spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 469

64 Klub Siap Adu Kuat di Kejuaraan Bola Voli Jabar XI Tasikmalaya 2025

0
Pelatihan intensif bagi para wasit dan pelatih, Jumat (19/12/2025) di Ballroom Hotel Harmoni Tasikmalaya
Pelatihan intensif bagi para wasit dan pelatih, Jumat (19/12/2025) di Ballroom Hotel Harmoni Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kabar menggembirakan datang bagi pencinta bola voli di wilayah Priangan Timur. Kota Tasikmalaya bersiap menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Kejuaraan Bola Voli Jabar XI, sebuah ajang besar yang akan mempertemukan 64 klub terbaik dari Tasikmalaya dan Garut.

Turnamen bergengsi ini akan berlangsung singkat namun penuh tensi pada 22–24 Desember 2025, memanfaatkan dua venue utama yakni GOR Sukapura dan GOR Omera. Kedua arena tersebut akan menjadi saksi perjuangan para atlet muda dalam meraih prestasi tertinggi.

Baca Juga: Tamparan Keras Bagi Orang Waras, ODGJ Menegur Warga Tasikmalaya Lewat Aksi Bersih-Bersih

Persiapan Ketat Demi Pertandingan Berkualitas

Untuk memastikan kejuaraan berjalan profesional dan berstandar tinggi, panitia menggelar pelatihan intensif bagi para wasit dan pelatih, Jumat (19/12/2025) di Ballroom Hotel Harmoni.
Langkah ini ditempuh agar seluruh pertandingan berlangsung adil, terukur, dan sesuai dengan standar pembinaan atlet modern.

Kompetensi para official dianggap sebagai elemen krusial agar potensi atlet muda benar-benar dapat diuji secara teknis di lapangan.

Sistem Gugur Perketat Persaingan

Kejuaraan ini diikuti 32 klub putra dan 32 klub putri dengan sistem gugur. Setiap tim hanya punya satu kesempatan sekali kalah berarti harus angkat kaki dari turnamen.

Format ini menjamin seluruh pertandingan dipenuhi tensi tinggi, drama, dan semangat juang luar biasa. Para juara nantinya akan membawa pulang trofi prestisius serta uang pembinaan dari tokoh pendukung utama acara, Ferdiansyah.

Ajang Penjaringan Atlet Menuju Porprov 2026

Ketua PBVSI Kota Tasikmalaya, Oman Rohman, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan momentum penting untuk menemukan talenta terbaik bola voli Jawa Barat.

“Kami berharap kejuaraan ini menjadi ajang pencarian bibit atlet bola voli yang berbakat dan berprestasi,” ujar Oman.

Euforia bola voli Tasikmalaya pun tengah berada di puncaknya. Untuk pertama kalinya, tim voli Kota Tasikmalaya berhasil lolos babak kualifikasi dan dipastikan berlaga pada Porprov Jawa Barat 2026.


Dengan demikian, Kejuaraan Jabar XI menjadi try-out strategis sekaligus pemanasan menuju target besar yakni merebut Medali Emas Porprov 2026.

Di akhir, Oman menyampaikan apresiasi kepada Ferdiansyah atas inisiatif dan dukungannya. Sinergi antara tokoh masyarakat, PBVSI, dan atlet diharapkan terus membangun ekosistem pembinaan olahraga yang kuat dan berkelanjutan di Tasikmalaya.

(Abdul)

Atlet Voli se-Jabar Rebut Hadiah Puluhan Juta di Ajang Kapolres Pangandaran Cup 2025

0
Poto: Suasana Turnamen Bola Voli Kapolres Pangandaran Cup 2025.
Poto: Suasana Turnamen Bola Voli Kapolres Pangandaran Cup 2025.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ratusan atlet voli dari berbagai daerah di Jawa Barat meramaikan Turnamen Bola Voli Kapolres Pangandaran Cup 2025. Sebanyak 20 tim putra dan putri dari Ciamis, Tasikmalaya, Kota Banjar hingga Cirebon siap bertanding memperebutkan gelar juara.

