathon (42K). Hal ini merupakan bentuk dukungan bank bjb sebagai salah satu sponsor yang diharapkan dapat memajukan dan mendorong Sport TourismJawa Barat khususnya Kota Bandung. Melalui program ini juga, bank bjb berharap dapat mendongkrak jumlah nasabah (Number of Account) dan menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) baru. Selain DPK dan NoA, event ini merupakan momentum yang tepat untuk mempromosikan produk, layanan dan jasa perbankan bank bjb kepada masyarakat. Event ini akan diikuti oleh ±8.000 pelari baik dari lokal maupun mancanegara dan rencananya akan diikuti oleh 13 Negara. Melalui event tersebut bank bjb memberikan kemudahan kepada peserta yang membuka tabungan bjb Tandamata dengan saldo awal/top up Rp. 1.250.000,- untuk kategori 42K (Full Marathon), Rp. 1.000.000,- untuk kategori 21K (Half Marathon), Rp. 750.000,- untuk kategori 10K, dan Rp. 500.000,- untuk kategori 5K akan mendapatkan tiket gratis *(syarat dan ketentuan berlaku).

Senior Vice President of Corporate Secretary Division bank bjb Hakim Putratama mengatakan bahwa bank bjb mendukung perkembangan olahraga dan pariwisata di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Untuk itu bjb kembali memainkan peran penting dalam Bandung West Java Martahon ini. “Kehadiran kami untuk kali kedua di dalam Bandung West Java Marathon merupakan bentuk konsistensi kami menjadi bagian dalam Membangun Indonesia dan Memahami Negeri yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tapi juga di bidang olahraga. bank bjb berharap ajang Bandung West Java Marathon dapat menjadi wadah pembibitan dan pembinaan strategis cabang olahraga atletik sehingga kedepannya mampu melahirkan atlet-atlet Marathon kelas dunia,” tutup Hakim.

Tidak hanya West Java Marathon, bank bjb juga aktif terlibat dalam gelaran lari green run bertajuk West Java Eco Marathon yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Jabar pada bulan Oktober tahun lalu. Mengusung konsep wisata alam, West Java Eco Marathon berlangsung di pegunungan Pangalengan, Kabupaten Bandung sebagai rute dengan ketinggian antara 1.100 hingga 1.750 di atas permukaan laut. Pelari harus melewati bukit perkebunan teh Malabar, Kertamanah dan Cinyiuran. Pelari disuguhkan eksotisme pemandangan alam berupa sungai, danau, hutan, pedesaan serta gheothermal Wayang Windu. Sehingga West Java Eco Marathon memberikan pengalaman berbeda yakni berlari di udara dingin. Tidak lupa, atraksi seni turut ditampilkan di gelaran yang memiliki kategori di semua nomor lari tersebut.

Sementara untuk kategori night run, bank bjb memiliki gelaran rutin sejak tahun 2016 bertajuk bjb NovembeRun. Melalui ragam permainan air, NovembeRun menyajikan euforia di setiap akhir tahun. Pada edisi pertama tahun 2016, NovembeRun mengambil tema “Water Gun Festival” dengan konsep perang air. Sementara untuk tahun 2017, “Foamtastic” dipilih sebagai tema besar NovembeRun. NovembeRun pada dasarnya menggabungkan dua unsur berbeda dalam satu paket acara. Sebuah gelaran lari yang dikemas secara menghibur melalui ragam rintangan sepanjang rute perjalanan, seperti hujan buatan hingga labirin serta kehadiran hiburan musik. Untuk edisi tahun 2017, bank bjb turut mengundang Herjunot Ali dan Kartika Ayu sebagai bintang tamu. “NovembeRun adalah bentuk apresiasi bank bjb untuk para runners dan generasi muda yang gemar nongkrong sehat. Judulnya adalah fun run,” ujar Hakim saat membuka gelaran NovembeRun 2017 lalu.

(HW)

Bacaleg NasDem Ini Ajak Generasi Millennial tidak Alergi Politik

0
Dede Saepuloh

GARUT, FOKUSJabar.id : Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Garut Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Dede Saepuloh mengajak generasi millennial (anak muda) untuk tidak alergi atau takut terjun ke dunia politik.

