spot_imgspot_img
Kamis 26 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7668

KPU Minta PPK dan PPS Sukseskan Pemilu 2019 Mendatang

0
PPK Dan PPS Komponen Penyelenggara Pemilu Wajib Sukseskan Pesta Demokrasi (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Pemilu yang akan berlangsung tahun 2019 mendatang yang akan memilih DPD, DPRD Provinsi, DPRRI dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden harus berlangsung sukses. Oleh karena itu seluruh elemen masyarakat berkewajiban untuk menyukseskannya terlebih Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Hal itu dikatakan Ketua KPU Kota Tasikmalaya Kholis Muchlis saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Anggota PPK dan PPS di Saung Gunung Salem (SGS), Jalan Bebedahan Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, Kamis (08/03/2018).

”PPK dan PPS ini bagian terpenting dari KPU, mereka bertugas melakukan proses tahapan pemilu di tingkat kecamatan, tugasnya membantu KPU dalam melaksanakan tahapan-tahapan Pemilu 2019 mendatang,” ungkap Kholis.

Dalam pelantikan tersebut, 30 anggota PPK dan 207 anggota PPS yang dilantik dan diambil sumpah.

(Seda)

Soal Fisik Pemain Persib ini Kata Yaya

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih fisik Persib Bandung, Yaya Sunaryamengatakan,  setelah berlatih selama tiga bulan, kondisi fisik tim menunjukkan progres. Tim pelatih pun masih memiliki waktu untuk menaikan fisik pemainnya.

“Kalau misalkan fisik, kita harus ada di atas. Kita sudah running di 80 persen (sekarang),” kata Yaya di Sosi Universe Fitness, Kota Bandung, Kamis (08/3/2018).

Selain melihat dari latihan, Yaya juga harus melihat langsung kondisi fisik pemainnya pada pertandingan uji coba. Maung Bandung sendiri berencana akan menggelar pertandingan uji coba menghadapi tim Liga 1 dan 2 pada pekan depan.

“Kita mesti lihat dari grafik permainan selain latihan, kita bisa lihat lebih jelas untuk melihat persentasi pemain. Karena ukuran untuk melihat kualitas di tes fisik, kurang mendukung untuk melihat lebih jelas,” ucapnya.

“Kita naikkan intenstas minggu ini, tapi dengan program yang beda, kalau dulu ‎kita bikin di aerobik sekarang kita lebih banyak ke speed and endurance. Kalau misalnya hari ini kita bikin aerobik endurance tapi koordinasi gerak tentunya ada di moderate,” jelasnya.

(Arif/DH) ‎

Boling Incar Dua Emas di Asian Games 2018, Jabar Manfaatkan Keuntungan Tuan Rumah

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Peluang Indonesia untuk meraih dua medali emas di cabang olahraga bowling pada Asian Games XVIII, Agustus 2018 mendatang, cukup berat. Indonesia sendiri harus bersaing dengan negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.

Saat ini, pelatnas bowling Asian Games XVIII/2018 dihuni oleh tujuh atlet putra dan tujuh atlet putri. Ketujuh atlet putri yakni Alisha Nabila (Jabar), Nadya Pramanik (Jabar), Tannya Roumimper (Jatim), Sharon Limansantoso (DKI Jakarta), Putty Insavilla Armein (Jatim), Novie Phang (DKI Jakarta) dan Aldira Indriayati (Sumut). Sementara tujuh atlet putra yakni Ryan Lalisang (DKI Jakarta), Hengky (DKI Jakarta), Yeri Romadhona (DKI Jakarta), Hardy Rachmadian (Sumut), Diwan Rezaldy Syahrir (DKI Jakarta), Billy M Islam (Jatim), dan M Fachri (Jatim).

“Nanti akan diambil enam atlet putra dan enam atlet putri yang akan menjadi tim inti bowling Indonesia di Asian Games 2018. Peluang Alisha dan Nadya masuk tim inti pun cukup terbuka lebar. Atlet Jabar sempat mengisi tim Pelatnas Putra yakni Adhiguna Widianoro, namun dia mengundurkan diri,” ujar Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov PBI Jabar, Hermawan saat ditemui di Siliwangi Bowling Center, Jalan Lombok Kota Bandung, Kamis (8/3/2018).

Keuntungan sebagai tuan rumah Asian Games XVIII/2018 bisa membuka peluang Indonesia meraih medali emas dari cabang olahraga bowling cukup terbuka lebar. Hal ini melihat pada pengalaman SEA Games 2015 di Kuala Lumpur, dimana Malaysia sebagai tuan rumah mampu mengalahkan dominasi Singapura dan menjadi juara umum di cabang olahraga bowling.

