spot_imgspot_img
Selasa 19 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemprov Jabar Antisipasi Kebakaran Hutan Jelang Asian Games

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Kehutanan melakukan sejumlah antisipasi kebakaran hutan saat musim kemarau dan menjelang penyelenggaraan Asian Games 2018.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dan bersikap waspada kebakaran hutan di saat musim kemarau.

BACA JUGA:

Kadin Garut Rekrut Aktivis Antikorupsi, Pastikan Iklim Usaha Bersih dan Transparan

“Sekaligus antisipasi Asian Games, jangan sampai ada kebakaran hutan yang pada akhirnya mengganggu pertandingan akibat adanya asap,” katanya di Bandung, Senin (6/8/2018).

Menurutnya berdasarkan surat edaran Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE13/PHPL/UHP/HPL.1/2018 tanggal 28 Mei 2018 lalu, Dinas Kehutanan Jabar sudah mengeluarkan surat edaran pada seluruh pengelola dan pemangku kawasan kehutanan.

“Surat di kirim ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jabar, pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, dan Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jabar Banten. Juga ke seluruh Dinas Kehutanan yang ada di kabupaten,” paparnya.

Sekda menuturkan, seluruh pemangku kawasan di minta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh elemen pengaman hutan dan lahan yang terkait dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Bentuknya dengan melaksanakan pelatihan, simulasi serta apel siaga pengendalian kebakaran hutan,” tuturnya.

Seluruh pihak juga di minta untuk meningkatkan koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan bersama instansi terkait seperti TNI, BPBD, kepolisian dan kelompok masyarakat.

“Kami juga minta aktif untuk memantau hotspot melalui website Sipongi dan cuaca harian serta informasi system peringkat bahaya kebakaran bekerja sama dengan BMKG,” ujarnya.

Iwa berharap, dengan kewaspadaan tinggi, meski saat ini tengah kemarau, kasus kebakaran hutan dan lahan di Jabar tidak terjadi.

“Kami juga minta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mewaspadai kondisi ini,” katanya.

(HUMAS JABAR)

spot_img

Berita Terbaru