spot_imgspot_img
Rabu 25 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7677

Aher Siap Jadi Jurkam Asyik di Kampanye Terbuka

0

SURABAYA,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) siap menjadi juru kampanye (Jurkam) untuk pasangan yang diusung PKS Gerindra dan PAN Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik).

“Sebagai kader saya berkewajiban menyukseskan pasangan yang diusung partai di mana saya bernaung,” kata Aher seusai bertemu warga Surabaya asal Jabar, Senin (6/3/2018).

Kendati begitu, pihaknya akan menjadei Jurkam sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

“Saya akan hadir di kampanye terbuka, namun tentunya kalau tidak hari libur saya akan mengajukan cuti,” kata dia.

BACA JUGA:

Perekonomian Jabar Meningkat di Triwulan Pertama 2024

Kendati begitu pihaknya mengaku belum mendapat informasi dari tim Asyik kapan waktunya.

Kaitannya dengan pendapat bahwa suara Aher bisa mendongkrak suara pasangan yang didukungnya, Aher berharap bisa membantu.

” Insya Alloh suara saya bisa mendongkrak raihan mereka di Pilgub Jabar 2018,” jelas Aher.

(LIN)

Ambisi Garuda Bandung Maju ke Semifinal IBL, Pupus Ditangan Hangtuah

0
Ambisi Garuda Bandung Maju ke Semifinal IBL, Pupus Ditangan Hangtuah‎. (FOKUSJabar/Ageng

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ambisi Garuda Bandung untuk bisa melaju ke babak semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2018 harus berakhir ditangan BSB Hangtuah. Pada game ketiga playoff IBL 2018, Garuda Bandung dipermalukan BSB Hangtuah 59-64 di kandangnya, C-Tra Arena, Jalan Cikutra Kota Bandung, Senin (5/3/2018).

Anak asuhan Andre Yuwadi sebenarnya sudah unggul jauh 18-3 di quarter pertama atas BSB Hangtuah. Namun di quarter dua, Hangtuah yang dimotori dua penggawa asing mereka, Keenan Palmore dan Nahshon George, justru berbalik unggul 5 angka dengan skor 27-22.

Balik tertinggal, Gary Jacobs, Difhta Pratama maupun Surliyadin berusaha mengejar. Namun kehilangan seorang center asing mereka, Roderick Flemmings karena cedera membuat serangan Garuda Bandung kurang mengigit. Meski sempat memperkecil margin skor, akhir quarter tiga, Garuda Bandung pun tetap tertinggal atas BSB Hangtuah dengan skor 40-44.

Tidak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya, pemain Garuda Bandung pun berusaha mengejar. Namun serangan yang dibangun anak-anak Garuda Bandung pun kerap gagal saat berhadapan dengan tembok kokoh Hangtuah. Akhirnya, Garuda Bandung harus memupus harapan melaju ke babak semifinal IBL 2018 setelah kalah 59-64 atas BSB Hangtuah.

“Inilah playoff. Selamat buat Hangtuah yang berhasil maju ke semifinal untuk menghadapi Satria Muda dan cetak sejarah‎. Saya apresiasi perjuangan anak-anak yang sudah bermain dengan baik,” ujar Pelatih Garuda Bandung, Andre Yuwadi usai laga, Senin (5/3/2018) malam.

Andre menambahkan, keunggulan dua pemain asing di kubu Hangtuah membuat pola serangan mereka sulit dibendung. Meski sempat unggul di quarte pertama, namun pada pemainnya sulit mengembangkan dan menjaga ritme permainan.

“Inilah bermain basket, bukan 10 menit tapi 40 menit dan kita harus tetap konsisten di setiap quarter. Kehilangan satu pemain asing memang ada pengaruhnya, tapi itu bukan suatu alasan kita kalah hari ini. Hangtuah bermain lebih baik dan konsisten di setiap quarter,” tegasnya.

Sementara Pelatih BSB Hangtuah, Andika Supriadi Saputra mengaku sanga‎t bangga dengan semangat dan motivasi para pemainnya untuk bisa memenangkan game ketiga meski sempat tertinggal jauh di quarter pertama. Dirinya hanya berupaya memompa motivasi dan semangat para pemain karena hasil di lapangan tergantung pada mereka.

“Anak-anak sempat tegang di quarter pertama sehingga tertinggal jauh 18-3. Tapi anak-anak luar biasa bisa membalikkan keadaan, terimakasih kepada Tuhan. Dan untuk hadapi Satria Muda di semifinal, kita akan benahi kekurangan kita di playoff ini karena Satria Muda tim besar,” pungkas Andika.

