spot_imgspot_img
Sabtu 17 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Minum Susu Kemasan, 20 Penerima MBG di Depok Pusing dan Diare

DEPOK, FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menindaklanjuti laporan dugaan gangguan kesehatan yang di alami sejumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah mengonsumsi susu kemasan.

Produk tersebut di ketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipayung Bojong Pondok Terong 4.

BACA JUGA:

Sempat Ditutup 6 Bulan, Kini DOS 3 Depok Dibuka dengan Fasilitas Baru

Sebagai langkah awal untuk memastikan keamanan produk, sampel susu kemasan telah di ambil untuk menjalani pemeriksaan laboratorium oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jawa Barat.

Pemeriksaan ini di lakukan guna mengetahui kondisi susu yang di konsumsi para penerima manfaat.

Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait setelah menerima laporan dari orang tua murid dan guru mengenai keluhan kesehatan yang di alami sejumlah penerima MBG.

Devi mengatakan, pengambilan sampel susu di lakukan oleh BPOM pada Senin, 12 Oktober 2026.

Sampel tersebut selanjutnya di bawa untuk di periksa lebih lanjut di laboratorium BPOM Bandung.

“Kami sudah berkoordinasi dan menindaklanjuti laporan orang tua murid dan guru mengenai keluhan kesehatan yang di alami sejumlah penerima MBG setelah mengonsumsi susu,” jelasnya, Jumat, 16 Oktober 2026.

Berdasarkan laporan awal yang dia terima, terdapat 12 penerima manfaat MBG yang mengeluhkan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi susu kemasan tersebut.

Data tersebut kemudian di tindaklanjuti melalui penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.

Dari hasil penelusuran tersebut, jumlah penerima manfaat yang di laporkan mengalami keluhan kesehatan bertambah menjadi 20 orang.

BACA JUGA:

Depok Kids Run Festival 2026 Hadirkan Family Fun Run 2.5K dan Kids Dash 40M

Keluhan yang di alami para penerima manfaat meliputi pusing dan diare. Gejala tersebut di laporkan muncul setelah mereka mengonsumsi susu kemasan yang di distribusikan melalui SPPG Cipayung Bojong Pondok Terong 4.

Laporan mengenai gangguan kesehatan tersebut menjadi dasar bagi Dinkes Kota Depok untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menindaklanjuti permasalahan.

Penanganan di lakukan dengan memperhatikan laporan yang di sampaikan oleh orang tua murid dan guru.

Salah satu langkah yang di tempuh adalah pemeriksaan sampel susu di laboratorium BPOM.

Pengujian tersebut di perlukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi produk yang di konsumsi oleh para penerima manfaat MBG.

Melalui pemeriksaan laboratorium di harapkan dapat mengetahui kondisi serta tingkat keamanan susu kemasan tersebut.

Hasil pengujian juga menjadi bagian penting dalam menindaklanjuti laporan keluhan kesehatan yang di terima Dinkes Kota Depok.

Devi menegaskan bahwa pemeriksaan di lakukan untuk memastikan keamanan produk yang telah di konsumsi para penerima manfaat. Dengan demikian, dugaan gangguan kesehatan tersebut dapat di tindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan yang tersedia.

BACA JUGA: UI Half Marathon 2026 Diikuti 5 Ribu Peserta, Kapolres Metro Depok Turut Hadir

“Pemeriksaan laboratorium di lakukan untuk mengetahui kondisi dan keamanan susu yang di konsumsi para penerima MBG ini,” tutupnya.

Penyebab pasti keluhan yang di alami para penerima manfaat belum dapat di pastikan hanya berdasarkan laporan gejala. Sehingga hasil pemeriksaan sampel susu di perlukan untuk memperoleh kejelasan lebih lanjut.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru