spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 442

Dugaan TPPO Kamboja, Warga Tasikmalaya Dijanjikan Kerja Jadi Admin Padahal Scam

0
Korban TPPO Kamboja@fokusjabar.od
Warga Tasikmalaya yang di duga korban TPPO Kamboja.(foto; Istimewa untuk fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Delapan orang warga Tasikmalaya yang di duga jadi korban tindak pidanan perdagangan orang (TPPO) Kamboja, awalnya akan di pekerjakan sebagai admin di sebuah perusahaan.

Namun, pada nyatanya warga Tasikmalaya tersebut bukan kerja sebagai admin tetapi untuk jadi Scammer di salah satu perusahaan yang ada di Kamboja.

“Pada awalnya kami itu di tawari kerja untuk jadi admin. Setelah sampai ke Kamboja ternyata bukan, tapi untuk jadi scammer,” ungkap Oki Wariswan salah seorang korban dugaan TPPO saat di konfirmasi FOKUSJabar.id melalui sambungan telephon, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga: Dugaan TPPO Kamboja akan Dibahas Pada Rapim Pemkab Tasikmalaya

Oki menceritakan bahwa dia bersama teman-temannya kabur dari perusahaan scam tersebut, karena memang tidak sesuai yang di harapkan pekerjaannya.

“Jadi kami ini di kasih target untuk mencari member (korban-red). Kalau tidak dapat sesuai target berarti kita di denda oleh perusahaan tersebut,” jelasnnya.

Jadi, lanjut dia, bukan malah dapat keuntungan. Tetapi akhirnya justru semakin banyak denda yang di berikan perusahaan terhadap pekerja.

“Jadi kami malah harus membayar uang ke perusahaan karena tidak dapat member sesuai target yang mereka berikan. Misalnya satu minggu harus dapat member kalau tidak denda. Dan terus seperti itu,” tuturnya.

Karena harus bayar terhadap perusahaan karena tidak dapat member sesuai target, kata Oki, akhirnya dia bersama teman-temannya kabur dari perusahaan tersebut.

“Kami kabur pada saat tengah malam, dan mencari KBRI untuk minta pertolongan. Karena kami di sini sudah tidak memiliki uang, apalagi Pasport di tahan perusahaan Scam,” ucapnya.

Dan yang lebih mengerikan lagi, Oki menjelaskan, bilamana target selama sebulan tidak juga dapat. Maka para pekerja akan di jual ke perusahaan Scam lainnya.

“Jadi kami akan di jual, dan tetap harus bayar uang lebih besar terhadap perusahaan yang membeli kami. Jadi dendanya semakin membengkak,” tegasnya.

Tidak Bayar akan di Siksa

Kalau tidak membayar, Oki menambahkan, tentu akan mendapatkan siksaan dari perusahaan Scam tersebut dan itu ada contoh kejadiannya.

“Di siksa, sampai ada yang harus minum air kloset. Dan di masukin tempat mandi kemudian kepala kita di masukin bak mandi yang berisi air,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Tasikmalaya Diduga Korban TPPO Kamboja Minta Pemerintah Bergerak Cepat

Maka dengan itu, Oki berharap, bantuannya dari Pemerintah Republik Indonesia untuksegera mengeluarkan dia serta seluruh temannya dari Kamboja.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, Wali Kota (Viman Alfarizi Ramadan) dan Bupati Tasikmalaya (Cecep Nurul Yakin)semoga bisa membantu kami untuk pulang ke tanah air,” pinta Oki.

Oki menyampaikan, bahwa saat ini dia bersama rekan-rekannya sedang berada di KBRI, tengah menunggu Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

“Di sini KBRI sedang libur, jadi kami harus menunggu beberapa hari kedepan. Sementara kami di sini sudah tidak memiliki bekal. Kami hanya berdoa semoga cepat kembali ke Indonesia,” pungkasnya.

(Yud’s)

Berenang Dekat Bangkai Kapal Viking Pangandaran, Wisatawan Tasikmalaya Tewas

0
Kapal Viking fokusjabar.id
Bangkai Kapal Viking (foto: web)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Seorang wisatawan asal Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) meninggal dunia saat berenang di sekitar bangkai Kapal Viking kawasan Pasir Putih Pantai Barat Pangandaran, Kamis (25/12/2025).