Kemenangan BSB Hangtuah tidak terlepas dari penampilan gemilang dua penggawa asing mereka yang menjadi pencetak skor terbanyak di game ketiga. Keenan Palmore mampu mencetak 27 poin dan Nahshon George yang mencetak double double dengan raihan 30 poin‎ dan 21 rebound.

(ageng/bam’s)

Tindak Pelanggaran ASN di Pilkada, Inspetorat Menunggu Panwaslu Ciamis

0
dinas pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Ciamis H. Tatang, S.Ag.

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kendati Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) memprediksi tingginya potensi ASN melakukan pelanggaran pada Pilkada Serentak di Kabupaten Ciamis, namun Inspetorat Daerah mengaku tidak banyak mendapatkan surat dari Panwaslu terkait pelanggaran-pelanggaran ASN pada Pilkada temuan Panswalu yang harus ditingdaklanjuti oleh Inspektorat Daerah.

“Yang memproses memeriksa memenuhi unsur pelanggaran pada Pilkada yang dilakukan ASN itu kan Panwaslu, Inspektorat sebatas menunggu. Sampai saat ini tidak banyak, baru satu, dan setelah kita tindak lanjut tidak masuk unsur, karena bisa membuktikan surat cuti, ” kata Inspektur Inspektorat Daerah Ciamis, Tatang,S.Ag, di ruangannya Senin (5/3/2018).

Dikatakan Tatang Inspektorat Daerah sebatas menangani pelanggaran ASN saja, tidak termasuk pelanggaran yang dilakukan oleh Kepala Desa atau Aparatur Desa. “Itu ditembusakn oleh Panwaslu ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, tidak ke sini. Saya berharap ini menjadi gambaran kondusifitas ASN di Ciamis di ajang Pilkada, dan saya berharap tetap seperti ini, tetap kondusif,” kata Tatang.

Sementara itu Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Wasdi Ijudin mengatakan, banyak larangan yang diberlakukan kepada ASN di dalam Pilkada Serentak. Tetapi larangan itu bermakna postif bukan mengerangkeng ASN dari hak – hak berdemokrasi.

“ASN boleh memberikan dukungan, tetapi bukti dukungan ASN itu adalah di bilik suara. Bukan saat ini. Tetapi ASN wajib menyadarkan masyarakat untuk berpartisipasi pada saat pencoblosan. Saya pun selalu begitu mengajak untuk mencoblos,” kata Wasdi.

Dalam pantauannya kata wasdi selama ini pelayanan di Pemerintahan Ciamis masih berjalan baik dan tidak terganggu oleh hirukpikuk Pilkada. “Semua berjalan sebagai mestinya, sesuai fungsinya. Bahkan besok kita mau musrenbang, musrenbang kan bertahap dari Pemerintahan Desa sampai ke kabupaten. Itu berjalan baik, bukti bahwa fungsi-fungsi pemerintahan berjalan baik, tidak terganggu,” ujar Wasdi.
(DH)

Generasi Muda tak Cukup Harus Pintar tapi Berakhlak

0
Pembukaan O2SN yang diikuti ribuan siswa se . Kota Tasikmalaya. )FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Generasi penerus yang dibutuhkan bangsa saat ini tidak hanya cerdas secara intelektual, namun harus mempunyai kecerdasan emosional dan intelligent untuk membentuk akhlak dan karakter sehingga menjadi generasi yang berkualitas dan mampu berdaya saing.

Hal itu diungkapkan Walikota Tasikmalaya Budi Budiman saat pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Tasikmalaya di Gor Sukapura Komplek Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya Senin (05/03), yang diikuti ribuan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP se-Kota Tasikmalaya.

”Pendidikan yang tinggi dan kecerdasan intelektual yang tinggi, akan lebih bermanfaat bilamana diimbangi dengan akhlak dan karakter yang mulia dan akan membentuk generasi-generasi yang sholeh dan sholeha,”ungkap Budiman.

BACA JUGA:

Perekonomian Jabar Meningkat di Triwulan Pertama 2024

Ditambahkan, pendidikan di Kota Tasikmalaya harus sesuai dengan visi misi yang telah ditetapkan yakni pendidikan tata nilai bangsa kita harus maju dan berkembang, pintar dan sehat tanpa harus meninggalkan landasan fundamental yakni nilai-nilai agama, nilai budaya dan kearifan lokal dalam membangun bangsa dan tanahb air.

