spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7945

Komjen Iriawan Siap Jadi Ketua PSSI

0
Liga 1 fokusjabar.id
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (Web)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan siap jika didapuk menjabat Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Sebagai Bhayangkara sejati, apapun kalau tugas diberikan kepada saya, saya siap melaksanakan demi negara yang saya cintai ini,” kata Iriawan saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Viking Persib Club (VPC) ke-25 di Pangandaran, Sabtu (1/9/2018) malam.

Dia mengaku tidak akan menolak seandainya masyarakat mengharapkan dirinya menempati posisi itu.

Untuk diketahui, tugas Komjen M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar akan usai kurang dari satu bulan ke depan.

Berkaca dari hajat Asian Games 2018, persepakbolaan Indonesia, kata dia, akan maju. Secara kualitas dan postur pun para penggawa tim Merah Putih tidak ada bedanya dengan Timnas negara lain.

Sebut saja Jepang dan Korea Selatan yang memang langganan mentas di Piala Dunia.

“Kita lihat Korea dan Jepang sama-sama juga dengan kita, dari postur tubuh sama dengan pemain kita. Mereka bisa juara, kenapa kita tidak?” tegas dia.

Iriawan pun optimistia Timnas Indonesia akan lebih garang setelah mendapat pengalaman positif di panggung Asian Games 2018.

“Tentu dengan evaluasi dari kekurangan yang ada, pasti akan lebih maju lagi,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI periode 2016-2018, Edy Rahmayadi turut maju dalam pentas politik tahun ini. Edy bersama Musa Rajekshah terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara satu periode ke depan.

Meskipun demikian, Eddy sudah menyampaikan siap bilamana harus merangkap jabatan, walaupun beberapa pihak menilai tak akan mudah untuk mengemban dua tugas sekaligus.

(LIN)

HUT ke 25, Pj Gubernur Jabar Optimistis Viking Semakin Dewasa

0

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Viking adalah klub terbesar, seperti filosofi dari namanya, Viking adalah pasukan pemberani.

“Kami ingin Viking ini pemberani dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kalau Persib kalah jangan di marahin, kan bola bundar, nggak bisa terus menang. Kalau menang pun jangan jumawa,” kata Penjabat Gubernur Jabar yang juga Bobotoh Persib M Iriawan saat menghadiri HUT Viking ke 25 di Pangandaran, Sabtu (1/9/2018) malam.

Dia menyebut bahwa pendukung Persib terbesar setelah pendukung Barcelona. Di usianya ke 25 ini, Iriawan optimistis Viking semakin dewasa dan Persibnya semakin maju.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Viking Persib Klub Iwa Karniwa mengaku bangga dan bahagia di usianya yang ke 25 lebih dewasa.

Pj Gubernur Jabar M Iriawa bersama Ketua Dewan Pembina Viking Iwa Karniwa di HUT ke 25 Viking
Pj Gubernur Jabar M Iriawa bersama Ketua Dewan Pembina Viking Iwa Karniwa di HUT ke 25 Viking

“Makanya saya belain datang langsung dari Singapura ke Pangandaran. Ingin memberi dukungan dan semangat kapada mereka,” kata Iwa di Pangandaran.

Selain Viking lebih dewasa, Sekda Jabar ini pun berharap Persib kembali menjadi juara di liga yang tengah bergulir saat ini.

Adapun bentuk dukungan yang diberikan Iwa sebagai pembina, salah satunya membantu sertifikasi bagi mereka yang mempunyai usaha.

Dia mencontohkan bobotoh yang memiliki usaha, seperti aksesoris Persib, mulai kaos hingga pernak-pernik Persib lainnya.

“Itu kita bantu aksesnya, dan Alhamdulilla itu ada hasilnya. Bahkan dalam waktu dekat Viking akan membentuk koperasi bobotoh,” kata dia.

Pihaknya berharap nantinya akan menjadi wadah bagi bobotoh untuk membangun usahanya.

“Bahkan ke depan kita ingin Viking punya saham di PT PBB. Selebihnya kami ingin Viking punya rasa memiliki Persib,” jelas dia.

Sebagai bobotoh, Sekda Jabar ini pun mencoba membantu dari sisi lain, misalnya mereka yang melakukan aktivitas kompeksi.

“Kita bantu dari sisi pembuatan sertifikasi, sehingga akan memudahkan mereka dari sisi permodalan (pinjam ke bank),” jelas Iwa.

(LIN)

Jawara Tolak Perum di Desa Sukasukur Tasik

0
FOKUSJabar.id Jawara
Ketua Umum Jawara, Ramdan Hanapiah. (FOKUSJabar/Nanang Yudi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Warga Desa Sukasukur Kecamatan Cisayong menolak keras pengembangan perumahan selain tidak ada sosialisasi, keluar surat rekomendasi pun tidak dilakukan dari lingkungan sekitar juga Pemerintahan Desa tetapi dari Dinas terkait kemudian ke level bawah.

