spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7947

Ini Alasan Pj Gubernur Jabar Copot Pj Wali Kota Bekasi

0
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat M. Iriawan resmi melantik Pj. Wali Kota Bekasi baru Ir. Toto M Taha untuk menggantikan Pj. Walikota Bekasi R. Ruddy Gandakusuma, Jum’at, (31/08/2018) di aula Gedung Sate, Jawa Barat. (Istimewa/FokusJabar.co.id)

BEKASI, FOKUSJabar.id: Penjabat (Pj) Walikota Bekasi, Rudy Gandakusumah dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Toto Muhammad Toha yang akan memimpin Kota Bekasi, hingga digelarnya pelantikan walikota-wakil walikota definitif 2018-2023.

Pj Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan melantik Pj Walikota Bekasi yang baru di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (31/8/2018). Pelantikan ikut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bekasi.

Iriawan menepis kabar dicopotnya Rudi Gandakusumah karena permasalahan internal di Pemerintah Kota Bekasi. Menurutnya, Rudi yang juga menjabat Kepala Kesbangpol Jawa Barat diperlukan Iriawan untuk melaporkan secara rutin terkait kondisi Jawa Barat.

Sebab selama Rudi di Bekasi, Iriawan sulit berkoordinasi karena kesibukannya sebagai Pj Walikota Bekasi.

“Ini sudah lama saya mau tarik, karena saya ada kepentingan sesuai jabatan sebagai Kesbangpol. Saya sempat kesulitan sewaktu koordinasi karena pak Rudi selalu berada di Bekasi, jadi saya rapatkan dengan staff lebih baik saya mundurkan jabatannya dan digantikan,” ujar Iriawan usai melantik.

Disinggung mengapa baru saat ini dilantik, Iriawan menjelaskan proses penggantian Pj Walikota tidak bisa sembarang. Ia sudah sejak lama berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), lalu setelah dikaji akhirnya satu pekan yang lalu Iriawan mengirim surat ke Mendagri untuk penggantian jabatan.

Kepada Pj Walikota yang baru, Iriawan meminta untuk menyelenggarakan pemerintahan sebaik mungkin sesuai aturan berlaku. Selain itu, perhelatan Asian Games yang digelar di Kota Bekasi juga tak luput dari tugasnya.

“Dia (Toto) siap untuk mempersiapkan walikota terpilih, lalu sisanya Asian Games yang tinggal 2 hari dan finalnya ada di Pakansari (Bogor), yang lainnya dia sudah tahu apa saja larangannya, lalu konsolidasi, merapatkan barisan, dan eksternal internal,” tukasnya.

Pj Walikota Bekasi, Toto Muhammad Toha juga menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Wilayah 2 Jawa Barat, dan Kota Bekasi menjadi salah satu wilayah kerjanya. Ia akan menjadi Pj Walikota hingga 20 September 2018, yakni saat pelantikan walikota-wakil walikota yang baru. (Vetra)

BKKBN Promosikan Layanan KB dan KR di Rancaekek

0

RANCAEKEK, FOKUSJabar.id: BKKBN terus Promosi Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) berkualitas dalam Sitem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) bidang kesehatan bersama mitra kerja tahun 2018, kali ini acara sosialisasi dia adakan di Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, jumat (31/08/2018). Acara kali ini dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi IX yang saat itu diwakili oleh tenaga ahli dari pak dede yusuf yaitu bapak Saeful Bachri, SH, MAP

Acara itu juga dihadiri Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat di wakili oleh ibu Elma Tritulianti Kabid Adpin, perwakilan aparatur desa yang di wakili oleh bapak asep (rw 19 desa rancaekek wetan)

Pada sambutannya tenaga ahli yang mewakli pak dede yusup menyampaikan bahwa di Komisi IX bermitra dengan BKKbN, BPom, Bp3TKI, Kemekes, BPJS Tenaga Kerja, BPJS Kesehatan dan Kementrian Tenaga Kerja. Yang saat ini mitra yg sedang berjalan salah satunya dengan bkkbn. (Saeful bachri)

Selain itu, ada materi yang disampaikan juga oleh Ibu Elma Triyuliani dari kabid adpin bkkbn jawa barat Promosi pelayanan KB dan KR berkualitas, nah KR disini singkatan yg berarti Kesehatan Reproduksi lalu KR ini punya 4 program yakni terlalu terlalu cepat, terlalu muda, terlalu tua dan terlalu banyak.