Turnamen yang digelar pada 19–21 Desember 2025 ini menjadi bentuk dukungan Polres Pangandaran terhadap pembinaan olahraga, khususnya cabang bola voli, sekaligus memperkuat silaturahmi antar-atlet dan masyarakat.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, menegaskan turnamen ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi. Namun juga sebagai wadah pembentukan karakter atlet melalui nilai kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas.

“Melalui turnamen ini saya berharap lahir bibit-bibit atlet bola voli yang mampu mengharumkan nama Pangandaran dan Provinsi Jawa Barat di tingkat lebih tinggi,” ujar Andri, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga: Abrasi Parah Ancam Putuskan Jalur Pansela di Pantai Ciparanti Pangandaran

20 Tim Berlaga, Hadiah Rp35 Juta Diperebutkan

Dalam turnamen ini, 10 tim putra dan 10 tim putri akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama tiga hari penuh. Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga bersaing untuk mendapatkan hadiah pembinaan yang cukup besar.

“Panitia menyiapkan hadiah pembinaan sekitar Rp25 juta. Kemudian hadiah khusus Rp10 juta untuk juara pertama sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para atlet,” jelasnya.

AKBP Andri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak pendukung yang telah berperan. Sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan meriah.

“Jadikan turnamen ini sebagai ajang berprestasi sekaligus mempererat persaudaraan. Junjung tinggi sportivitas dan patuhi setiap peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

(Sajidin)

Abrasi Parah Ancam Putuskan Jalur Pansela di Pantai Ciparanti Pangandaran

0
Poto: Abrasi laut di Ciparanti, Kabupaten Pangandaran (istimewa).
Poto: Abrasi laut di Ciparanti, Kabupaten Pangandaran (istimewa).

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Jalur Pantai Selatan (Pansela) yang menghubungkan Pantai Ciparanti, Kecamatan Cimerak, dengan berbagai wilayah lain, kini menghadapi ancaman serius. Abrasi pantai yang semakin parah berpotensi memutus akses vital tersebut jika tidak segera mendapatkan penanganan.

Abrasi di Pantai Ciparanti telah berlangsung lama, namun intensitasnya semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain terjadi di Pantai Batukaras, pengikisan di Ciparanti kini telah menggerus sekitar 600 meter garis pantai, mengancam kawasan pesisir, infrastruktur umum, hingga area pemakaman warga yang dilaporkan hilang diterjang gelombang.

Baca Juga: Aksi Unik Driver MBG di Pangandaran, Pakai Daster Saat Antar Makanan ke Sekolah

Kepala Desa Ciparanti, Dadang Suherman, menyampaikan bahwa abrasi semakin mengganas terutama saat cuaca ekstrem melanda.

“Abrasi ini memengaruhi garis pantai dari perbatasan Desa Legokjawa sampai lapangan besar Ciparanti. Ketika cuaca buruk, air laut bisa naik hingga ke jalan raya,” ujarnya, Jumat (18/12/2025).

Jalur Pansela Terancam Putus

Dadang menegaskan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan, abrasi dapat mencapai badan jalan umum yang merupakan bagian dari Jalur Pansela akses penting yang menghubungkan Ciparanti dengan wilayah lain, termasuk Kabupaten Tasikmalaya.

“Kalau tidak segera ditangani, abrasi bisa sampai ke jalan umum. Jalur Pansela jelas terancam,” tegasnya.

Ia menambahkan, kerusakan jalur tersebut akan berdampak besar pada mobilitas masyarakat serta perekonomian warga Pangandaran dan daerah sekitar yang bergantung pada akses ini.

Makam Warga Hilang Tersapu Ombak

Selain infrastruktur, abrasi juga menyisakan luka emosional bagi warga. Dadang mengenang bahwa di daerah yang kini rata dengan pasir dan air laut itu dulu terdapat makam-makam warga Ciparanti.