Budi mengatakan generasi penerus harus berprestasi dan berkarya dalam berbagai bidang untuk mampu berdaya saing generasi harus menguasai teknologi, bisa berprestasi melalui olahraga, melaui seni dan budaya serta mencintai nilai-nilai kebangsaan (Seda/DAR)

Pasang Oneway ASK di Angkutan Umum Tidak Dilarang

0
Selain baligo angkutan umum menjadi sarana pemasangan alat sosialisasi kampanye (ask).

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Memasang alat sosialisasi kampanye (ASK) melalui sticker oneway di kendaraan angkutan umum dianggap menjadi salah satu cara efektif oleh para pasangan calon bupati/ wakil bupati dalam mencuri perhatian warga.

Paslon bupati / wakil bupati yang bakal bertarung di Pilkada Serentak Kab upaten Ciamis 2018, Herdiat – Yana D Putera dan Iing Syam Arifin – Oih Burhanudin pun tak menyia-yiakan angkutan umum yang saban hari hilir mudik di jalan raya sebagai media alat pemasangan ASK.

Pantauan FOKUSJabar.id hampir semua trayek angkutan umum di terminal Ciamis ditempeli sticker onerway yang bergambar foto paslon, nomor urut, serta moto masing-masing paslon.

Pemanfaatan angkutan umum sebagai media pemasangan ASK tentu membawa berkah sendiri bagi para pengemudi. Sopir angkutan umum mengaku untuk memasang oneway ASK mereka diberiimbalan sejumlah uang.

“Iya kang, dikasih bayaran untuk sekali pasang sticker,” kata Maman (35), salah satu sopir angkutan umum di Ciamis pada Senin, (5/3/2018).

Kendati demikian Maman enggan menyebutkan jumlah uang yang dia terima dari pemasangan oneway paslon bupati/wakil bupati.

“Lumayan lah, dari pada nggak kecipratan apa-apa. Ini berkah,” kata Maman.

Mosioner KPU Ciamis Divisi Hukum Didi Heryadi,SH., mengatakan, pemasangan ASK berupa sticker oneway di kendaraan roda empat termasuk angkutan umum tidak diatur dalam PKPU. Kedua tim sukses kandidat sudah diajak bermusyawarah dan sama-sama tidak mempermasalahkan pemasangan ASK di angkutan umum.

“Mereka sepakat pemasangan ASK di mobil termasuk angkutan umum itu tidak masalah, maka tidak kita tuangkan larangannya di PKPU. Nah lain halnya kalau dengan Permenhub, mungkin ada ketentuan khusus yang harus diperhatikan, misal dari ketebalannya, ” kata Didi.

(DH).

Cuaca Buruk Budi Daya Ukan di Ciamis Terpuruk

0
Peternak Ikan Imbanagara Eka. (FOKUSJabar/Riza Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.id:  Sejumlah petani ikan di Kabupaten Ciamis mengeluhkan penyakit ikan yang merebak belakangan ini sehingga banyak peternak gagal panen. Mereka mempertanyakan kepedulian pemerintah untuk menangani masalan ini.

” Seharusnya pemerintah mencarikan solusi untuk menangani masalah ini sehingga  para petani ikan bangkit lagi untuk membudidayakan perikanan kembali,” kata Eka salah seorang petani di Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.

Dia mempertanyakan program yang diluncurkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupa Asuransi Perikanan bagi Pembudidaya Ikan Kecil (APPIK) yang sampai sekarang belum sampai ke peternak.

Pihknya sangat mengharapkan adanya inovasi untuk menangulangi gagalnya panen para petani ikan yang mana sekarang cuaca tidak bisa diprediksi, wabah dan penyakit ikan pasti akan banyak menyerang seperti wabah penyakit yang menyerang ikan gurame sekarang ini.

Eka mengatakan asuransi perikanan bagi pembudidaya ini merupakan langkah konkrit dari komitmen pemerintah untuk melindungi petani agar mereka semakin berdaya dan mampu bangkit saat menghadapi kegagalan produksi akibat penyakit maupun bencana alam.

” Perlindungan ini akan memberikan jaminan akan keberlangsungan dan berkelanjutan usaha ternak ikan, seharusnya Dinas terkait juga mencarikan solusi terkait adanya hama dan penyakit yang menyerang para petani jangan sampai ketika wabah sudah banyak baru perintah turun tangan tetapi seharusnya setiap saat itu ada tinjaun tentang keluhan para petani,” paparnya.