Hal ini bertujuan meningkatkan anak anak kita kearah yang lebih berkualitas, sehingga keluarga bisa menjamin anak anak bisa mendapatkan Pendidikan yang layak ke jenjang yang lebih tinggi, sesuai dengan kemampuan keluarga, yang bertujuan untuk meningkatkan SDM yang ada di Indonesia.

Selain itu beliau juga menjelaskan fungsi dari kb. Pada akhir sambutan beliau juga memberikan bantuan nebulizer dan timbangan untuk puskesmas rancaekek wetan.
Acara sosialisasi dihadiri oleh 300 peserta yang terdiri dari kader kb dan warga sekitar desa rancaekek wetan selain itu ada juga 50 peserta yang mengikuti pelayanan kb yang telah disediakan oleh pihak bkkbn yang bekerja sama dengan puskesmas rancaekek wetan.

“Didalam acara ini kita ada acara tari pasambahan jaipong dan grup karinding pasundaan dan banyak hadiah menarik seperti 2 sepeda gunung, TV 32 inci, penanak nasi dua yang dibagikan kepada peserta acara yang menpat undian dorprize,” ucap fakhrudin

(Budi)

‎Persib Panggil Delapan Pemain Maung Ngora 

0
Gomez
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung memanggil delapan pemain Persib U-19 saat sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (31/8/2018).
Kedelapan pemain Maung Ngora tersebut yakni, Ilham Qolba, Wandi, Beckham Putra Nugraha, Taufik Isnan, Syafril Lestaluhu, Mario Jardel, Ahmad Zakaria dan Ahmad Faisal.
Menurut pelatih Persib, Mario Gomez, pihaknya sengaja mendatangkan tambahan pemain dari Persib U-19, karena beberapa pemainnya masih belum bergabung. Selain itu, pihaknya ingin mengembangkan pemain muda.
“Ya selalu, kita butuh beberapa pengembangan pemain muda,” kata Gomez di Stadion GBLA, Kota Bandung, Jumat (31/8/2018).
Pelatih asal Argentina ini, menambahkan pemain muda yang dimiliki Maung Ngora sudah mengalami perkembangan yang cukup signifikan.
“Mereka terus berkembang setiap waktu tapi yang terpenting adalah berkembang dengan pesat baik pemain maupun lapangan. Kalau punya lapangan bagus kamu bisa berkembang dengan cepat. Itu bedanya,” jelasnya.
(Arif/Bam’s) 

Kapolsek Panumbangan Santuni Kaum Jompo dan Anak Yatim Piatu

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kapolsek Panumbangan AKP T Ruhiadi Widodo memberikan santunan kepada sejumlah kaum jompo dan anak yatim piatu warga Dusun/Desa Payungsari Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis di Mesjid Jami Al-Huda Desa Payungsari,  Jumat (31/8/2018) petang.

“Tadi petang kami telah berikan santunan kepada kaum jompo dan anak yatim piatu,” katanya.

Widodo mengatakan, santunan tersebut diberikan sebagai wujud kepedulian Polisi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Ada tiga belas orang kaum jompo dan dua orang anak yatim piatu yang mendapat santunan pada hari ini,” jelasnya.

Widodo melanjutkan,dengan memberikan santunan tersebut pihaknya berharap bisa sedikit membantu meringankan beban mereka.

“Mudah-mudahan saja apa yang telah kami berikan ini bisi sedikit membantu meringankan beban kebutuhan ekonomi mereka,” ucapnya.

Sementara itu penerima santunan Mak Edah (71) mengaku, sangat terbantu dengan santunan yang telah diterimanya dari Kapolsek Panumbangan tersebut.

