spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7942

Banjir Bonus, Ini yang Akan Dilakukan Hanifan Yudani Kusuma

0
Foto Ageng
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Perjuangan keras seorang atlet Pencak Silat, Hanifan Yudani Kusuma (Hanif) berbuah medali emas pada ajang Asian Games XVIII tahun 2018.
Raihan medali emas di kelas C (55-60 kg) putra, membuat Hanif  banjir bonus dari pemerintah dan pihak lain. Dia berhak atas bonus sebesar Rp1,5 milyar beserta rumah tipe 36 dan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari pemerintah pusat.
Tak hanya itu, bonus bagi Hanif pun dipastikan hadir dari berbagai pihak. Diantaranya dari PB IPSI, Pengprov IPSI Jabar, Pemerintah Provinsi Jabar, hingga Pemerintah Kota Bandung.
Hanif sendiri mengaku sudah memiliki beberapa rencana terkait penggunaan yang bonus yang dia terima. Dirinya pun tak henti-hentinya mengucap syukur atas rezeki yang sudah dia terima dari Allah SWT.
“Sebagai muslim, wajib bagi saya menyisihkan sebesar 2,5 persen dari yang saya terima sebagai zakat. Lalu saya ingin memberangkatkan kedua orang tua dan keluarga saya untuk pergi umroh ke Tanah Suci,” ujar Hanif saat ditemui di sela-sela acara ‘Sambut Juara Pahlawan Pencak Silat IPSI Jabar Peraih Medali Emas Asian Games 2018’ di sekretariat IPSI Jabar, komplek olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (3/9/2018).
“Kita memang sudah diberitahu jauh-jauh hari kalau bonus akan besar. Apalagi pencak silat ini pertama kali dipertandingkan di ajang Asian Games. Kedepan, saya ingin terus berprestasi dan saat ini fokus meghadapi Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Singapura pada Desember 2018 serta SEA Games 2019 di Philipina,” tegasnya.
Ketua Pengprov IPSI Jabar, Pinera Wijaya menuturkan, pihaknya sendiri sudah menyiapkan sejumlah uang kadeudeuh sebagai apresiasi terhadap keberhasilan atlet. Bonus sendiri akan diberikan secara serentak kepada delapan atlet pencak silat Jabar yang berhasil meraih medali emas di ajang Asian Games XVIII tahun 2018.
“Untuk besarannya, ada lah. Intinya kami sudah menyiapkan sebagai apresiasi dan kadeudeuh kita kepada atlet. Tak hanya itu, saya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar melalui Dispora dan menyatakan sudah menyiapkan bonus bagi atlet asal Jabar peraih medali di Asian Games XVIII. Kita pun sudah merencanakan agenda untuk mempertemukan para atlet dengan Gubernur Jabar terpilih, Ridwan Kamil,” ujar Pinera.
Tak hanya itu, bonus pun sudah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Secara khusus, perwakilan Perguruan Tadjimalela sekaligus pengurus IPSI Kota Bandung, Sutarna mengaku jika Kota Bandung sudah menyiapkan uang kadeudeuh bagi atlet asal Kota Bandung yang meraih prestasi di ajang Asian Games XVIII tahun 2018.
” Insha Allah, Kota Bandung sudah menyiapkan kadeudeuh. Besarannya pun, Insha Allah akan lebih besar dari bonus Popda. Atlet lain tidak boleh sirik, tapi harus jadi motivasi untuk lebih berprestasi,” tegasnya.
(ageng/bam’s)