“Dulu waktu saya kecil, di sana ada beberapa kuburan. Sekarang sudah hilang begitu saja akibat abrasi. Ya meskipun kuburannya hilang, semoga mereka sudah di surga,” tuturnya.

Breakwater Direncanakan Tahun Depan

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah setempat berencana membangun breakwater atau penahan ombak di kawasan Pantai Ciparanti. Pembangunan itu diharapkan mampu menahan kekuatan gelombang dan memperlambat laju abrasi.

“Insyaallah katanya tahun depan akan dibangun breakwater. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” harap Dadang.

(Sajidin)

Transformasi Besar Bapenda Garut, Semua Pajak Masuk Satu Aplikasi Terintegrasi

0
Keterangan Foto: Kepala BAPENDA Garut, Ridzky Ridznurdhin, didampingi Plt. Kepala Diskominfo Garut, Dang Sani Imansyah, menjelaskan rencana migrasi sistem pajak menuju platform tunggal bernama SAPADA (Sistem Aplikasi Pajak Daerah)
Keterangan Foto: Kepala BAPENDA Garut, Ridzky Ridznurdhin, didampingi Plt. Kepala Diskominfo Garut, Dang Sani Imansyah, menjelaskan rencana migrasi sistem pajak menuju platform tunggal bernama SAPADA (Sistem Aplikasi Pajak Daerah)

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut mulai mematangkan langkah besar menuju digitalisasi penuh sektor pendapatan daerah. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemerintah daerah tengah menyiapkan migrasi seluruh sistem pajak menuju satu platform terpadu bernama SAPADA (Sistem Aplikasi Pajak Daerah).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penarikan pajak sekaligus menghapus hambatan administrasi yang selama ini kerap menyulitkan wajib pajak.

Baca Juga: Hari Bakti PU ke-80, Pemkab Garut Gelar Jalan Sehat dan Aksi Bersih Lingkungan

Kepala Bapenda Garut, Ridzky Ridznurdhin, menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk memastikan pembangunan daerah berjalan optimal. Karena itu, berbagai aplikasi sektoral seperti SIP PBB dan SIP BPHTB akan dilebur menjadi satu ekosistem.

“Mulai 2026 kita migrasikan semuanya menjadi satu single platform. Tahap awal akan dimulai dari pajak makanan dan minuman, pajak hotel, dan jenis pajak lainnya melalui SAPADA,” kata Ridzky, Jumat (19/12/2025).

Akses Lebih Mudah, Ketertiban Pajak Diharapkan Meningkat

Berdasarkan hasil pemetaan dan riset bersama akademisi, digitalisasi diproyeksikan mampu mempercepat pencapaian target pendapatan daerah. Selain itu, warga dinilai akan lebih tertib membayar pajak karena prosesnya semakin sederhana.

“Wajib pajak tidak perlu keluar biaya tambahan. Tidak harus datang ke kantor. Semua bisa dilakukan dari rumah dengan lebih cepat dan aman,” jelasnya.

Ridzky memastikan efektivitas platform ini akan dievaluasi sepanjang 2026, terutama untuk melihat sejauh mana digitalisasi mampu meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat Garut.

Warga Diajak Beradaptasi dengan Sistem Baru

Ia mengajak masyarakat mulai membiasakan diri menggunakan layanan digital SAPADA. Menurutnya, transparansi data dan efisiensi pembayaran adalah kontribusi penting masyarakat terhadap pembangunan daerah.

“Mari gunakan SAPADA secara bijak. Ini bukan hanya memudahkan, tapi juga menjadi dukungan nyata bagi pembangunan Garut ke depan,” ucapnya.

Ridzky menyampaikan penjelasan tersebut didampingi Plt. Kepala Diskominfo Garut, Dang Sani Imansyah, yang memastikan kesiapan infrastruktur digital untuk menunjang transformasi tersebut.

(Y.A. Supianto

Hari Bakti PU ke-80, Pemkab Garut Gelar Jalan Sehat dan Aksi Bersih Lingkungan

0
Keterangan Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, Sekretaris Daerah Nurdin Yana, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 tahun 2025, di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Jumat (19/12/2025).
Keterangan Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, Sekretaris Daerah Nurdin Yana, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 tahun 2025, di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Jumat (19/12/2025).