(Husen Maharaja)

Ardi Fokus Hadapi Arema FC 

0
foto web
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung saat ini tengah fokus menyiapkan diri menghadapi Arema FC pada pertandingan kandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 18 September 2018.
Pemain belakang Persib, Ardi Idrus menuturkan, saat ini masih menjalankan program latihan yang diberikan pelatih Mario Gomez pascalibur selama dua pekan.
” Kita masih dalam tahap persiapan. Maksudnya, kita masih cari kondisi fisik. Sekarang sudah lumayan bagus adaptasi dan sentuhan bola,” kata Ardi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (31/8/2018).
Menjelang laga kontra Arema, Persib berencana menggelar pertandingan uji coba, untuk menjaga atmosfer pasca libur. Ardi pun menyambut baik dengan agenda tersebut, dan menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih mengenai calon lawan.
“Penting buat kita, karena itu seperti suasana pertandingan juga kan jadi Kita pas pertandingan gak ini lagi. Lawan, itu urusan pelatih tapi berharap slevel,” harapnya.
(Arif/Bam’s) 

BPOM Buka Perwakilan di Kota Tasikmalaya

0
Rakor Lintas Sektoral Loka BPOM Kota Tasikmalaya di Ruang Rapat Walikota Tasikmalaya (fokusjabar-Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Untuk mempercepat akses pelayanan serta pengawasan obat dan makanan di wilayah Priangan Timur, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jawa Barat  membuka perwakilan di Kota Tasikmalaya.

BPOM Wilayah Kota Tasikmalaya wilayah kerjanya meliputi Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

Kepala Balai Besar BPOM Jawa Barat, I Gusti Ngurah Bagus Kusumah Dewa mengatakan, meski Loka BPOM masih menyewa di Diskoperindag Kota Tasikmalaya, namun siap beroperasi di wilayah Kota Tasikmalaya.

” BPOM Kota Tasikmlaya akan mempermudah koordinasi dengan wilayah kerjanya, Tugas, fungsi dan wewenangnya sama seperti Balai Besar POM Bandung,” ungkap Bagus saat Rakor bersama lima daerah wilayah kerja BPOM Tasikmalaya, di ruang rapat Wali Kota Tasikmalaya, Jumat (31/08/2018).

Perwakilan BPOM tentunya akan membantu masyarakat dalam mendapatkan produk-produk makanan maupun obat-obatan yang aman dan berkualitas.

” Sesuai Tupoksi, BPOM di Kota Tasikmalaya siap melakukan pengawasan, investigasi, penyidikan dan penindakan serta pemeriksaan terhadap peredaran obat-obatan dan makanan di sini,” tegasnya.

Dia berharap, setelah beroperasinya perwakilan BPOM tersebut, masyarakat bisa berperan aktif untuk melaporkan jika menemukan dan mengetahui ada peredaran obat atau makanan ilegal.

” Produk-produk makanan dan obat yang beredar harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan agar aman, berkualitas dan bergizi. Dengan begitu, aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Loka BPOM Kota Tasikmalaya, Jajat Setia Permana mennyebut, pihaknya akan memberikan edukasi dan bimbingan kepada masyarakat mengenai makanan dan obat-obatan yang tidak berstandar serta membahayakan.

” Kami akan menyoalisasikan tugas dan peran BPOM serta membantu masyarakat dengan memberikan pemahaman dan kesadaran terhadap produk ilegal dan kedaluarsa,” singkatnya.

(Seda/Bam’s)

Raimuna dan Kanira Kwarcab Garut Libatkan Berbagai Unsur

0
kwarcab garut fokusjabar.id
Ketua Kwarcab Garut, Ahmad Bajuri

GARUT, FOKUSJabar.id : Bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) SMKN 4 Karangpawitan, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut gelar Raimuna dan Kanira, 27 Agustus-1 September 2018.

Menurut Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Ahmad Bajuri, Raimuna merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk perkemahan besar serta kegiatan perlombaan (Kanira).

BACA JUGA:

Ormas GAS Dukung Langkah Wakil Bupati Garut Bongkar Pungli

“ Kegiatan ini sebagai ajang pengenalan sesama Penegak, tukar pengalaman, menambah kreativitas dan keterampilan. Jumlah pesertanya sebanyak 500 orang,” kata mantan Ketua DPRD Garut periode 2009-2014, di Buper SMKN 4 Karangpawitan, Jumat (31/8/2018).