Datang ke Bandung, Hanif Disambut Pengurus IPSI Jabar dan Masyarakat

0
Foto Ageng
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat menyambut kedatangan atlet peraih medali emas Asian Games XVIII nomor tanding kelas C (55-60 kg) putra, Hanifan Yudani Kusuma di Sekretariat IPSI Jabar, komplek Olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (3/9/2018).
Sebelumnya, Hanif dijemput rekan seperguruan dari Paguron Tadjimalela di gerbang tol Pasteur dan diarak menuju sekretariat IPSI Jabar.
Hanif beserta keluarga dan rombongan sendiri, tiba sekitar pukul 10.00 WIB di sekretariat IPSI Jabar dengan naik mobil bak terbuka kepolisian. Hanif berada berdiri dengan bendera merah putih dan bendera perguruan Tadjimalela di samping sisi kiri dan kanannya.
Hanif langsung disambut Ketua IPSI Jabar, Pinera Wijaya dengan pengalungan bunga melati. Tak hanya itu, Hanif pun dieluk-elukan masyarakat pencak silat Jabar yang sudah menunggu kedatangannya sejak pukul 07.00 WIB.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang sudah dicapai atlet pencak silat asal Jabar di ajang Asian Games 2018. Ini menjadi pencapaian yang luar biasa. Dari 14 medali emas dan satu medali perunggu yang disumbangkan pencak silat Indonesia di ajang Asian Games 2018, empat medali emas diantaranya disumbangkan atlet asal Jabar,” ujar Pinera saat acara ‘Sambut Juara Pahlawan Pencak Silat IPSI Jabar Peraih Medali Emas Asian Games 2018’ di sekretariat IPSI Jabar, komplek olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (3/9/2018).
Pinera menambahkan, delapan atlet pencak silat asal Jabar berhasil menyumbangkan empat medali emas bagi Indonesia di ajang Asian Games XVIII tahun 2018. Mereka yakni  Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani dan Anggi Faisal Mubarok di nomor seni regu putra, lalu Pramudia Yuristya, Gina Tri Lestari, dan Lutfi Nurhasanah di nomor seni regu putri, Wewey Wita di kelas B (50 kg sampai 55 kg) putri, dan Hanifan Yudani Kusuma di kelas C (55 kg sampai 60 kg) putra.
“Capaian ini berkat usaha dan kerja keras atlet dan perguruan. Hal ini pun menjadi bukti siginifikan sumbangan Jabar bagi Indonesia. Khususnya di bidang olahraga cabang pencak silat,” tegasnya.
Sementara perwakilan Perguruan Tadjimalela, Sutarna mengaku bangga dan terharu dengan pencapaian para atlet pencak silat asal Jabar di ajang multieven olahraga tingkat Asia tersebut. Terlebih salah satunya merupakan atlet pencak silat dari Perguruan Tadjimalela, Hanifan Yudani Kusumah.
“Allah telah mengutus salah satu kader Tadjimalela yakni Hanifan untuk mengharumkan nama perguruan, Jabar dan Indonesia. Ini menjadi kebanggaan kami di perguruan, termasuk bagi IPSI Jabar dan masyarakat Jabar. Sekarang, Tadjimalela bukan hanya milik kami saja tapi sudah menjadi milik Jawa Barat dan Indonesia,” ujar Sutarna.
Yang paling luar biasa dan mengharukan, lanjut Sutarna, seorang Hanif mampu menyatukan dua presiden yakni Jokowi (Presiden Indonesia) dan Prabowo (Presiden Pencak Silat) untuk saling berangkulan. Hanif mampu memperlihatkan jika olahraga, khususnya pencak silat, mampu menyatukan semua elemen bangsa.
“Berkat seorang Hanif, dua orang yang akan bertarung di Pilpres 2019 nanti bisa berangkulan dan bersilaturahmi. Ini hanya dengan izin Allah dengan mengutus seorang Hanif dan mampu mengangkat harkat derajat pencak silat, umumnya olahraga, untuk menyatukan semua elemen bangsa dan berprestasi. Selain karena kerja keras dia, prestasi yang diraih Hanif pun hadir karena adanya gen juara dari kedua orangtuanya yang merupakan juara dunia serta juara SEA Games. Semoga kedepan akan lahir Hanif-Hanif yang lain dan saya berharap Hanif bisa menjadi juara sejati baik di dalam gelanggang maupun di luar gelanggang,” terangnya.
Hanif sendiri mengaku sangat bersyukur kepada Allah SWT atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Apa yang sudah dicapainya saat ini, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlet pencak silat di Tadjimalela maupun Jabar untuk terus kerja keras mengejar prestasi tertinggi.
“Saya hanya ingin sedikit berbagi, jika dalam sebuah kemenangan itu butuh proses yang harus kita jalani dan nikmati liku-likunya. Insha Allah, jika terus bersemangan dan bekerja keras meraih prestasi maka akan ada hasilnya. terus kejar prestasi dan lakukan hal positif untuk bisa membanggakan orang tua kita. Semoga ada hidayah dibalik ini semua dan saya ucapkan terimakasih kepada Pengprov IPSI Jabar atas apresiasinya kepada saya serta para atlet peraih medali emas asal jabar. Semoga menjadi sebuah motivasi untuk saya dan Pengprov IPSI Jabar agar lebih greget lagi berprestasi,” pungkas Hanif.
(ageng/bam’s)

