spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8010

Kejuaraan Piala PLN 2018, Upaya Gabsi Jabar Sosialisasi Cabor Bridge

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Lebih dari 300 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti gelaran Kejuaraan Bridge Piala PLN 2018 yang digelar di Bale Sumur Bandung, gedung PLN Distribusi Jabar, Jalan Asia Afrika Kota Bandung pada Jumat-Minggu (3-5/8/2018) lalu. Kejuaraan yang baru kembali digelar tahun 2018 ini setelah beberapa tahun vakum pun tercatat sebagai kejuaraan bridge dengan jumlah peserta terbanyak.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Ganbi) Jabar, Iwan Purwana menuturkan, kejuaraan tersebut merupakan salah satu program Gabsi Jabar untuk menggerakkan kegiatan olahraga Bridge sehingga semakin dikenal di masyarakat. Selain dari tujuan lain sebagai salah satu bentuk pembinaan atlet.

“Untuk peserta yang ikut, mencapai 58 tim dimana satu tim berjumlah 5 sampai 6 atlet. Jadi total jumlah atlet mencapai 300 lebih dan ini menjadi even yang diikuti peserta terbanyak,” ujar Iwan saat ditemui di Bale Sumur Bandung, gedung PLN Distribusi Jabar, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Selasa (7/8/2018).

General Manager (GM) PLN Distribusi Jabar ini menambahkan, kejuaraan memperlombakan beberapa kategori. Mulai dari kategori umum, ladies mix, senior, mahasiswa, pelajar, hingga instansi terbaik.

“Kegiatan Piala PLN ini kita satukan dengan pelaksanaan Sirkuit Jabar dengan total hadiah mencapai Rp120 juta. Rencananya, kita akan jadikan even kejuaraan Piala PLN ini sebagai even rutin,” katanya.

Dengan semakin banyak kompetisi yang dilakukan, lanjutnya, cabang olahraga bridge diharapkan semakin maju dan berkembang. Sehingga, generasi muda saat ini lebih tertarik untuk menekumi cabang olahraga bridge.

“Moto di bridge itu yakni dengan main bridge kita semakin cerdas. Ini karena bridge mengajarkan bagaimana kita mengolah otak, olah pikir hingga olah strategi. Kita ingin bridge ini ikut mengangkat martabat bangsa di tingkat dunia,” tegasnya.

(ageng)

Pemprov Jabar Antisipasi Kebakaran Hutan Jelang Asian Games

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Kehutanan melakukan sejumlah antisipasi kebakaran hutan saat musim kemarau dan menjelang penyelenggaraan Asian Games 2018.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dan bersikap waspada kebakaran hutan di saat musim kemarau.

BACA JUGA:

Kadin Garut Rekrut Aktivis Antikorupsi, Pastikan Iklim Usaha Bersih dan Transparan

“Sekaligus antisipasi Asian Games, jangan sampai ada kebakaran hutan yang pada akhirnya mengganggu pertandingan akibat adanya asap,” katanya di Bandung, Senin (6/8/2018).

Menurutnya berdasarkan surat edaran Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE13/PHPL/UHP/HPL.1/2018 tanggal 28 Mei 2018 lalu, Dinas Kehutanan Jabar sudah mengeluarkan surat edaran pada seluruh pengelola dan pemangku kawasan kehutanan.

“Surat di kirim ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jabar, pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, dan Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jabar Banten. Juga ke seluruh Dinas Kehutanan yang ada di kabupaten,” paparnya.

Sekda menuturkan, seluruh pemangku kawasan di minta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh elemen pengaman hutan dan lahan yang terkait dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Bentuknya dengan melaksanakan pelatihan, simulasi serta apel siaga pengendalian kebakaran hutan,” tuturnya.

Seluruh pihak juga di minta untuk meningkatkan koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan bersama instansi terkait seperti TNI, BPBD, kepolisian dan kelompok masyarakat.

“Kami juga minta aktif untuk memantau hotspot melalui website Sipongi dan cuaca harian serta informasi system peringkat bahaya kebakaran bekerja sama dengan BMKG,” ujarnya.

Iwa berharap, dengan kewaspadaan tinggi, meski saat ini tengah kemarau, kasus kebakaran hutan dan lahan di Jabar tidak terjadi.

“Kami juga minta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mewaspadai kondisi ini,” katanya.

(HUMAS JABAR)

Peringati Hari Antariksa Nasional, Lapan Ajak Masyarakat Lihat Angkasa

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar acara teropongan bintang di Halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Senin (6/8/2018).

Acara yang melibatkan masyarakat itu di gelar untuk memeringati Hari Antariksa Nasional sesuai Undang-undang No 21 tahun 2013 tentang Keantariksaan yang jatuh setiap tanggal 6 Agustus.

BACA JUGA:

Hardiknas 2026, Sekolah Sungai Cimanuk Garut Prihatin 19 Ribu Anak Putus Sekolah

“Kami ingin mengedukasi masyarakat dengan mengajak secara langsung untuk melihat hamparan antariksa. Kami pun membuat kubah planetarium mini untuk pemutaran film tentang antariksa,” kata panitia acara dari Lapan, Agustinus Gunawan Admiranto.