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 tahun 2025 dengan menggelar jalan sehat dan gerakan bersih-bersih lingkungan. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Jumat (19/12/2025), diikuti ratusan pegawai dan sejumlah pimpinan daerah.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa sektor Pekerjaan Umum memiliki peran penting dalam perjalanan pembangunan nasional. Ia menekankan komitmen Pemkab Garut untuk terus menyelaraskan pembangunan daerah dengan visi pemerintah pusat.

Baca Juga: Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Danrem 062/Tarumanagara Sambangi Mapolres Garut

“Tagline nasional kita adalah Infrastruktur Berkeadilan Rakyat Sejahtera dan Indonesia Maju. Garut pun memiliki semangat yang sama. Kami ingin terus meningkatkan kualitas infrastruktur yang berkeadilan di seluruh pelosok Kabupaten Garut,” ujar Bupati Syakur.

Apresiasi bagi Petugas Lapangan

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan penghargaan kepada para petugas lapangan Dinas PUPR yang selama ini bekerja di garis terdepan. Ia mengaku terkesan melihat dedikasi para pekerja yang tetap menjalankan tugas di tengah cuaca panas demi menjaga kelancaran akses masyarakat.

Syakur mengajak seluruh pegawai untuk memandang pekerjaan pembangunan sebagai bentuk ibadah. “Ketika membangun jalan dengan baik dan nyaman digunakan, insya Allah pahalanya akan terus mengalir,” tuturnya.

Integritas Jadi Fondasi Pembangunan

Selain menekankan aspek teknis, Bupati Syakur menyoroti pentingnya integritas dalam setiap proses pembangunan. Ia menyebut kualitas infrastruktur merupakan faktor penentu bagi tumbuhnya sektor lain seperti pendidikan, ekonomi, dan layanan publik.

“Kami berterima kasih atas dedikasi, keuletan, disiplin, dan komitmen insan PU dalam melayani masyarakat Garut,” katanya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati bersama Wakil Bupati Putri Karlina, Sekretaris Daerah Nurdin Yana, dan sejumlah kepala SKPD mengikuti jalan sehat serta aksi pungut sampah di sekitar area kantor. Aksi tersebut menjadi simbol kepedulian insan PUPR terhadap kebersihan dan keasrian lingkungan pada hari bersejarah mereka.

(Y.A. Supianto)

Ciamis Jadi Model Pengelolaan Zakat Terbaik

0
Ketpot: Bapenas saat saat menyerahkan plakat kepada ketua BAZNas Ciamis
Ketpot: Bapenas saat saat menyerahkan plakat kepada ketua BAZNas Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk menggali praktik terbaik pengelolaan zakat yang dinilai berhasil memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas, Rosyi Wediawaty, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai indikator pembangunan ekonomi syariah. Saat ini IZN telah masuk ke dalam berbagai dokumen perencanaan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten/kota.

Baca Juga: Khitanan Massal Super Special BRI Ciamis Kerahkan 10 Dokter dan Fasilitas Antar-Jemput

“Kami ingin melihat langsung praktik baik yang BAZNas Ciamis jalankan. Karena Indeks Zakat Nasional menjadi indikator dalam RPJMD, khususnya dalam mendorong ekonomi syariah di tingkat daerah,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Ciamis Jadi Rujukan Nasional

Rosyi mengungkapkan bahwa hingga kini terdapat 172 kabupaten/kota di Indonesia yang telah memasukkan IZN ke dalam RPJMD. Dari jumlah tersebut, Ciamis menjadi salah satu daerah yang paling sering menjadi contoh berkat keberhasilan tata kelola zakatnya.