Perbaikan Pipa PDAM Tirta Galuh Terkendala Izin?

0
Foto Husen

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Galuh, Kabupaten Ciamis, kini tengah memperbaiki pipa yang tertanam di bawah Jalan Raya Ir. H Juanda, Kelurahan Ciamis, Senin (3/9/2018).

Menurut Direktur PDAM Tirta Galuh Ciamis, Cece Hidayat, perbaikan pipa tersebut merupakan bukti pelayanan terbaik terhadap para pelanggan.

Meski pipa 2 inchi yang pecah tersebut sudah terdeteksi sejak Kamis lalu, namun pihaknya tidak bisa langsung memperbaikinya. Pasalnya, terbentur perizinan dari instansi lain.

” Baru hari ini, izin pembongkaran keluar. Kami langsung memperbaikinya,” ungkap Cece, Senin (3/9/2018).

Cece menjelaskan, penyebab pecahnya pipa akibat usianya sudah mencapai sekitar 10 tahun.

” Kami minta instansi terkait mempermudah proses perizinan. Dengan begitu, pelayanan kami kepada para pelanggan tidak terganggu,” pungkasnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

‎Pencak Silat Indonesia Sumbang 14 Emas, Aktor ini Bangga

0
BANDUNG,FOKUSJabar.id: Indonesia mengoleksi 31 mendali emas, 24 perak dan 43 perunggu pada Asian Games 2018 dan menempati peringkat keempat.

Mendali emas Indonesia pada Asian Games 2018 mayoritas disumbangkan oleh cabang olahraga pencak silat dengan 14 mendali emas, disusul panjat dinding tiga emas.

Pesilat sekaligus aktor laga, Yayan Ruhian mengaku atas capaian medali emas di cabang olahraga  pencak silat.

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour

“Luar biasa, yang pertama mengucapkan selamat untuk Asian Games, kepada pendekar pencak silat yang menjadi duta pencak silat. Terima kasih atas semangat kalian saya yang menjadi bagian dari pencak silat yang membanggakan,” jelas dia.

Aktor yang sempat bermain dalam film Star Wars ‘The Force Awakens’ ini pun berterima kasih kepada para atlet silat yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

“Dan terima kasih atas usaha kalian, emas kalian keberhasilan untuk Indonesia, jadi kalian mengangkat Indonesia lewat hobi, lewat seni bela diri kalian,” jelasnya.

(Arif/LIN)

Diduga Pengemudi Mabuk, Minibus Tabrak Angkot dan Sepeda

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Diduga dalam pengaruh minuman keras, seorang pengemudi minibus menabrak pejalan kaki dan angkutan umum di kawasan  Kopo Kota Bandung, Minggu (2/9/2018) pagi.

Mobil Toyota bernopol B 1345 PIQ ini rusak parah di bagian depan setelah menabrak angkutan umum di daerah Cibolerang Kota Bandung.