Ketua Jaringan Aspirasi Warga Sukapura (Jawara), Ramdan Hanafiah mengatakan dengan maraknya perumahan juga keluar perizinan dengan mudah tanpa adanya fisibility study yang benar dan akurat itu merupakan permasalahan serius.

“Lahan pertanian semakin berkurang dengan maraknya perumahan yang dengan mudah mendapat izin tanpa adanya fisibility study yg benar dan akura dan Dinas-Dinas terkait jangan mudah memberikan rekomendasi karena melihat angpaw (Uang),” ungkap Ramdan Hanafiah, Sabtu (1/9/2018).

Dia menjelaskan jalur hijau terlarang untuk dijadikan perumahan tapi masih banyak pesawahan produktif yang dijadikan perumahan dengan alasan ada penggantian dua kali lipat.

“Itu alasan klasik, coba cek yang bener mayoritas bodong, jadi saya setuju ketika masyarakat Desa Sukasukur menolak adanya perumahan tersebut karena akan mempersempit lahan pertanian, apalagi rekomendasi perizinannya di todong dari atas, ini terlihat banyak permainan,” pungkasnya.

(Nanang Yudi/DAR)

Gibas Sektor Cimaragas Ciamis Santuni 100 Anak Yatim

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Sektor Cimaragas Kabupaten Ciamis menyantuni sebanyak 100  anak yatim piatu dan kaum jompo di  Lapangan Sepak bola Desa Rakyabaya Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis. Sabtu (1/9/2018). Kegiatan tersebut dalam rangka Milangkala Gibas ke-3.

Menurut Ketua Gibas Kecamatan Cimaragas Budiman, kegiatan santunan tersebut sebagai bentuk tali kasih terhadap sesama yang sangat membutuhkan uluran bantuan.

“Santunan ini diberika sebagai rasa kepedulian kami terhadap anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu,” katanya.

Budiman mengatakan, sesuai dengan wangsit Siliwangi silih asih silih asuh silih asah dimana antar sesama harus saling peduli.

“Gibas lahir dan tumbuh dari masyarakat oleh masyarakat dan tentunya harus bermanfaat pula bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu perwakilan Resort Ciamis Gani Nugraha meminta, anggotanya bisa menjadi pelopor dan kontributif terhadap pembangunan di Kabupaten Ciamis.

“Gali potensi disetiap kecamatan yang berbeda, Gobas juga mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum menegakan 4 pilar kebangsaan itu merupakan tonggak fundamental bangsa menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” tegasnya.

(Husen Maharaja/DAR)

BKKBN Gandeng Mitra Kerja Sosialisasikan Program KB

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: BKKBN Jawa Barat melalui perwakilannya, pak rohmat Sekretaris BKKBN Jawa Barat terus mensosialisikan program Keluarga Berencana (KB) dengan slogan ‘Dua anak cukup’ di Desa Batujajar Barat, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (01/09/18).

Pada tahun 70an penduduk Indonesia masih 90 juta, 10 tahun kemudian menjadi 150 juta, sepuluh tahun kemudian 200 juta, sampai sekarang menjadi 240 juta jiwa lebih. Jawa barat merupakan provinsi terpadat dengan jumlah penduduk sebanyak 64 jiwa.

Umur wanita menikah ideal adalah 21 tahun, sedangkan pria 25 tahun. Dan di stop umur 35 tahun bagi wanita. Boleh lewat dari 35 tahun asal lewat program KB.

Lewat JKN (saat ini BPJS) pada 2014 lalu, pemerintah telah menerapkan bantuan jaminan kesehatan salah satunya Pelayanan kb gratis. Saat ini alat KB yang dapat digunakan pria atau pun wanita telah disediakan secara geratis oleh BKKBN.

Terkait keluhan sulitnya pelayanan kesehatan didaerah beberapa waktu lalu, Bkkbn yang merupakan salah satu mitra kerja dari 9 mitra kerja komisi IX DPR RI yang saat ini diketuai Dadan zainal abidin (tim ahli pak dede jusuf) telah membantu masyarakat lewat rumah sakit Cililin.

Jumlah penduduk saat ini harus di kendalikan karena jumlah penduduk adalah pembagi sumber daya yang ada. maka untuk itu butuh pengendalian dan dorongan dari masyarakat untuk melaksanakan program kb agar mencapai kualitas masyarakat dengan mengurangi faktor pembagi yang ada.

Di akhir acara BKKBN Perwakilan Jawa Barat melalui Mitra Kerja memberikan sejumlah dooprise melalui sejumlah pertanyaan seputar KB dan hadiah tersebut berupa, Sepeda Gunung, Smartphone, TV dan lain lain. Saat yang bersamaan di acara yang berbeda di lakukan pelayanan KB secara gratis dan membagikan sejumlah 50 paket sembako yang terdiri dari beras dan minyak. Acara langsung bertambah meriah.

(Budi)

In-Kyun Jagokan Negaranya di Final Sepakbola Asian Games 2018

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gelandang Persib Bandung, Oh In-Kyun merasa yakin Timnas Korea Selatan U-23 bisa mempertahankan mendali emas pada cabang olah raga sepak bola Asian Games 2018.