Publik sangat antusias, mereka hadir langsung ke Gedung Sate. Banyak orang tua membawa anak-anaknya untuk mengikuti beberapa acara yang di gelar LAPAN.

Mulai dari  pemutaran film tentang antariksa di planetarium mini dan penunjukkan beberapa wujud planet lewat teleskop yang di lakukan secara bergantian.

Menurut Gunawan, acara itu sekaligus kampanye Malam Langit Gelap. Lapan meminta semua pihak untuk mendukung kampanye itu dengan cara mematikan lampu luar selama satu jam mulai dari pukul 20.00-21.00 WIB.

“Selain untuk meminimalisasi polusi cahaya, kita juga mengajak masyarakat menyaksikan benda-benda langit dengan lebih jelas,” katanya.

(Ibenk/LIN)

Ditawari Bonus, Gomez Ingin Naik Gaji

0
foto web
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung Mario Gomez mampu membawa timnya berada di puncak klasemen sementara kompetisi Liga 1 2018 dengan mengoleksi 35 poin dari 19 laga yang sudah dilakoninya.

Hasil maksimal yang selalu didapat, membuat pelatih asal Argentina ini mendapatkan bonus, namun bonus tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi pada awal bergabung.

Sehingga, pihaknya meminta manajemen menaikan gajinya. Permintaan tersebut sebenarnya sudah diutarakan olehnya sejak tiga bulan lalu, artinya permintaan itu bukan karena Persib berada di posiai atas.

“Ya mereka tahu, karena kami sudah berdiskusi dua bulan lalu, bukan karena kami di atas. Sebelumnya (tiga bulan lalu) kami berdiskusi soal bonus tapi berjalan di jalur yang berbeda,” kata Gomez di Stadion Gelora Bandung Lautan api (GBLA), Kota Bandung, Senin (6/8/2018).

Gomez menambahkan, manajemen bebeda persepsi mengenai bonus, sehingga pihaknya berharap gajinya bisa naik.

“Soal ekonomi kami punya pandangan yang berbeda, mereka berpikir seperti ini, kami berpikir seperti ini dan kami tidak setuju. Tapi tidak ada yang bicara. Bukan karena kami di atas, meskipun kami di posisi lima atau enam kami tidak setuju dengan bonus,” ucapnya.

(Arif/LIN)

KKPS Jabar Segera Terapkan Layanan Pinjam Berbasis Sistem Informasi

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSjabar.co.id: Koperasi Konsumen Praja Sejahtera (KKPS) atau koperasi milik PNS Pemda Provinsi Jawa Barat akan menerapkan aplikasi pinjam berbasis sistem informasi. Dengan aplikasi ini anggota koperasi tidak perlu datang ke koperasi secara langsung apabila ingin mendapat layanan pinjam dari KKPS.

Hal itu dikatakan Ketua KKPS, yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa dalam Apel Pagi bersama para pegawai di lingkungan Setda Provinsi Jawa Barat di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin pagi (6/8/18).

“Koperasi kita sekarang sudah meningkat cukup signifikan. Dan sekarang kita ingin membangun sistem informasi dimana — contohnya orang Pameungpeuk pun tidak perlu datang ke koperasi, kalau ingin aplikasi pinjam,” ujar Iwa dalam arahannya saat apel.

Selain itu, lanjut Iwa, laporan keuangan yang akan disajikan pun real time atau bisa diketahui setiap saat oleh anggota koperasi. “Dan teman-teman mungkin cukup mengetahui setiap anggota koperasi berapa simpanan dan begitu nanti SHU (Sisa Hasil Usaha) tidak diambil lalu dipindahbukukan ke rekening yang bersangkutan, sehingga satu sen pun tidak ada yang dikorupsi. Begitulah kira-kita dan setiap pengeluaran akan saya jaga,” ungkapnya.

Semenara terkait kepemilikan saham PNS Pemda Provinsi Jawa Barat di BIJB Kertajati melalui KKPS ini, menurut Iwa anggota KKPS akan mendapat keuntungan melalui SHU.

“Dan setelah kita menjadi pemegang saham di BIJB. Kenapa kita jadi pemegang saham di BIJB? Karena dalam waktu tiga tahun ke depan BIJB ini akan untung dan kalau untung akan masuk lagi jadi SHU kita dan SHU akan ke bapak/ibu sekalian,” tutur Iwa.

Iwa menekankan, bahwa ada tiga hal yang menjadi penyebab koperasi di Jawa Barat kurang berkembang dengan baik. “Pertama, kurang amanahnya pengurus. Kedua, kurang profesionalnya pengelola, yang ketiga sempitnya prasar,” ungkap Iwa.

“Makanya saya sampaikan kepada pengurus beri saya waktu dua atau tiga tahun, ini (KKPS) akan menjadi yang terbaik di Indonesia,” pungkasnya.