Korban tewas diduga tidak menyadari kedalaman perairan di kawasan tersebut.

BACA JUGA:

Libur Sekolah, Inilah Imbauan Bagi Pelajar SMKN 1 Padaherang Pangandaran

Dia mengalami kecelakaan laut saat berenang. Sehingga tidak muncul kembali ke permukaan.

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area sekitar bekas baling-baling Kapal Viking.

“Saat ini korban dievakuasi Satpolairud Polres Pangandaran bersama Tim SAR Gabungan ke RS Pandega,” ungkapKapolres.

Selanjutnya, Kapolres Pangandaran, Bupati Pangandaran serta Ketua DPRD Pangandaran meninjau korban ke RSUD Pandega guna mengecek kondisi dan meminta keterangan saksi.

Setelah itu, Kapolres Pangandaran melanjutkan pengecekan ke lokasi kejadian bersama Forkopimda lainnya untuk memastikan kondisi TKP serta menyiapkan langkah pencegahan.

“Kami imbau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas berenang di sekitar Kapal Viking dan selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata bahari,” pungkasnya.

BACA JUGA:

2.730 PPPK Paruh Waktu di Pangandaran Terima SK

Polres Pangandaran berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta merangkul seluruh elemen masyarakat. Terutama kelompok Sadar wisata agar setiap kegiatan dapat berjalan lancar dan memberi kenyamanan.

Halitu untuk mewujudkan Pangandaran menuju Destinasi wisata Dunia.

(Sajidin)

Wali Kota Tasiknalaya Kecam Pelaku Bisnis Haram

0
Wali Kota Tasikmalaya fokusjabar.id
Pemusnahan barang haram

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengecam para pelaku bisnis barang haram/minuman keras di wilayahnya.

“Saya bersama tokoh dan ulama serta seluruh masyarakat Tasikmaya mengecam para pelaku usaha minuman beralkohol,” ungkap Wali Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Dugaan TPPO Kamboja akan Dibahas Pada Rapim Pemkab Tasikmalaya

Sedikitnya 6.489 botol miras dari berbagai jenis dan merk dimusnahkan Stum.

Pemusnahan Miras  disaksikan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim, Sekda, Asep Goparulloh, TNI/Polri serta sejumlah ulama dan tokoh masyarakat.

“Kegiatan ini sebagai komitmen Pemkot Tasikmalaya dan masyarakat dalam memerangi bentuk-bentuk peredaran minuman beralkohol,” tegas Viman.

Menurut Dia, tidak ada tempat bagi mereka yang ingin menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai tempat usaha barang haram.

“Saya tegaskan, peredaran minuman beralkohol maupun sejenis tidak dibenarkan untuk diedarkan di wilayah Kota Tasikmalaya. Bagi pelanggar siap-siap berurusan dengan hukum,” imbuhnya.

Pihaknya meminta peran aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta memerangi dan menjaga daerah dari bisnis barang haram. Jika menemukan akitivitas yang mencurigakan segera lapor pihak berwenang.

“Segera lapor jika menemukan aktivutas peredaran Miras di sekitar lingkungan. Silahkan lapor ke GeCe 112 dan Si Mantap,” pesan Wali Kota Tasikmalaya.

Viman menegaskan, minuman beralkohol pengaruhnya sangat berbahaya. Di mana bisa menjadi pemicu timbulnya tindakan-tindakan kriminalitas.

(Seda)

Hadapi PSM Makassar, Ini Pesan Berkelas Teja Paku Alam

0
Teja Paku Alam fokusjabar.id
Teja Paku Alam (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam bertekad kembali berkontribusi saat timnya melawan PSM Makassar pada laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026, Sabtu (27/12/2025).

Teja Paku Alam siap bekerja keras untuk membantu tim kebanggaan Bobotoh meraih hasil maksimal.

BACA JUGA:

Persib Bandung vs PSM Makassar, Federico Barba Bugar

Seperti diketahui, Persib Bandung terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen sementara, Borneo FC.