“Ini yang bisa dimanfaatkan Indonesia sebagai tuan rumah. Atlet kita bisa lebih mengenal lane bowling yang akan digunakan. Bahkan di test event kemarin, hanya diikuti oleh atlet Indonesia tanpa mengundang atlet dari negara Asia lainnya. Itu akan jadi keuntungan kita.” tegasnya.

(ageng/DH)

Persib Naikan Intensitas Latihan

0
Persib Naikan Intensitas Latihan. (FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menggelar latihan di Sosi Universe Fitness, Kota Bandung, Kamis (8/3/2018). Menurut pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, program latihan yang diberikan oleh tim pelatih intensitasnya cukup tinggi.

Menurut asisten pelatih yang mengantarkan Persib meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 ini, pada sesi latihan tersebut pemain bisa menjalankan semua program yang diberikan oleh tim pelatih.

“Program hari ini kita bikin aerobic endurance dengan koordinasi gerak, kita bikin melalui senam arerobic mulai low sampai moderate intensity. Terakhir cooling down, kita hampir satu jam,” kata Yaya di Sosi Universe Fitness, Kota Bandung, Kamis (8/3/2018)

“Kita intesi coba naikkan meski tidak di lapangan, tapi tetap di gym ini kita bikin program sama, hanya tempat beda. Dari latihan Senin kemarin kita bikin prosen latihan yang naik, tapi nanti di Sabtu (10/3/2018) dan Senin (12/3/2018) kemudian uji coba minggu depan kita turunkan lagi,” ucap Yaya.

Pada sesi latihan kali ini, Victor Igbonefo, Supardi Nasir dan Ghozali Siregar tidak terlihat berlatih. Sebelumnya ketiga pemain tersebut ikut berlatih di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Rabu (6/3/2018).

(Arif/DH)

Puluhan Pasangan Mesum di Tasikmalaya Disidang

0
Puluhan Pasangan Mesum yang terciduk saat razia menjalani Sidang di Pengadilan Negeri. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Puluhan pasangan tidak sah alias pasangan mesum pria dan wanita yang terjaring razia petugas Satuan Poisil Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya menjalani proses sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Kantor Pengadilan Negeri Kota Tasikmalaya, Jalan Siliwangi Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Kamis (08/03/2018). Mereka yang disidang sebelumnya diamankan pada Razia Penyakit Masyarakat (Pekat) Rabu (07/03/2018) malam di sejumlah hotel.

Saat disidang, sebagian besar pasangan bukan muhrim ini berada di dalam kamar hotel dengan alasan karena ingin beristirahat.

Hakim yang memimpin sidang Deka Rachman Budihanto mengatakan, pasangan mesum ini termasuk pelanggar asusila yang merusak moral masyarakat dan mencederai Tasikmalaya sebagai “Kota Santri.

“Masuk ke kamar hotel malam-malam berdua bukan muhrim sangat menjijikkan ini masuk perbuatan asusila yang harus mendapatkan sanksi hukum,” jelas Deka.

Sesuai undang-undang pasangan mesum tersebut dikenakan sanksi hukuman pidana kurungan kurungan pidana tiga bulan dan denda Rp25 juta. “Mereka tidak diberikan hukuman terlalu tinggi dan terlalu berat karena kita memperhatikan faktor kemanusiaan. Mungkin ada faktor ketidaktahuan para terdakwa melakukan perbuatan asusila tersebut,” tuturnya.

Ditambahkan, hukuman yang dijatuhkan kepada para pelaku mesum sebagai bentuk teguran dan peringatan. Ini teguran agar mereka sadar dan tidak mengulangi lagi perbuatan asusila di Kota Tasikmalaya.

“Pengadilan tidak hanya sekedar menghukum terdakwa tapi juga memberikan pendidikan dan pembinaan supaya pelaku insaf dan kedepannya tidak melanggar hukum lagi,” pungkasnya.

(Seda/DH)

Ketua Desk Pilkada Ciamis Dilaporkan ke Panwaslu

0
Ketua Desk Pilkada Ciamis Dilaporkan ke Panwas.. (FOKUSJabar/Husen)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah massa yang mengatasnamakan forum peduli masa depan pendidikan Kabupaten Ciamis datangi sekretariat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ciamis di Jalan KH Ahmad Dahlan Ciamis, Kamis (8/3/2018).

