spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7893

Rekanan Yang Pekerjaannya Tidak Becus Agar di ‘Blacklist’

0
Wawali Saat Meninjau Proyek Pembangunan Lapangan di Wilayah Cipedes (fokusjabar-Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Wakil Walikota Tasikmalaya M Yusup melakukan Monitoring Dan Evaluasi terhadap  sejumlah proyek yang dikerjakan rekanan di wilayah Kec.Cipedes Kota Tasikmalaya. Hasilnya, ternyata masih juga menemukan proyek-proyek yang kurang baik dan melanggar ketentuan.

”Saya menemukan banyak pelanggaran seperti proyek tak dipasang papan proyek  tak ada direksi keet dan lain-lainnya, ini harus menjadi perhatian dan cacatan untuk kita rekomendasikan agar rekanan yang tidak becus ini untuk diblacklist,,”tegas Wakil Walikota Tasikmalaya Muhammad Yusuf saat melaksanakan Monev bersama tim terkait ke sejumlah proyek di wilayah Kec.Cipedes Rabu (19/09/18).

Wawali pun menuturkan, sejauh ini sudah banyak rekanan yang sudah masuk daftar hitam alias dijatuhi hukuman blacklist Pemerintah Kotab Tasikmalaya melalui Walikota karena kualitas pekerjaannya tidak baik dan banyak melanggar aturan

””Kita tidak main-main dengan aturan, jika memang rekanan melanggar aturan pasti kita rekomendasikan untuk diblaklist karena akan merusak citra dan nama baik Pemerintah terutama merugikan masyarakat banyak,”paparnya.

Dia pun meminta pihak Inspektorat Kota Tasikmalaya agar tegas melakukan pengecekan ke lapangan terhadap proyek-proyek yang sudah selesai. Dia meminta Inspektorat harus jeli dan wajib memeriksa proyek yang dianggap selesai sebelum ada pencairan keuangan sehingga diketahui mana yang kena denda, mana yang tidak boleh diserap selanjutnya diusulkan ke Bagian Keuangan untuk tidak dicairkan uangnya kepada rekanan yang bersangkutan.

(Seda/DAR)

Umuh Gembira Lawan Persija Tak Jadi Diundur

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar merasa lega setelah jadwal pertandingan Persib menghadapi Persija Jakarta tidak mengalami perubahan.

Pertandingan kandang Liga 1 2018 pekan ke-23 ini akan tetap berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

Umuh menuturkan, sebelum ada kepastian, sangat was-was, karena jika laga kontra Persija berubah, maka akan mengganggu pertandingan lainnya.

“Sebagai manajer sangat gembira, tadi was-was, Bobotoh juga kalian nelpon dari mana-mana juga,” kata Umuh, Rabu (19/9/2018).

Setelah ada kepastian jadwal kontra Persija, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisan. Karena, mereka sudah memberikan kepercayaan, sehingga kepercayaan tersebut harus dijawab oleh Bobotoh dengan menjaga ketertiban dan kondusifitas.

“Mengucapkan terima kasih, terutama Kapolres yang bersentuhan langsung di lapangan juga para anggotanya, Juga Kapolda bertanggung jawab dan baik, bisa membaca bahwa Bobotoh Persib itu tidak pernah bikin ulah dan bikin masalah,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

‎Persib vs Persija Digelar Sesuai Jadwal

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pertandingan kandang Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta Liga 1 2018, dipastikan batal ditunda dan akan digelar seusai jadwal.

Menurut Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, pertandingan pekan ke-23 tersebut dipastikan akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

Sebelumnya, pihak kepolisan menggelar pertemuan dengan Panpel, Manajer Persib Umuh Muchtar dan perwakilan Bobotoh di Aula Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Bandung, Rabu (19/09/2018).

“Dari Polrestabes, sudah berkoordinasi dengan Panpel Persib, ada pak Umuh, dan beberapa perwakilan Bobotoh juga dari Pemda. Setelah kita bahas, beberapa hal memang ini perlu menjadi evaluasi ketika pertandingan antar Persib lawan Arema,” katanya.