(HUMAS JABAR)

Politisi Gerindra Tasik Bicara Kemerdekaan dan Peran Pemuda

0
(FOKUSJabar/Nanang Yudi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) Kabupaten Tasikmalaya, Gopur mengatakan sejarah terlahirnya bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran para pemuda yang telah jengah dengan kesewenang-wenangan penjajah Belanda ketika itu.

Maka terlahirlah Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Mereka dengan lantang menyuarakan bahwa bertumpah darah satu yaitu Indonesia, Berbangsa satu yaitu Bangsa Indonesia, dan menjungjung tinggi bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.

“Bulan Agustus 1945 tepatnya tanggal 17 merupakan tonggak sejarah terlahirnya kemerdekaan Bangsa Indonesia, pemuda memiliki peranan dalam merubah dari penjajahan ke alam kemerdekaan,” ungkap Gopur di kediamannya di Kecamatan Tanjungjaya, Senin (6/8/2018).

Dengan demikian kata Gopur, di alam kemerdekaan ini pemuda harus mampu berkontribusi bagi bangsa tercinta dengan membangun keutuhan berbangsa dan bernegara karena kaum muda adalah estafet kepemimpinan di masa depan.

“Mari kita semua bersatu membangun negeri ini dengan penuh damai dan rasa mencintai dan memiliki Indonesia, hindari perpecahan karena hal itu merupakan hal yang tidak diharapkan bagi para pendiri bangsa ini,” tegasnya.

Gopur mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya para pemuda untuk menumbuhkan jiwa-jiwa Nasionalis dengan berpegangan teguh pada Pancasila serta norma-norma Agama.

“Indonesia Raya harus merdeka dari segala bentuk penindasan, pemuda harapan bagi penerus bangsa harus teguh, kokoh dalam mengamalkan Pancasila, mari kita bangun bangsa ini dengan damai dan toleran,” pungkasnya.

(Nanang Yudi/DAR)

MUI Jabar Larang Gerakan #JokowiDuaPeriode

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah banyak dikritik karena melarang gerakan 2019 Ganti Presiden atau #2019GantiPresiden, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) juga melarang eksistensi tagar Jokowi dua periode (#JokowiDuaPeriode) di Jabar.

“Ini belum masanya (kampanye Pilpres),” tegas Ketua MUI Jawa Barat, Rachmat Syafe’i di Bandung, Senin (6/8/2018).

Sebelumnya, MUI Jabar menolak gerakan #2019GantiPresiden di Jabar dengan alasan mengandung unsur provokasi dan inskonstitusional.

Rahmat Syafe’i menjelaskan, kedua belah pihak harus menahan diri sebelum datangnya masa kampanye pemilihan presiden (Pilpres) 2019, untuk kepatutan dan menciptakan kondusifitas dinamika politik di Jabar.

Pasalnya, jika kedua belah pihak bermanuver melakukan geraakan atau menyebar tagar di media sosial tanpa diredam, akan memperkuat unsur profokasi di masing-masing pihak.

“Setelah diamati memang ada unsur seperti itu, mengimbaunya di situ, lebih baik dicermati himbauan kami secara utuh, memang sensitif, tapi kami punya hak (mengimbau), semua punya hak,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra yang juga anggota DPR RI, Sodik Mudjahid mempertanyakan sikap MUI Jabar sebagai lembaga keagamaan yang mencampuri politik.

Legislator asal Jabar ini menilai, selama gerakan #JokowiDuaPeriode masih dibolehkan, maka #2019GantiPresiden pun tak bisa dilarang. Dia hanya mengingatkan, kedua kelompok tidak melakukan aksi yang melanggar hukum.

“Semua pihak, baik yang menggelar #2019GantiPresiden dan gerakan dukung #JokowiDuaPeriode diminta untuk tampil beradab,” ujar Sodik.

Bahkan, Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan kembali menggelar deklarasi gerakan nasional untuk mendukung Presiden RI Joko Widodo kembali memimpin Indonesia di periode kedua melalui hastag #J2P atau Jokowi Dua periode di Kota Bekasi, Jabar, pada Minggu 5 Agustus 2018.

Deklarasi tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan elemen masyarakat baik dari partai politik, ormas, tokoh masyarakat, ulama, dan pemuda.

“Iya ini kali ke lima kami lakukan deklarasi #J2P, Bekasi dua kali, Bandung dan Cianjur. Fokus kami memang di wilayah Jawa Barat, tetapi juga gerakan ini akan kita gaungkan hingga seluruh Indonesia, seperti kemarin kami juga deklrasi di Bali, besok juga di Manado,” ujar Anton Charliyan saat Deklarasi di Jalan RA Kartini, Margahayu, Bekasi Timur, pada Minggu 5 Agustus 2018.

Sebagai insiator, Anton menyebut gerakan hastag #J2P disambut baik oleh seluruh lapisan masyarakat karena hastag ini merupakan suara dan doa rakyat untuk Joko Widodo kembali menjabat presiden kedua kalinya.

(Ibenk)