Menurut Ali Andi Firki ketua forum peduli masa depan pendidikan Ciamis mengatakan, kedatangannya ke sekretariat Panwaslu untuk melaporkan Ketua Desk Pilkada Kabupaten Ciamis yang telah melaksanakan sosialisasi tentang pilkada di lingkusang sekolah.

“Beberapa waktu lalu Ketua Desk Pilkada Ciamis telah melaksanakan sosialisasi Pilkada ke sekolah-sekolah,” katanya.

Andi mengatakan, dalam sosialisasi tersebut diduga ada indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua Desk Pilkada.

“Kami telah serahkan semua indikasi pelanggaran yang dilakukan itu dengan menyerahkan bukti foto dan rekaman dalam kegiatan itu,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Divisi Pencegahan Panwaslu Kabupaten Ciamis Fahmi Fajar Mustopa, mengapresiasi kedatangan massa dari Forum Peduli Masa Depan Pendidikan Kabupaten Ciamis tersebut yang telah melaporkan adanya indikasi pelanggaran Pilkada Kabupaten Ciamis.

“Kami akan menindaklanjuti laporan ini sesuai fakta-fakta dan bukti yang telah diserahkan mereka dan untuk hasilnya tunggu saja, yang jelas akan kami proses, dan pihak-pihak tersebut akan kami klarifikasi,” ungkapnya.

Panwaslu juga akan mengklarifikasi beberapa kepala sekolah dimana kegiatan yang dilaporkan berlangsung diantaranya SMAN 3 CIamis dan SMN 2 Ciamis. Panwaslu juga mengedapankan asas praduga tak bersalah. “Bertabayyun lah, kita akan mintai klarifikasi,”

(Husen Maharaja/DH)

Komisi II DPRD Jabar Apresiasi Kontribusi THL

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Didi Sukardi menilai peran Tenaga Harian Lepas (THL) sangat penting. Terlebih sangat berkontribusi bagi kelangsungan sektor pertanian di Jawa Barat, bahkan sangat signifikan.

“Mereka diangkat sejak tahun 2012 dan berkontribusi banyak terhadap sektor pertumbuhan pertanian di Jabar. Dan saat ini mereka sedang merumuskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk  memperbaiki kinerja mereka,” kata ucap Didi usai menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) THL Jabar di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu.

Rakerwil THL dilakukan dalam upaya merumuskan sejumlah program yang membantu program pemerintah, khususnya di sektor pertanian.

“Ada beberapa target Pemprov Jabar, misalnya di bidang pertanian kedelai yang ditargetkan akan ditanam 200 ribu hektar tahun ini,” kata dia.

Dia mengatakan bahwa THL yang PNS saat ini jumlahnya sedikit, sehingga dibutuhkan bantuan THL penyuluh pertanian non PNS.

Peran strategis THL sangat dibutuhkan. Menurutnya, dengan hadirnya para THL itu bisa mendorong produktivitas petani, khususnya di Jabar.

“Mereka yang langsung bersentuhan dengan para petani, di Jabar ini ada ribuan petani dan kelompok tani. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mereka butuh tenaga penyuluh dan bimbingan,” jelas dia.

Sejauh ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengangkat kurang lebih seribu orang THL. Bahkan kontrak baru sudah diperbaharui dua pekan lalu.

Dia berharap agar seluruh THL bisa bekerja serius dan profesional untuk meningkatkan sektor pertanian di Jabar. Meski dari segi kesejahteraan belum sesuai harapan mereka.

“Meski honornya masih sedikit, saya berharap mereka berkerja serius, professional, dan ikhlas untuk meningkatkan pertanian di Jabar,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Penyuluhan Dinas Tanaman dan Holtikultura Provinsi Jawa Barat Eti Mulyati menjelaskan, terkait dengan adanya rencana swasembada kedelai tahun ini oleh Pemprov Jabar.

Lahan seluas 200 ribu hektarpun disiapkan Pemprov Jabar guna mendukung rencana itu.

“Untuk mencapai target dua ratus ribu hektare tersebut, tentunya perlu dukungan dari semua pihak, termasuk pengawalan dan pendampingan para THL,” jelas Eti.

Dengan potensi kedelai di Jabar, pihaknya yakin bisa bersaing dengan komoditas lainnya, seperti jagung.

Menurut Eti, rencana program swasembada kedelai tersebut harus melibatkan para THL.

” Kami sudah mempunyai data untuk setiap kabupaten yang mempunyai program kedelai, tentunya program ini harus dikawal oleh teman-teman penyuluh,” jelas dia.

(LIN)