spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7944

Ratusan Miras Oplosan Disita Polres Ciamis dari Pangandaran

0
Foto Husen

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Tiga orang penjual Miras Oplosan jenis Ciu berhasil diamankan jajaran Polres Ciamis, saat kedapatan tengah berjualan di lingkungan panggung terbuka di Jalan Pamugaran Pantai Barat Pangandaran.

” Tadi malam saat operasi Pekat yang digelar Polsek berhasil amankan pedagang Miras Oplosan jenis Ciu beserta barang buktinya,” kata Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Minggu (2/9/2018).

Bismo mengatakan, operasi Pekat yang dipimpin Kapolsek Cijulang, AKP. R Lubis mendatangi tempat hiburan panggung terbuka yang berada di lingkungan Pantai Barat Pangandaran.

” Di sana kami melihat ada dua unit mobil yang mencurigakan. Saat diperiksa, ditemukan puluhan botol Miras jenis Ciu,” ucapnya.

Bismo menambahkan, adapun barang bukti yang berhasil disita dari pemilik Miras, yakni, 225 botol Ciu, 11 plastik Ciu dan 2 unit kendaraan minibus.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Polres Ciamis Berhasil Sita Ratusan Dus Miras dan Amankan Pemiliknya 

0
Foto Husen

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Jajaran Polres Ciamis berhasil amankan 1 unit kendaraan Box Bernopol D 8653 EB pengangkut ratusan dus Minuman Keras (Miras) di Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan/Kabupaten Ciamis.

Selain mengamankan barang bukti berupa ratusan dus Miras, Polres Ciamis juga mengamankan pemilik dan dua awak kendaraan.

Kapolres Ciamis, AKBP. Bismo Teguh Prakoso mengatakan, diamankanya mobil pengangkut Miras, pemilik dan awak  kendaraan berdasarkan laporan warga yang merasa resah dengan peredaran barang haram tersebut di rumah tersangka.

“Mendapat laporan warga ada sebuah mobil yang mencurigakan seperti yang sedang bongkar Miras, anggota kami langsung mendatangi tempat itu,” katanya.

Bismo mengatakan, saat petugas Polisi mendatangi tempat tersebut benar saja ada sebuah mobil yang sedang parkir sambil menurunkan barang yang mencurigakan.

“Setelah petugas mengecek barang yang diturunkan dari mobil itu petugas menemukan dalam dus itu isinya botol berisi Miras,” ucapnya.

Bismo melanjutkan, adapun barang bukti yang berhasil disita yaitu 104 dus Miras jenis arak hitam.

“Semua barang bukti sudah kami sita untuk proses hukum selanjutnya,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Razia, Polres Ciamis Amankan Satu Mobil Pengangkut Miras

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id : Tim gabungan Polres Ciamis, Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD Kodim 0613 dan Polisi Militer menggelar razia gabungan dalam rangka pengamanan menjelang Closing Ceremony (Penutupan) Asian Games Jakarta-Palembang.

Razia digelar di Jalan Raya Ciamis-Tasikmalaya depan SPBU Imbanagara Ciamis. Sabtu (1/9/2018) Malam.

Kabag Ops Polres Ciamis Kompol Iskandar Hartana mengatakan, operasi gabungan tersebut digelar untuk mengantisipasi keamanan menjelang penutupan Asian Games.

“Oprasi ini merupakan kegiatan Polisi yang ditingkatkan menjelang Closing Ceremony Asian Games,”kata Iskandar.

Adapun sasaran pada razia kali ini, yakni operasi senjata tajam, senjata api dan bahan peledak.

“Kami tidak menemukan barang yang membahayakan,” jelas dia.

Operasi ini digelar serentak di semua Polsek se wilayah hukum Polres Ciamis.

“Walaupun saat ini tidak menemukan barang-barang berbahaya, namun tadi sore jajaran kami berhasil mengamankan satu mobil pembawa Miras dan di Polsek Pangandaran mengamankan Miras jenis Ciu,” jelasnya.

Iskandar menambahkan, selain sasaran pembawa senjata tajam, senjata api dan bahan peledak juga dalam oprasi gabungan tersebut memeriksa semua kelengkapan kendaraan yang melintasi tempat razia.

“Bagi pelanggar lalu lintas akan dikenakan sanki tilang sesuai dengan pelanggaranya,” tegasnya.

(Husen Maharaja/LIN)

Kondisi Ekonomi Tidak Stabil, Pengangguran Meningkat

0
Kondisi ekonomi yang tidak stabil sebabkan jumlah pengangguran tinggi (fokusjabar)
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Pesatnya pembangunan di Kota Tasikmalaya tidak berdampak terhadap kesempatan dan penyerapan tenaga kerja produktif. Sebaliknya angka pengangguran terbilang masih tinggi.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Tasikmalaya mencatat, jumlah pengangguran usia produktif di Kota Tasikmalaya meningkat sekitar 3,5 persen di tahun 2018.

Kadisnakertrans Kota Tasikmalaya Rahmat Mahmuda mengungkapkan, angka pengangguran justru meningkat. Bahkan data BPS tahun 2017 mencatat jumlah pengangguran di Kota Tasikmalaya mencapai 21.478 orang dari berbagai tingkatan pendidikan.