Pasalnya, politik merupakan sebuah sarana untuk mengabdi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan modal kepedulian kita kepada sesama dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA:

Sekolah Sungai Cimanuk Bakal Tanam 500 Pohon di Hari Bumi Sedunia

“ Melalui politik, kita bisa memperjuangkan kebijakan yang bisa mengubah masya­rakat menjadi lebih baik,” kata Dede, Minggu (22/7/2018) malam.

Selain itu, dia ingin mendengar sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat kecil. Dengan begitu, bisa memperkecil tingkat kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat Kecamatan Banjarwangi, Bayongbong, Cigedug, Cikajang, Cisurupan, Peundeuy, Cihurip, Singajaya dan Kecamatan Sukaresmi khususnya.

Menggunakan perahu politik Partai Nasional Demokrat (NasDem), Dede Saepuloh berharap mendapatkan kepercayaan masyarakat menjadi wakil rakyat di Gedung Patriot.

Menurutnya, jika terpilih menjadi anggota DPRD Garut periode 2019-2024, dia ingin mendorong pemerintah mengakomodir kepentingan masyarakat kecil dengan mengembangkan sektor perindustrian salah satunya.

“ Garut memiliki potensi laut dan sumber kekayaan alam. Jika di topang dengan perindustrian memadai, tentunya bakal membantu pembangunan maupun perekonomian,” ungkap Dede.

Untuk merealisasikan tekadnya tersebut, dirinya memohon doa sekaligus dukungannya dari seluruh masyarakat Dapil 4.

“ Saya mohon doa dan dukungannya dari warga se-Dapil 4 agar bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat kecil,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Diduga Pusing, Abdul Patah Tewas Terjatuh ke Dalam Sumur

0
Foto Husen

CIAMIS,FOKUSJabar.id : Abdul Patah (77) warga Dusun Selaawi Desa Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis ditemukan sudah tewas didalam sumur di samping rumahnya. Minggu (22/7/2018) petang. Kejadian itu sempat menghebohkan warga.

Informasi yang berhasil dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, korban jatuh ke dalam sumur saat suasana sedang sepi. Jadi tak ada yang tahu bagaiamana kejadian sebenarnya tahu-tahu korban sudah ditemukan di dalam sumur dengan kondisi sudah meninggal dunia.

“Tadi istrinya mencari keberadaan korban namun saat melihat kedalam sumur terlihat ada sesosok jasad didalam sumur itu,” kata Hermansyah salah seorang warga. Tapi  diduga korban terjatuh kedalam sumur akibat pusing saat sedang menimba air.

” Menurut informasi dari keluarganya korban ini mempunyai riwayat penyakit stroke dan pusing-pusing,” katanya.

Dadang melanjutkan, rupanya saat penyakitnya kambuh dan sedang mengambil air disumur tersebut korban terjatuh, disumur itu.

“Saat ini korban sudah berhasil dievakuasi dari dalam sumur dan sedang dipulasara sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DAR)

Nyaris Unggul, Persib Malah Bawa Satu Poin dari Banjarmasin

0
BANJARMASIN, FOKUSJabar.id : Persib Bandung mengamankan satu poin pada pertandingan tandang Liga 1 seusai bermain imbang 2-2 dengan Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu malam (22/7/2018).
Persib yang bermain sebagai tamu mempu memberikan perlawanan dan bisa unggul lebih dulu 0-1 atas Barito Putera di menit 42. Setelah Oh In-Kyun merobek gawang Barito Putera.
Tertinggal satu gol, tuan rumah mencoba membalas dan pada masa injury time Aaron mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut tetap bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tetap tinggi, jual beli serangan diperagakan oleh kedua kesebelasan. Namun, belum ada yang bisa menambah pundi-pundi gol.
Persib memasukan pemain anyarnya Patrich Wanggai untuk menambah daya gedor di lini depan, menggantikan Febri Hariyadi. Tak lama berselang, Maung Bandung mampu unggul 2-1 atas Barito setelah sepakan Ezechiel di menit 80 merobek gawang tim tuan rumah.
Pada menit 87, Persib kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukan M Sabillah menggantikan Ghozali Siregar.
Menit 89, Barito Putera berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah sundulan Ady Setiawan tidak bisa diantisipasi Muhammad Natshir. Menjelang laga usai, jual beli serangan diperagakan oleh kedua kesebelasan, namun skor imbang tetap bertahan.
(Arif/DAR)