Sementara itu Agus Gusanto warga Imbanagara Ciamis menambahkan, akibat hama yang menyerang ikan miliknya mengakibatkan kerugian yang cukup besar dimana hampir setiap warga yang membudidayakan ikan di kolam 30kg sampai 40kg lebih mati akibat hama.

” Sampai saat ini banyak petani yang merugi akibat hama, ikan khusuanya ikan gurame tetapi belum ada tanggapan dari pemerintah seperti penggantian benih atau apa. Hanya sebatas sosilisasi pengendaliaan penyakit saja,” tegasnya.

(Riza M Irfansyah/DAR)

Aher Lantik Dewan Pendidikan Jabar 2017-2022

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) meminta kepada Dewan Pendidikan Provinsi Jabar untuk meningkatkan pengawasan pada dunia pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Aher menginginkan, dalam pelaksanaan pendidikan di Jabar tidak hanya transfer knowledge atau ilmu pengetahuan saja tapi juga pendidikan karakter.

Aher mengatakan hal tersebut kepada pengurus Dewan Pendidikan Jabar 2017 – 2022 yang baru saja dia lantik di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis (05/03/2018).

“Kita menginginkan, merencanakan, mendesain supaya pendidikan di Jabar adalah pendidikan berkarakter jadi pendidikan tidak hanya tranfser knowledge disaat yang sama juga pendidikan moral dan akhlak,” kata Aher.

Selain itu, dewan pendidikan yang beranggotakan para pakar dari berbagai bidang dan pemerhati pendidikan, melalui keahlian dan pengalamannya juga berhak untuk memberi masukan atau usulan bagi pengambil kebijakan untuk memperbaiki metodologi pengajaran, kurikulum, termasuk memperbaiki suasana pembelajaran bila dirasa kurang nyaman bagi para pelajar.

“Saya mengharapkan dewan pendidikan untuk menjadi pakar yang bersama mengamati persoalan dunia pendidikan untuk menjadi masukan, saran bagi pengambil kebijakan demi memperbaiki suasana pembelajaran agar belajar itu nyaman, itu tidak salah, saya kira wajar,” harapnya.

Anggota Dewan Pendidikan Jabar dihuni para pakar pendidikan yang mewakili berbagai bidang dan instansi. Dari perguruan tinggi diwalili oleh pakar dari ITB, Unpad, UPI, IPB dan Unpas. Terdapat juga wakil dari organisasi guru yaitu PGRI, sekolah swasta yang tergabung dalam BNPS, komite sekolah, pengawas, hingga wakil dari dunia usaha.

“Saya kira ini sudah ideal ya, ada proses keterwakilan dari berbagai pakar berbagai bidang. Dunia usaha pun masuk menjadi bagian penting dari pengembangan pendidikan kita, ini sudah kumplit sekali,” ujar Aher.

Dewan pendidikan Jabar memiliki sejumlah tugas, seperti mengkoordinasikan pelaksanaan fungsi dan tugas mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan. Menyampaikan hasil penghimpunan, analisis, rekomendasi atas keluhan, saran, kritik dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan kepada Gubernur.

Berikut susunan pengurus dewan pendidikan Jabar periode 2017 – 2022 sesuai Surat Keputusan Gubernur Jabar nomor 420/Kep.1216-Yanbangsos/2017, tanggal 22 Desember 2017.

1. Prof. Dr. Ir. Wisnu Cahyadi, M.Si (Ketua)
2. Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd.,M.H.,M.Si
3. Prof. Dr. Med. Tri Hanggono Achmad
4. Prof. Dr. Ir. Denny Juanda P, DEA
5. Prof. Dr. Endang Komara, M.Si
6. Dr. Rahman Mulyawan, M.Si
7. Dr. Brian Yuliarto, M.Eng
8. Dr. H. Edi Permadi, M.M.Pd
9. Drs. H. Bambang Sutrisno, SE.,MM
10. Drs. H. Bambang Haryono, MM
11. Iwan Hermawan, S.Pd.,MM
12. Ir. H. Iwan Laksana
13. Juli Wahyu Pari Dunda, S.Pd.,M.Si
14. Drs. Dodo Sudrajat, M.M.Pd.
15. Dr. Ganjar, M.Pd.

(Bam’s)