spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7895

PT KAI Fokus Reaktivasi Jalur KA Garut-Cikajang, 6 Km Jalur Kereta Api Ditempati Masyarakat

0
Hari Ini, Kereta Rakyat Cianjur-Sukabumi Resmi Beroperasi
Kereta Api

GARUT, FOKUSJabar.id : PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berencana mereaktivasi jalur Kereta Api di Jawa Barat. Dimana salah satunya, Garut-Cikajang.

Terkait hal itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Garut mesti segera mencarikan solusi bagi masyarakat yang mendirikan bangunan rumah di lahan milik PT KAI.

Menurut Bupati Garut, Rudy Gunawan, reaktivasi jalur Kereta Api Cikajang-Garut merupakan salah satu program Pemprov Jawa Barat.

Pemerintah pusat, Provinsi dan PT KAI mesti memperhatikan, dimana di jalur sepanjang 6 km tersebut sudah ditempati masyarakat.

” Jika tetap akan mereaktivasi, maka kami harus merevisi RTRW. Pasalnya, sejak tahun 1980 sudah dihilangkan,” kata Rudy Gunawan.

Rudy mengaku tak berdaya mencarikan solusi bagi mereka yang mendirikan tempat tinggal di jalur kereta api mengingat lahan tersebut milik PT KAI.

” PT KAI kan BUMN. Jadi solusinya kembali ke PT KAI itu sendiri yang sudah membiarkan tanahnya selama 38 tahun disewakan ke masyarakat,” tegasnya.

Dia berharap, kita duduk bersama dalam menentukan solusi nasib masyarakat Kabupaten Garut yang menempati lahan PT KAI.

Sebelumnya FOKUSJabar.id mengabarkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah memfokuskan kembali rencana reaktivasi jalur kereta api di Jawa Barat.

Ada empat jalur yang akan dihidupkan kembali, yakni rute Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Garut-Cikajang, Cikudapateuh Bandung-Banjaran-Ciwidey, dan Rancaekek-Tanjungsari.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) menilai, reaktivasi jalur kereta tersebut menguntungkan bagi masyarakat, karena ada kemudahan transportasi. Tidak hanya itu, daerah-daerah yang dilalui kereta pun perekonomiannya bisa tumbuh karena ada pergerakan orang dan barang dengan aksesibilitas yang semakin mudah.

Selain itu, Gubernur pun ingin dibangun stasiun-stasiun baru dititik lokasi wisata, perumahan ataupun di titik- titik keramaian untuk memecah kepadatan.

“Saya ingin mengembalikan budaya naik kereta. Saya ingin Jawa Barat seperti Eropa, masyarakat kemana- mana bisa naik kereta karena nyaman dan terintegerasi,” kata dia.

Emil berharap proyek reaktivasi ini busa selesai dan bisa langsung terintegrasi dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

(Andian/Bam’s)

Ratusan Warga Pandeglang Ikut Khitanan Massal dan Operasi Katarak bank bjb

0
fhoto : Arsip DCS bjb

PANDEGLANG, FOKUSJabar.id : Di tengah upaya bisnis yang terus digencarkan, bank bjb tak luput atas tanggungjawabnya kepada lingkungan sekitar. Melalui program Corporate Social Responsibility(CSR), bjb menggelar kegiatan sosial secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Baru-baru ini, komitmen kepedulian kepada masyarakat ditunjukkan bank bjb melalui kegiatan khitanan massal dan operasi katarak kepada ratusan warga di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Khitanan massal digelar pada Selasa, 18 September 2018 di Pendopo Kabupaten Pandeglang. Sedangkan operasi katarak digelar pada Minggu, 16 September 2018 di Klinik Mata Saruni, Pandeglang.

Kali ini, bank bjb menargetkan melakukan khitanan massal kepada 150 anak usia 5-8 tahun. Sedangkan untuk operasi katarak sebanyak 50 orang. Prioritas program CSR diperuntukan bagi warga kurang mampu.

Hadir pada acara khitanan massal, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Anggota DPR RI Raden Achmad Dimyati Natakusumah, Ketua DPRD Pandeglang Gunawan, Ketua MUI Pandeglang KH Hamdi Ma’ani, Sekda Pandeglang Pery Hasanudin, dan Asisten Pemerintahan Agur Priyadi Mustika.

Kegiatan khitanan massal tersebut merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan tiap tahun. Khitanan massal tahun ini merupakan gelaran keempat yang dilaksanakan bank bjb. Program tersebut terus konsisten dilaksanakan bank bjb Pandeglang sejak 2015. Tercatat sudah ada 500 warga yang menikmati khitanan gratis hingga 2017.

Berbeda dengan tahun lalu, kali ini bank bjb juga menggelar operasi katarak bagi warga kurang mampu. Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Pandeglang masih banyak penderita katarak lansia maupun usia produktif yang tidak mendapatkan layanan kesehatan.

Bagi bank bjb, CSR khitanan massal dalam rangka menciptakan generasi bersih dan sehat. Program ini diharapkan dapat membangun generasi muda yang lebih baik lagi dimasa mendatang. Apalagi khitan merupakan kewajiban bagi umat muslim.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, kegiatan tersebut bukti nyata kepedulian bank bjbkepada masyarakat Pandeglang. Dia berharap, kehadiran bank bjb bisa terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

(HW)

Gubernur Targetkan Dekranasda Jabar Buka Toko di Jakarta dan Bali

0
Gubernur Jawa Barat

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) menargetkan pada dua tahun mendatang, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat bisa membuka toko di mall-mall besar di Jakarta dan Bali. Target tersebut sebagai strategi pemasaran produk-produk unggulan industri kreatif di Jawa Barat.

“ Jangan hanya bisa memproduksi, tapi tidak bisa memasarkan. Jadi saya akan memantau bagaimana hasil kerajinan, produk-produk kreatifitas ini ternyata laku dan sukses di pasaran,” kata Emil, pada acara Pelantikan Pengurus Dekranasda Jabar dan Anggota Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2018-2023, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (19/9/2018).

Menurut Emil, definisi suksesnya Dekranasda bukan dari banyaknya pameran yang digelar, sehingga langkah membuka toko ini mengindikasikan bahwa Dekranasda Jabar tidak hanya menggunakan strategi di belakang layar, tapi juga strategi di depan secara langsung.

“Saya tidak akan menilai seringnya Dekranasda berpameran sebagai ukuran kesuksesan. Saya ukur berapa banyak toko Dekranasda hadir di titik-titik yang istimewa. Saya targetkan dua, yang pertama di mall-mall Jakarta dan yang kedua buka toko di Bali,” lanjutnya.

Emil mengungkapkan, target pembukaan toko ini akan dirampungkan dalam dua tahun. Jika sudah terealisasi, maka target akan dinaikkan dengan membuka toko di luar negeri maksimal di tahun kelima.

(Bam’s)

Wanggai Siap Hadapi Persija

0
foto: web

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Panpel Persib Bandung mengajukan surat penundaan jadwal pertandingan kandang Liga 1 2018 menghadapi Persija Jakarta dari Minggu (23/9/2018) ke Selasa (25/9/2018) dengan alasan keamanan.

Pemain depan Persib, Patrich Wanggai mengaku siap kapanpun pertandingan tersebut digelar. Karena, masalah jadwal sudah ada yang mengaturnya.

“Sebagai pemain kita harus siap, kapan saja main kita harus siap,” kata mantan pemain Sriwijaya FC ini.

Meski menerima kapanpun pertandingan menghadapi Persija digelar, namun dia berharap kedepannya jadwal pertandingan tidak ada lagi yang mengalami perubahan. Karena, hal tersebut dapat menganggu kesiapan tim.

“Harapannya kita pasti tepat jadwal, apalagi kemarin libur lama. Terus masuk, sudah dapet ritme permainan terus sekarang harus tunda lagi. Kita pemain berharap gak ada penundaan lagi, dengan alasan apapun,” harapnya.

Persib sendiri sebelum menghadapi Persija, baru saja melakoni pertandingan tandang menghadapi Borneo FC di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (17/9/2018). Pada laga tersebut, Maung Bandung berhasil mengamankan poin penuh.

(Arif/Bam’s)

Harhubnas 2018, Safety Harga Mati dan Service Sepenuh Hati

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), 17 September 2018 menjadi refleksi pentingnya keselamatan dan pelayanan dalam dunia transportasi. Keselamatan menjadi harga mati dan pelayanan juga diminta agar bisa dilakukan sepenuh hati oleh insan perhubungan nasional.

Dua hal tersebut menjadi pesan penting dalam peringatan Harhubnas yang mengusung tema ” Guyub Rukun untuk Mewujudkan Konektivitas dan Keselamatan Transportasi yang Lebih Baik.”

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) menjadi pembina Upacara Peringatan Harhubnas 2018, di halaman Depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro No22, Kota Bandung, Rabu (19/9/2018).

” Safety menjadi harga mati untuk selalu menjadi nilai utama masalah keselamatan. Yang kedua, setelah keselamatan adalah pelayanan yang sepenuh hati. Itu pesannya Kementerian Perhubungan,” kata Ridwan Kamil.

Emil juga berkomiten melakukan penyerapan anggaran perhubungan secara cepat. Hal tersebut diwujudkan Jawa Barat melalui realisasi anggaran untuk membeli pembatas jalan berupa teknologi road barrier yang akan dipasang di titik-titik jalan yang dianggap rawan.

” Diharapkan penyerapan anggaran dipercepat tanpa melanggar aturan,” ujar Emil.

Selain itu, Jawa Barat akan terus meningkatan transportasi berbasis kereta. Dalam waktu dekat, Pemerintah Pusat juga akan memberikan hibah 50 bus yang akan disebar ke daerah yang padat pergerakan transportasinya.

Kelancaran transportasi menjadi kunci atau urat nadi pembangunan. Sementara ruas tol dan kapasitas transportasi kereta di Jawa Barat belum ideal.

” Kuncinya adalah kelancaran. Inflasi tergantung dari perhubungan. Urat nadi ekonomi tergantung dari perhubungan. Kita masih kurang jalan tol, karena idealnya tiga kali lipat. Kita juga belum ideal kereta api, idelanya lima kali lipat,” tutur Emil.

Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi mengajak seluruh insan perhubungan nasional guyub atau bersinergi membangun konektivitas bagi masyarakat pengguna transportasi. Hal itu bisa diwujudkan melalui pembangunan trasportasi handal.

” Ini (tema Harhubnas) mempresentasikan bagaimana seluruh elemen perhubungan bersama-sama guyub rukun bersinergi membangun konektivitas guna mewujudkan transporasi handal dan berkeselamatan bagi masyarakat pengguna transportasi,” ungkap Menhub dalam amanatnya yang dibacakan Gubernur Jawa Barat.

Insan perhubungan juga diminta instrospeksi diri terhadap berbagai pelaksanaan kegiatan di sektor perhubungan yang dilaksanakan selama ini. Hal lain yang menjadi refleksi Harhubnas adalah pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan atau safety dan spektrum pelayanan yang ramah atau service dan hospitality.

“Meskipun efisiensi dilakukan di beberapa tahap kegiatan, akan tetapi mengelola efisiensi tidak boleh mengurangi kualitas keselamatan dan pelayanan perhubungan yang merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar,” katanya.

Keberhasilan pembanguan juga sangat dipengaruhi oleh transportasi sebagai urat nadi kehidupan ekonomi, politik, sosial, budaya, dan hankam. Peran perhubungan sangat strategis, sehingga sumber daya manusia perhubungan dituntut memperkuat komitmen dan dedikasinya.

“Sumber Daya Manusia perhubungan dituntut memperkuat komitmen dan dedikasi bekerja keras yang nyata di sektor transportasi, karena hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan bangsa dan upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” imbuhnya.

(Bam’s)

Gomez Nilai Positif Penampilan Kim di Balikpapan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan menjalani debutnya di Liga 1 2018 pada laga tandang menghadapi Borneo FC di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (17/9/2018).

Pada pertandingan pekan ke-22 tersebut, Kim tampil sebagai starter. Memasuki babak kedua, tepatnya di menit 70 dia diganti Hariono.

Menurut pelatih Persib, Mario Gomez, penampilan perdana Kim pada kompetisi Liga 1 2018 cukup bagus. Meski sebelumnya, Kim absen setahun karena mengalami cedera.

” Kim bagus. Dia bisa bermain 70 menit setelah absen hampir satu tahun. Kim oke, dia mainkan game yang bagus,” kata pelatih asal Argentina ini.

Sebelum di Liga 1 2018, pemain berdarah Jerman ini sudah sempat merasakan atmosfer pertandingan pada babak 128 besar Piala Indonesia 2018 menghadapi PSKC Cimahi di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, 15 Agustus 2018.

(Arif/Bam’s)

‎Hadapi Persija, Gomez Minta Kepastian

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez masih belum mendapatkan kepastian terkait jadwal pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Persija Jakarta.

Pertandingan pekan ke-23 ini awalnya akan digelar Minggu (23/9/2018) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Namun, kemungkinan besar ditunda dua hari menjadi Selasa (25/9/2018).

Panpel Persib sendiri mengajukan permohonan agar pertandingan pekan ke-23 ini ditunda, karena masalah keamanan.

“Gak masalah (Minggu atau Selasa), tapi saya ingin tahu fixnya kapan,” kata Gomez di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (19/9/2018).

Gomez menambahkan, jika sudah ada kepastian maka dia bisa langsung mempersiapkan anak asuhnya. Sehingga, diharapkan pada saat pertandingan bisa tampil maksimal.

“Karena kita harus latihan (strategi) atau enggak. Apa kita punya tiga hari lebih atau engga, itu berbeda. Jika kita main diundur kita bisa latihan yang lain. Tapi kalau kita main Minggu kita akan persiapkan, tentukan secepatnya kapan kita main,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)