Pertandingan Persib kontra Persija menurutnya akan berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Selain itu, setelah laga Persib kontra Arema, pihaknya akan meningkatkan beberapa hal saat Maung Bandung menghadapi Persija.

“Juga ada beberapa hal secara teknis kita tingkatkan, maka tadi disepakati untuk pertandingan antar Persib lawan Persija dilaksanakan pada 23 September 2018 pukul 15. 30,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Dinilai Haus Kekuasaan, Ma’ruf Amin Diminta Copot Jabatan Ketua MUI

0
Ketua MUI, Ma'ruf Amin (Istimewa)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Wakil Ketua MPR Mahyudin meminta calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019, Ma’ruf Amin segera melepaskan jabatannya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dia menilai, Ma’ruf memberikan contoh tidak baik lantaran tetap mempertahankan jabatannya. Sementara tindakan merangkap jabatan merupakan wujud sikap haus kekuasaan, selain berpotensi menyalahgunakan posisinya sehingga kontestasi berlangsung tidak adil.

“Pak Ma’ruf Amin harusnya bisa lebih fokus menghadapi kampanye pilpres,” ujar Mahyudin, kepada wartawan di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Politikus Golkar itu juga menyampaikan kritiknya walaupun posisinya sebagai kader partai politik (parpol) dalam Koalisi Indonesia Kerja, pendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Mahyudin mengatakan Ma’ruf sebagai senior bagi tokoh-tokoh muda sebaiknya memberikan contoh yang baik. Merangkap jabatan tidak selamanya baik dan pantas.

Menurutnya, menjadi cawapres pasti menyita waktu dan harus fokus. Ma’ruf sebaiknya legowo melepas jabatannya di MUI. Hal ini dimaksudkan, tandas Mahyudin, untuk menjadikan lembaga fatwa negara tersebut tetap baik kinerjanya.

“Begitu beliau bersedia menjadi cawapres, ya, legowo saja mundur. Baik itu diminta atau tidak diminta,” tegas Mahyudin. (Vetra)

Besok, KPU Umumkan Kontestan Resmi Pemilu 2019

0
Komisioner KPU Viryan Azis (ke-2 kiri) bersama komisioner lainnya usai memberi keterangan pers soal pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019 di Jakarta, Senin, 2 Oktober 2017 (Istimewa/sindonews.com)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengungkapkan jadwal rencana pengumuman kontestan resmi Pemilu 2019 pada Kamis besok (20/9/2018).

Kontestan terdiri atas pasangan Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres) dan Daftar Calon Legislatif Tetap (DCT) tingkat DPR, DPRD, DPD.

“Sampai hari ini belum ada rencana perubahan penetapan. Kami berupaya bekerja sesuai tahapan yang sudah ada,” ungkap Komisioner KPU Viryan Azis di Kantor KPU, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPU Wahyu Setiyawan menggarisbawahi bahwa pelaksanaan tahapan penetapan DCT tidak boleh dipengaruhi oleh putusan Mahkamah Agung (MA). Soal yang dimaksud adalah putusan MA tentang mantan narapidana kasus korupsi yang dibolehkan ikut Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019.

Namun, menurut Wahyu, KPU akan memberi waktu khusus untuk merilis bakal calek eks koruptor yang lolos.

“Menunda penetapan DCT implikasinya perubahan jadwal kampanye, laporan awal dana kampanye. Mempertimbangkan itu, kami kecenderungannya memilih opsi penetapan DCT tetap tanggal 20 (September),” tandas Wahyu. (Vetra)

Persib Kontra Persija Tetap Digelar Hari Minggu

0
Persib Bandung vs Persija (Istimewa)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta tetap digelar pada Minggu 23 September 2018, pukul 15.30, setelah sebelumnya pihak kepolisian meminta laga diundur menjadi Selasa (25/09/2018). Kepastian tetap digelarnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada hari Minggu esok usai ada pertemuan antara jajaran Kepolisian dan Manajemen Persib Bandung, Panpel dan juga perwakilan Bobotoh di Mapolrestabes Bandung, Kamis (19/09/2018).

“Tadi disepakati pertandingan bola antara Persib dengan Persija dilaksanakan pada tanggal 23 September 2018 pukul 15.30,” ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema seusai pertemuan tersebut.

Irman berharap, semua pihak terutama bobotoh bisa menjaga sportifitas dan kondusifitas selama pertandingan berlangsung.

Untuk jumlah personel yang akan bertugas untuk mengamankan laga klasik ini, Irman mengaku akan mengadakan pertemuan lanjutan untuk menentukan jumlah personel yang bertugas.

Sementara itu, manajer Persib Bandung Umuh Muchtar bersyukur laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta tetap digelar pada Minggu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pa Kapolres,” ucap Umuh.

Kepada bobotoh, Umuh meminta untuh bersikap santun. Dan dirinya pun meminta bobotoh untuk mewaspadai kehadiran oknum yang akan merusak suasana dengan membuat rusuh.

“Jangan ada keselundupan oknum yang di situ dia mengaku bobotoh dan luar bukan dan terus dia yang bikin ulah,” tegasnya.

Dan jika ditemukan oknum bobotoh yang membuat rusuh, Umuh meminta bobotoh untuk tidak main hakim sendiri. Umuh meminta menyerahkan oknum tersebut kepada pihak kepolisian.

“Saya tugaskan juga kepada bobotoh jangan main gebug jangan main pukul, kalau ada langsung tangkap dan serahkan ke petugas,” pintanya. (Vetra)

Asik! 2019, Kereta Api Cibatu-Garut Mulai Beroperasi

0
Foto Andian

GARUT, FOKUSJabar.id : Saat ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah fokus mereaktivasi jalur kereta api di Jawa Barat. Sedikitnya empat jalur yang akan dihidupkan kembali. Yakni, rute Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Garut-Cikajang, Cikudapateuh Bandung-Banjaran-Ciwidey dan Rancaekek-Tanjungsari.

Kepala PT KAI Daop 2 Bandung, Suridal menegaskan, reaktivasi jalur Kereta Api (KA) sudah memasuki tahap pendataan. Pendataannya itu sendiri ditarget rampung 5 September 2018 mendatang.

“ Untuk tahap pertama, kami reaktivasi Cibatu Garut. Tahap berikutnya, Garut-Cikajang. 5 September, pendataan unit asset harus sudah selesai,” kata Suridal di eks Stasiun Garut, Rabu (19/9/2018),

Menurut dia, sedikitnya 1500 rumah, terutama di lahan Right of Way (RoW) yang merupakan untuk jalan utama dipastikan terseret dan harus ditertibkan.

Selain bakal membangun Stasiun Wanaraja dan Garut, pihaknya juga akan membuat sembilan halte.

” Kami tergetkan akhir 2018 sudah ditertibkan. Ganti rugi untuk bangunan permanen Rp25 ribu per meter,” beber Suridal.

Proses pembangunan rel dan jembatan dimulai setelah ganti rugi. Anggaran yang dibutuhkan Rp400 milyar.

“ Mudah-mudahan tahun depan (2019) pembangunannya selesai dan bisa segera beroperasi,” harapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar.id mengabarkan, Bupati Garut, Rudy Gunawan, reaktivasi jalur Kereta Api Cikajang-Garut merupakan salah satu program Pemprov Jawa Barat.

Pemerintah pusat, Provinsi dan PT KAI mesti memperhatikan, dimana di jalur sepanjang 6 km tersebut sudah ditempati masyarakat.

” Jika tetap akan mereaktivasi, maka kami harus merevisi RTRW. Pasalnya, sejak tahun 1980 sudah dihilangkan,” kata Rudy Gunawan.

Rudy mengaku tak berdaya mencarikan solusi bagi mereka yang mendirikan tempat tinggal di jalur kereta api mengingat lahan tersebut milik PT KAI.

” PT KAI kan BUMN. Jadi solusinya kembali ke PT KAI itu sendiri yang sudah membiarkan tanahnya selama 38 tahun disewakan ke masyarakat,” tegasnya.

Dia berharap, kita duduk bersama dalam menentukan solusi nasib masyarakat Kabupaten Garut yang menempati lahan PT KAI.

(Andian/Bam’s)