“Keunggulan Ciamis terletak pada regulasi yang kuat dan sistem pengelolaan zakat yang tertata, mulai dari peraturan daerah, peraturan gubernur, hingga kebijakan teknis di tingkat kabupaten. Pemanfaatan dana zakatnya juga sangat responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, keunikan lain Ciamis adalah keberadaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa serta gerakan kencleng atau infak receh yang menjangkau hampir setiap kepala keluarga. DI daerah lain belum banyak yang menerapkan Model pengelolaan seperti ini.

“Kalau semua kabupaten/kota bisa seperti Ciamis, tentu luar biasa. Terlebih kini ekonomi syariah mulai masuk ke dalam dokumen perencanaan nasional, sesuatu yang sebelumnya belum pernah terjadi,” katanya.

BAZNas Ciamis Apresiasi Kunjungan Bappenas

Ketua BAZNas Kabupaten Ciamis, KH. Lili Miftah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bappenas. Menurutnya, langkah ini menjadi pendorong untuk terus meningkatkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin dengan kepatuhan dan kepedulian sosial, kesejahteraan serta ketenteraman masyarakat dapat terbangun,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Garut Jadi Magnet Investasi, Dua Perusahaan Asing Siap Serap 9.000 Tenaga Kerja

0
Keterangan Foto: ‎Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi dari PT Hoga Reksa Garment dan PT Enova terkait rencana investasi di Kabupaten Garut. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (19/12/2025).
Keterangan Foto: ‎Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi dari PT Hoga Reksa Garment dan PT Enova terkait rencana investasi di Kabupaten Garut. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (19/12/2025).

GARUT,FOKUSJabar.id: Kabupaten Garut terus menunjukkan daya tariknya sebagai pusat investasi skala internasional. Dua perusahaan besar, PT Hoga Reksa Garment asal Korea dan PT Enova dari Taiwan, melakukan kunjungan strategis untuk menjajaki ekspansi dan penanaman modal baru di Garut.

Pertemuan berlangsung di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut, Jumat (19/12/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Wakil Bupati Putri Karlina, serta Sekretaris Daerah Nurdin Yana.

Baca Juga: Polres Garut Ringkus Tiga Warga Cikajang, Ini Masalahnya

Garut Kian Dilirik Investor Global

Syakur menegaskan minat kuat dari dua investor luar negeri tersebut menjadi bukti bahwa Garut kini semakin kondusif dan ramah bagi dunia usaha. Ia berharap, kehadiran industri baru mampu memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi maupun penyerapan tenaga kerja.

“Tujuannya adalah bersama-sama berinvestasi di Kabupaten Garut sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Syakur.

Pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan infrastruktur penunjang untuk mempermudah proses investasi. Salah satunya adalah rencana pendirian kantor imigrasi guna mempercepat pelayanan dan mobilitas tenaga kerja asing.

PT Hoga Reksa Garment Siap Tambah 3.000 Pekerja

General Manager PT Hoga Reksa Garment, Andri Kustendi, menjelaskan bahwa perusahaan tekstil tersebut saat ini telah menyerap sekitar 6.600 tenaga kerja. Melihat stabilitas daerah, pihaknya berencana memperluas kapasitas produksi.

“Kami sudah mempekerjakan 6.600 karyawan dan akan menambah sekitar 3.000 pekerja baru,” ungkap Andri. Ia berharap kerja sama dengan pemerintah daerah terus berjalan harmonis sebagai mitra strategis.

PT Enova Mulai Beroperasi Januari 2026

Sementara itu, perusahaan Taiwan PT Enova, yang bergerak di sektor pakaian outdoor, menargetkan mulai beroperasi pada Januari 2026.

Perwakilan perusahaan, Mr. Leo, menyebutkan bahwa tahap pertama perekrutan akan dibuka untuk sekitar 500 karyawan.

“Setelah seluruh fasilitas beroperasi penuh, total penyerapan tenaga kerja ditargetkan mencapai 5.000 hingga 6.000 orang,” jelasnya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi & Kurangi Pengangguran

Masuknya dua perusahaan besar ini diproyeksikan menjadi angin segar bagi perekonomian Garut. Selain memperluas lapangan kerja, sektor industri manufaktur diharapkan mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

(Y.A. Supianto