Timnas Korea sendiri pada partai puncak sepak bola Asian Games 2018 akan berhadapan dengan Timnas Jepang U-23 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, malam ini (1/9/2018).

“Optimis menang, karena Jepang menurunkan U-21, mereka datang untuk persiapan olimpiade,” kata In-Kyun.

Pemain yang menggunakan nomor punggung 33 ini menambahkan, pada pertandingan nanti seluruh skuad Korea pasti akan menampilkan permainan terbaiknya, agar terhindar dari wajib militer (wamil). Pasalnya, jika meraih mendali emas akan terbebas dari wamil.

“Ini penting buat pemain, semua ingin bebas dari wamil, mereka pasti motivasinya lebih tinggi, banyak pemain juga banyak ingin bermain di Eropa jadi ini kesempatan untuk membuktikan diri,” ucapnya.

(Arif/DAR)

Lantik Pj Wali Kota Bekasi Baru, Iriawan Ingin Ruddy Fokus Pileg – Pilpres

0
(HUUMAS JABAR)

BANDUNG – Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan melantik Toto Muhammad Toha sebagai Penjabat Walikota Bekasi menggantikan Penjabat sebelumnya Ruddy Gandakusumah di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (31/08/2018).

Sebetulnya, jabatan Ruddy Gandakusumah berakhir pada saat pelantikan Walikota Bekasi definitif hasil Pilkada serentak 2018. Namun
Iriawan menginginkan agar Ruddy Gandakusumah untuk fokus sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jabar. Terlebih sebentar lagi akan memasuki tahapan kampanye Pileg dan Pilpres.

“Saya selaku pelaksana pemerintahan di Jabar membutuhkannya untuk kembali ke Provinsi dan fokus sebagai kepala Bakesbangpol yang tugasnya tidak kalah pentingnya,” ujar Iriawan.

Menurutnya, memasuki tahapan Pilpres dan Pileg dibutuhkan peran besar Kepala Bakesbangpol dalam mewujudkan cipta kondisi. Selain itu peranannya juga penting saat pelantikan Gubernur Jabar Bupati dan Walikota terpilih hasil Pilkada serentak bulan September mendatang.

“Sekarang Pak Ruddy bisa kembali untuk memback up saya mewujudkan cipta kondisi menjelang masa kampanye Pileg dan Pilpres serta pelantikan Gubernur Jabar Bupati dan Walikota hasil Pilkada serentak kemarin. Tentunya kami membutuhkan pengawalan dan penanganan secara intens khususnya peran dari Pak Ruddy sebagai kepala Bakesbangpol Jabar karena itu saya perintahkan beliau untuk bekerja maksimal dan menyampaikan laporan setiap hari ke Gubernur,” jelas Iriawan.

Menurutnya, selama menjabat Pj Walikota Bekasi Ia cukup kesulitan berkoordinasi karena kesibukan Ruddy. Seperti diketahui selain menjabat Kepala Bakesbangpol Jabar, Ruddy juga menjabat sebagai sekretaris Komite Intelejen Daerah (Kominda) Jabar.

“Seperti saat Pilgub kemarin saya cukup kesulitan berkomunikasi dengan beliau padahal waktu itu cukup genting dan sangat membutuhkan,” katanya.

Iriawan mengatakan, penggantian ini selain tour of duty bagi pejabat baru juga untuk penyegaran pelaksanaan tugas Pj Walikota Bekasi. Iriawan menilai, selama menjadi Pj Walikota Bekasi, Ruddy Gandakusumah sudah melaksanakan tugas dengan sangat baik dengan berbagai terobosan dan inovasinya. Selain itu, Ruddy juga berhasil mengawal penyelenggaraan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi sehingga lancar dan aman. Keberhasilannya juga terlihat dari tugas tambahan yang diberikan yaitu saat Kota Bekasi mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 Cabor Sepak Bola di stadion Patriot.

“Terima kasih untuk seluruh jajaran di Kota Bekasi karena para kontingen dari Hongkong dan Laos mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas sambutan penerimaan dan kondisi yang baik di stadion Patriot,” tuturnya.

“Pak Ruddy sudah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik dan semoga penggantinya bisa meneruskan apa yang sudah dirintis oleh Pak Ruddy,” tambah Iriawan.

Seperti diketahui sesuai aturan Perundang-undangan untuk menjadi Penjabat Walikota haruslah seseorang dengan pangkat pimpinan tinggi pratama dimana Toto Muhammad Toha sudah memenuhi itu.

“Saya selaku Pj Gubernur berpesan kepada Pak Toto melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban dengan berpedoman kepada peraturan Perundang-undangan. Juga setiap kegiatan secara berkala menyampaikan laporan ke Mendagri melalui saya. Jalin komunikasi kemitraan dengan seluruh stakeholders dan jaga stabilitas politik di Kota Bekasi,” papar Iriawan.

Selain kini menjabat Pj Walikota Bekasi, Toto juga mejabat sebagai Kepala BKPP wilayah II Jabar dimana Kota Bekasi menjadi salah satu daerah cakupannya.

(HUMAS JABAR)