Pramuka tambah mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), merupakan sebuah organisasi pembinaan generasi muda berkarakter. Baik keterampilan maupun leadership.

Kegiatan tersebut di isi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan sejumlah pemateri dari unsur Dinas Kesehatan (Dinkes), Polres, Kodim 0611 Garut, BNNK, Kejaksaan Negeri, Diskominfo, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) serta tokoh masyarakat.

Pelaksana Harian Satuan Karya (Saka) Pramuka Bakti Husada Dinkes Kabupaten Garut, Eulis Dahniar menyebut, sejak tahun 2017 sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kwarcab.

Pembinaan keparamukaannya itu sendiri di lakukan hingga tingkat UPT Puskesmas, 300 anggota Saka yang aktif dan terlatih yang tersebar di Kabupaten Garut.

Pihaknya melakukan enam Krida. Yakni, Krida bina lingkungan sehat, bina keluarga sehat,  bina gizi, pengendalian penyakit, bina obat dan Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“ Puskesmas ke depannya bisa membina salah satu Krida atau seluruhnya. Semuanya tergantung kondisi di lapangan,” ungkap Eulis.

Pembina sekaligus Pelaksana Satuan Karya Keluarga Berencana (Saka Kencana) DP2KBP3A, Aos Sutarman mengatakan, Saka Kencana di bentuk  untuk membina anggota Gerakan Pramuka agar dapat menjadi tenaga kader pembangunan dalam bidang keluarga berencana, keluarga sejahtera dan pengembangan kependudukan.

Pihaknya fokus melakukan pembinaan generasi berencana dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perencanaan keluarga sejak dini.

Selain itu, para remaja harus berkualitas, sehat,  menghindari perilaku menyimpang, pergaulan bebas serta hidup sehat tanpa narkoba.

“ Kami fokus bina generasi berencana, tingkatkan perencanaan keluarga, para remaja berkualitas, sehat, hindari perilaku menyimpang, pergaulan bebas, dan hidup sehat tanpa narkoba,” kata Aos.

Sementara Satuan Komunitas (Sako) Adhyaksa Kejaksaan Negeri Garut, Dikdik K menegaskan, pihaknya terus melakukan pembinaan dan memberikan pengenalan materi dasar tentang hukum dan kesadaran hukum terhadap anak-anak Pramuka.

“ Target kami, pengenalan sejak dini materi hukum dan kesadaran hukum melalui Pramuka. Dengan begitu, ke depannya tidak ada anak-anak remaja yang tersangkut permasalahan hukum,” beber Dikdik.

Menurut dia, pengenalan hukum sejak dini sangat penting untuk menangkal berbagai permasalahan sosial yang muncul. Pasalnya, generasi muda sangat rentan menghadapi permasalahan sosial seperti narkoba, minuman keras, tawuran serta yang lainnya.

“ Sako Adhyaksa untuk melahirkan kader-kader yang faqih, alim dan mandiri. Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah untuk membentuk karakter generasi muda yang bermartabat sekaligus profesional religious,” ujar Dikdik.

Hal serupa di lakukan Saka Wira Kartika. Hal itu di lakukan untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan menumbuhkan kecintaan pada tanah air.

Danramil 1102 Karangpawitan, Kapten Inf, Udin Saepudin memberikan materi pendidikan dasar pemahaman tentang disiplin, jiwa korsa, kekompakan, nasionalisme, kebangsaan, patriotisme, loyalitas, kemandirian, taat perintah pimpinan dan idelisme generasi muda.

“ Menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebangsaan di kalangan milenial di perlukan demi generasi muda yang unggul ke depan,” tegas Udin.

BACA JUGA:

Pengelola Teras Cimanuk Bakal Tuntut Pemkab Garut

Bentuk dari pembelaan Negara dapat di wujudkan dalam bentuk kreasi-kreasi dan inovasi yang dapat mendorong pengguna Media Sosial (Medsos) untuk memiliki sikap gotong-royong, kebersaman, rela berkorban dan pantang menyerah.

“ Mereka nantinya akan memiliki daya tangkal dan daya tahan untuk menghadapi berbagai persoalan dalam komplek kesatuan bangsa serta mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI,” singkatnya.

(Andian/Bam’s)