“Sebanyak 15.394 orang penganggur laki-laki dan 6.084 jiwa penganggur perempuan,” ungkap Rahmat, Sabtu (1/09/18).

Menurut dia, tingginya angka pengangguran di Kota Tasikmalaya disebabkan beberapa faktor, salah satunya tren dan kondisi perekonomian yang tidak stabil.

“Kondisi ekonomi yang tidak stabil faktor penyumbang pengangguran, namun kita sudah mengantisipasinya dengan melakukan berbagai program, seperti program transmigrasi, kegiatan padat karya, penciptaan 5 ribu wirausaha baru, pelatihan para calon tenaga kerja, termasuk mempermudah kran investasi di daerah,” jelas dia.

Adapun kendala utama tenaga kerja di Kota Tasikmalaya, yakni minimnya keahlian, skill dan kemampuan, sehingga sulit mendapat pekerjaan dari perusahaa.. Terlebih perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian yang sesuai.

(Seda/LIN)

Pemain Persib dan Wiro Sableng Gelar Meet and Greet

0

‎BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemain film Wiro Sableng dan pemain Persib Bandung menggelar meet and greet di 1933 Dapur dan Kopi, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (31/8/2018).

Pada kegiatan yang digelar oleh salah satu sponsor Persib Panther Energy, pemain Persib yang hadir adalah Hariono, Ghozali Siregar dan Kim Jeffrey Kurniawan. Sedangkan pemain Wiro Sableng yang hadir diantaranya Yayan Ruhiyan serta Vino G Bastian.

Menurut Brand Manager Panther Energy, Rernaldo Sunyata kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pihaknya terhadap karya anak bangsa.

Selain itu, dipilihnya Persib dalam kegiatan meet and greet ini, karena tim Maung Bandung memiliki supporter yang loyal.

“Seperti yang telah kita ketahui, di Jawa Barat, dan di kota Bandung, pada khusunya, Persib memiliki banyak sekali fans setia, oleh karenanya kami merasa sangat tepat untuk mensosialisasikan film Wiro Sableng dan produk Panther Energy edisi terbatas Wiro Sableng ini, disini,” ucap Reynaldo.

“Sebagai sesama produk lokal anak bangsa, sudah sepatutnya kita saling memberi dukungan,” tegas Reynaldo.

(Arif/LIN)

Indonesia Kirim 3532 Pasukan Perdamaian ke Kongo dan Lebanon

0
ilustrasi (web)

BOGOR, FOKUSJabar.id: Indonesia dipercaya dunia mengirimkan pasukan dalam misi perdamaian  dan ketertiban di negara Republik Demokratik Kongo dan Lebanon.

Sebanyak 3532 personil Satgas RDB Kontingen Garuda XXXIX-A Congo dan Satgas MTF Kontingen Garuda XXVIII-K Lebanon resmi dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo, Jumat pagi (31/08/2018) di lapangan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Sentul Kabupaten Bogor. Turut mendampingi, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan.

“Hari ini Indonesia berbangga bukan hanya atas prestasi atlet kita di Asian Games. Kita juga bangga akan melepas kontingen Garuda untuk misi perdamaian dunia. Ini wujud kontribusi Indonesia untuk dunia sekaligus kita ingin mengharumkan nama baik bangsa dan negara,” kata Presiden Jokowi

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam misi perdamaian dunia. Kontingen Garuda telah berada di Sinai sejak tahun 1957 atau hanya satu dekade dari kemerdekaan Indonesia.

Di tahun itu pula Indonesia telah mengirimkan lebih dari 38 ribu pasukan penjaga perdamaian PBB. Saat ini Indonesia masuk dalam jajaran 10 besar negara pengirim pasukan perdamaian dunia terbanyak.

“Dengan keberangkatan pasukan hari ini yang berjumlah 3532 personil artinya kita telah mencapai 88,3 persen dari target 4 ribu personil dicanangkan. Dan saya perintahkan agar target 4 ribu segera tercapai,” pinta Presiden.

Lebih membanggakan lagi, dalam pengiriman pasukan perdamaian tersebut, kontingen Garuda dilengkapi dengan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) produk dalam negeri.

” Ini sekaligus menjadi etalase bagi kehandalan produk industri strategis negara kita,” ucap Jokowi.

Kiprah pasukan Garuda dalam berbagai misi PBB dikenal selalu dapat diterima oleh masyarakat setempat karena mudah berbaur dan menghormati budaya di negara tersebut. Kontribusinya pun tak terbantahkan karena memiliki rekam jejak dan sejarah panjang.

“Sekali lagi ini adalah kepercayaan terhadap bangsa Indonesia sekaligus amanah yang harus dipikul dan tunaikan bersama,” katanya.

Kepercayaan dunia terhadap Indonesia semakin besar, ini terbukti saat Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina, mendorong proses perdamaian di Myanmar dan di Afganistan. Selain itu Indonesia juga terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

“Saya berpesan kepada pasukan Garuda di seluruh dunia, jagalah nama baik bangsa, patuhi hukum setempat dan selalu ikuti prosedur, jaga sikap, disiplin, dedikadi dan loyalitas,” pungkas Jokowi.