PKS Tasik Gelorakan Terus 2019 Ganti Presiden

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tasikmalaya tidak pernah berhenti menggelorakan semangat dan mengawal semangat tahun 2019 ganti Presiden. Gelora semangat itu digelorakan kader PKS Kota Tasik saat acara halal bihalal dan silaturahmi akbar tersebut, dihadiri ribuan kader, pengurus serta simpatisan PKS se-Kota Tasikmalaya termasuk hadir pula Anggota DPR/MPR RI Ustadz Thoriq Hidayat, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tetep Abdulatief.

“Tagar #2019gantipresiden yang diusung PKS pusat kita di daerah siap mensukseskan dan terus kita gulirkan karena ini sudah mendapatkan dukungan dan respon masyarakat khususnya di Tasikmalaya,”ujar Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya Agus Setiawan i Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Komplek Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya Minggu (22/07).

Agus mengatakan, jelang pilpres 2019, PKS pun terus bersemangat dan berkomunikasi dengan seluruh pengurus PKS pusat serta menyerap aspirasi masyarakat tidak benar kalau PKS berhenti menggelorakan tagline  #2019gantipresiden.

“Kami  tambah bersemangat karena mendapat dukungan penuh dari lapisan masyarakat yang tetap menginginkan 2019 ganti presiden, ini akan menjadi kemenangan PKS untuk menjadi Partai papan atas tahun 2019 nanti,”pungkasnya.

(Seda/DAR)

PSGC Ciamis Gagal Raih Poin Penuh Ditahan Imbang Lampung Sakti FC 1-1

0

CIAMIS, FOKUSJabar.id : PSGC Ciamis belum mampu meraih poin penuh dalam laga perdana Liga 3 Nasional. PSGC Ciamis ditahan imbang oleh tim tamunya Lampung Sakti FC dengan skor 1-1 di Stadion Galuh Ciamis Minggu sore (22/7/2108).

Jalannya pertandingan, PSGC Ciamis yang didukung oleh ribuan warga Ciamis mampu melakukan serangan. Namun karena kelengahan pemain belakang PSGC, Lampung Sakti FC mampu unggul dimenit awal 0-1.

Di babak pertama penguasaan bola didominasi oleh PSGC Ciamis. Namun sayang, meski banyak peluang tercipta, anak-anak asuh Heri Rafni Kotari ini belum mampu membuahkan hasil. Babak pertama skor sementara 0-1 untuk Lampung Sakti FC.

Di babak kedua, PSGC Ciamis terus gencar melakukan serangan, hasilnya sekitar menit 65 PSGC Ciamis mendapat hadiah pinalti, setelah pemain belakang Lampung Sakti FC menyentuh bola. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Ganjar Kurniawan yang menjadi penendang. Skor berubah menjadi 1-1. Kedua tim saling jual beli serangan, namun hingga akhir pertandingan skor tidak berubah. Sama-sama satu poin.

Asisten Pelatih PSGC Ciamis Dicky Aditia mensyukuri hasil imbang ini. Hasil itu merupakan yang maksimal dengan persiapan cukup singkat. Dibanding dengan lawan Lampung Sakti FC yang telah melakukan persiapan cukup lama. Menurutnya Lampung Sakti FC merupakan lawan yang cukup berat.

“Lampung Sakti memiliki pemain yang kualitasnya bagus, dibanding kami. Dengan hasil ini bagi kami sudah maksimal,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Lampung Sakti FC Nova Arianto mengaku pertandingan pertama ini dirasa cukup berat. Hasil imbang ini merupakan yang terbaik.

“Memang hasil satu poin sudah cukup bagi kami, tapi walaupun kami ingin bawa pulang tiga poin. Mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

(Riza M Irfansyah/ DAR)