Menurut saksi, sebelum menabrak, angkutan umun, pengendara minubus sempat dikejar pengendara sepeda motor dan warga sekitar hingga melarikan diri ke Jalan Cibolerang.

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour

“Dari pelariannya, justru minibus kembali menghantam angkutan umum yang tengah berhenti di kawasan tersebut,” kata saksi yang tak disebutkan namanya.

Tidak diketahui keadaan korban yabg ditabrak minibus itu.

(Yusuf Mugni/LIN)

35 Butir Telur Ular Sanca Gegerkan Warga Banjar

0

BANJAR, FOKUSJabar.id:  Setiadi Warga dusun Rancabogo, Desa Sinar Tanjung, Kota Banjar kaget saat menemukan sarang ular sanca ketika sedang mengambil bambu di kebun. Dia pun langsung lari minta bantuan warga karena rumpun bambu itu ada ularnya yang tengah mengeram telur.

Lantas Setiadi meminta bantuan warga lainnya untuk memastikan apakah ular itu berbahaya atau hanya sedang mengeram saja. Dan alangkah kagetnya setelah dilihat, ternyata ular tersebut sedang mengeram telur sebanyak 35 butir.

“Saya minta bantuan Mang Odo dia memang pawang ular setelah dilihat ular itu panjanganya sekitar 3 meter lebih, dan sarang dipenuhi telur sebanyak 35 butir dan kami pun menyingkirkan ular tersebut,” jelas Setiadi Minggu (2/9/2018).

Ular Sanca betina itu memang berhasil dijinakan, saat ini telurnya dipelihara oleh aparatur Pemdes Sinar Tanjung. Kalau menetas malah akan dijual karena banyak yang memesan.

(boip/dar)

Sosialisasi, BKKBN Berikan Pelayanan KB Gratis

0
BANDUNG,FOKUSJabar.id: Minimnya wawasan masyarakat tentang kesehatan reproduksi dan semakin tingginya jumlah penduduk membuat BKKBN terus mengampanyekan program Keluarga Berencana (KB).

Bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI, program yang bernama ‘Promosi dan Pelayanan KBKR Dalam Era JKN’ terus dilaksanakan di berbagai daerah.

Kali ini, giliran Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi yang ditunjuk sebagai salah satu titik pelaksanaan program tersebut, Jumat (31/8/2018).

Acara yang digelar di lapang sepak bola Desa Bojonggenteng itu dihadiri perwakila  BKKB Jabar Pintauli Siregar, Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning, Perwakilan dari DPPKB Kabupaten Sukabumi dr. Titin M. Andadari dan pegiat KB Jabar Rukman Heryana.

Ribka Tjiptaning menyebut bahwa program KB adalah keharusan yang mutlak untuk negara ini.

“Kalau tekad kita sudah bulan untuk memajukan Indonesia, maka melaksanakan KB adalah sekecil-kecilnya kontribusi yang kita berikan untuk bangsa ini. Tanpa pengendalian  penduduk (melalui KB), akan sangat sulit bagi kita untuk menjadi negara maju,” jelas Ribka.

Sementara itu, perwakilan BKKBN Jabar
Pintauli mengatakan, selain mebambah tingkat kebahagiaan, program KB adalah program yang mampu meningkatkan kesejahteraan.

Acara yang berlangsung sejak pagi ini juga diisi oleh pemberian pelayanan KB gratis untuk 50 orang akseptor.

Perwakilan DPPKB Kabupaten Sukabumi Titin M Andadari menegaskan bahwa pemberian pelayanan KB gratis menajadi bukti konkrit komitmen DPPKB untuk terus menggalakan program KB ke masyarakat.

“Dengan adanya pemberian pelayanan KB secara gratis ini, kami (Dinas DPPKB) Kabupaten Sukabumi berharap tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak melaksanakan KB,” kata dia.

(LIN)