(LIN)

Langgar Etika, Emil Minta RAT dan Musprov KONI Jabar Diboikot

0
Pertemuan insan olahraga Jabar dengan Gubernur Jabar terpilih, Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung. (FOKUUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar terpilih, Ridwan Kamil (Emil) menilai jika rencana pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang akan digelar pada Rabu (5/9/2018) dan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jabar pada Rabu-Jumat (12-14/9/2018), melanggar etika dan beberapa aturan.

Emil pun meminta masyarakat olahraga di Jabar mengambil sikap dengan memboikot pelaksanaan dua agenda tersebut.

Demikian ditegaskan Emil saat menerima pengurus provinsi cabang olahraga, pengurus KONI kabupaten/kota dan badan fungsional olahraga di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (1/9/2018) malam.

“Apa yang sudah diputuskan saat RAT sebelumnya (Desember 2017) menjadi sesuatu yang tidak ada urgensinya di bulan September 2018 itu, melanggar dua etika.

Pertama melanggar kebiasaan RAT yang digelar satu tahun sekali dan gubernur tidak diminta pendapatnya. Atas dasar etika itu, maka boikot saja.

“Nanti kalau melakukan boikot, lalu dihukum, ujung-ujungnya kan didieu (saya sebagai gubernur). Kita bikin baru saya akui, bikin musor baru saya akui,” kata Emil di hadapan insan olahraga Jabar itu.

Emil pun meminta semua insah olahraga di Jabar untuk sepakat dan kompak menghadapi permasalahan di dunia olahraga di Jabar ini. Dirinya menyebut jika pelaksanaan pertemuan (RAT dan Musorprov) yang akan digelar merupakan pelanggaran etika.

“Jadi argumentasinya satu saja, etikanya adalah setelah gubernur terpilih dilantik. Ini karena gubernur terpilih harus diajak bicara dalam lima tahun itu mimpinya mau apa. Tapi karena saya tidak diajak bicara dan kami yang memiliki kebijakan anggaran untuk lima tahun ke depan itu seperti apa, maka hal itu namanya tidak etis,” terangnya.

Selain itu, Emil melihat jika tidak ada urgensi yang mendesak untuk memajukan pelaksanaan RAT maupun Musorprov KONI Jabar tersebut pada bulan September 2018 ini. Sehingga, apa yang nanti dihasilkan dalam RAT maupun Musorprov KONI Jabar adalah tidak sah.

“Jadi apapun itu urgensinya, suaranya (insan olahraga Jabar) harus sama kalau kita meyakini ada pelanggaran etika. Seorang gubernur tiba-tiba ditodong untuk menyepakati sesuatu tanpa diajak bicara terlebih dahulu, padahal dia yang memiliki tanggungjawab paling besar. Kita ingin semua bahagia, prestasi bagus dan yang mengelola pun benar. Saya ingin membuat tatanan bermasyarakat yang lebih bermartabat,” tegas dia.

” Kelemahan kita itu satu, yakni tidak kompak meski negeri ini banyak memiliki orang pintar dan hebat. Tunggu saja saya kasih komando setelah menerima masukan dari berbagai pihak. Tapi kalau sudah terucap di lisan, saya tidak akan balik kanan dan sepertinya konsep saya tidak akan jauh dari itu,” tambah Emil.

Untuk diketahui, insan olahraga Jabar yang terdiri dari perwakilan pengurus provinsi cabang olahraga, pengurus KONI kabupaten/kotaKabupaten, serta Badan Fungsional Olahraga menemui Ridwan Kamil di Pendopo, Kota Bandung pada Jumat (31/8/2018) malam.

Pada pertemuan tersebut, insan olahraga menyampaikan terkait rencana pelaksanaan RAT dan Musorprov KONI Jabar pada bulan September yang dinilai melanggar aturan dalam UU Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional serta PP Nomor 16 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Salah satu poin yang menjadi fokus pelanggaran, yakni terkait rencana Brigjend (TNI) Ahmad Saefudin yang akan mencalonkan kembali sebagai Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2018-2022.

Pencalonan tersebut dinilai melanggar karena yang bersangkutan  seorang TNI aktif dan menjabat sebagai Kapus Litbang Sumdahan Balitbang Kemhan berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/951/M/IX/2016 tanggal 26 September 2016.

Selain itu, pelaksanaan RAT dan Musorprov KONI Jabar tahun 2018 pun dinilai melanggar etika dalam organisasi karena digelar sebelum pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih yang akan dilaksanakan pada 17 September 2018.

Seperti diketahui, KONI Jabar akan menggelar RAT 2018 dan Musorprov KONI Jabar secara marathon pada bulan September 2018. RAT 2018 akan digelar 5 September, dan Musprov KONI Jabar pada 12-14 September 2018.

Pelaksanaan RAT dan Musprov KONI Jabar  akan digelar seiring  masa bakti kepengurusan KONI Jabar 2014-2018 akan berakhir pada September‎.

(Ageng/LIN)