Kemenangan kontra PSM Makassar akan membuat Persib Bandung terus menempel ketat Borneo FC dan berpeluang keluar sebagai juara paruh musim.

“Yang penting kami semua harus tetap fokus dan jangan lengah sedikitpun. Kita harus bekerja keras untuk dapat hasil yang baik,” kata Teja Paku Alam.

Teja yang tampil konsisten mengaku mendapat suntikan moral dari keluarga tercintanya. Hal tersebut membuat kiper berdarah Minang ini selalu tampil percaya diri dalam setiap penampilannya.

BACA JUGA:

Tampil Apik, Bojan Hodak Puji Eliano Reijnders

“Alhamdulillah, keluarga saya sangat berperan besar. Istri dan orang tua selalu memberikan dukungan. Peran mereka sangat penting untuk setiap langkah saya bersama tim,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, pelatih Persib, Bojan Hodak mengatakan,anakasuhnya saat ini berada dalam posisi yang bagus.

Di mana sebelumnya poin timnya dengan Borneo FC terpaut cukup jauh.

“Bagus, masih ada Borneo (di atas) dan tiga pekan lalu. Kami terpaut sebelas angka dengan mereka. Sekarang hanya tiga,” kata Bojan Hodak.

Bojan Hodak menuturkan, Persib dalam waktu dekat akan melakoni pertandingan kandang kompetisi Super League 2025/2026 menghadapi PSM Makassar.

Sedangkan Borneo FC, pada pertandingan selanjutnya akan menghadapi Malut United. Laga tersebut menurut Bojan Hodak akan menjadi tantangan bagi Borneo FC.

(Bambang Fouristian)

Farhan: Natal 2025 di Kota Bandung Aman dan Kondusif

0
natal 2025 fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat meninjau Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maulana Yusuf

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Perayaan Malam Natal 2025 di Kota Bandung berlangsung aman dan kondusif. Sejumlah gereja tampak dipenuhi umat Kristiani yang mengikuti ibadah dengan khusyuk.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan turut meninjau langsung pelaksanaan ibadah Natal di sejumlah gereja.

BACA JUGA:

Ada Apa Teras Cihampelas Dijaga 24 Jam?

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan perayaan Natal berjalan dengan aman, tertib dan penuh kenyamanan bagi umat Kristiani.

Farhan menilai, suasana Kota Bandung pada Malam Natal 2025 terasa hangat dan kondusif.

Dia berharap, kondisi tersebut dapat terus terjaga. Sehingga Bandung tetap menjadi kota yang terbuka dan ramah bagi seluruh umat beragama.

“Suasana Bandung terasa hangat dan kondusif. Semoga kita semua bisa terus menjaga Bandung sebagai kota yang terbuka bagi semuanya,” kata Farhan saat meninjau Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maulana Yusuf, Rabu (24/12/2025) malam.

Menurutnya, perayaan Natal memiliki makna penting. Tidak hanya bagi umat Kristiani tetapi juga bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

Pemerintah Kota Bandung pun mengapresiasi pelaksanaan Natal 2025 yang sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar.

BACA JUGA:

Saat Nataru, Satpol PP Kota Bandung Fokus Pengamanan Tempat Ibadah

“Kami dari Pemerintah Kota Bandung bangga karena pelaksanaan perayaan Natal 2025 berjalan dengan sangat baik,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi kepada seluruh umat Kristiani. Khususnya jemaat GKI,yang hadir dengan penuh ketaatan dan semangat ibadah untuk merayakan Natal.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jemaat yang dengan penuh ketaatan dan keimanan,” ucapnya.

Farhan menegaskan, Pemerintah Kota Bandung memiliki komitmen kuat untuk menjamin setiap perayaan keagamaan dapat terlaksana dengan baik.

Hal tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam menjamin kebebasan beragama sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

“Perayaan Natal adalah salah satu kewajiban kami untuk memastikan bisa dirayakan dengan baik. Karena kebebasan beragama dijamin oleh UUD,” katanya.

BACA JUGA:

Prestasi Gemilang, Jamkrida Jabar Sukses Gandakan Target Laba

Farhan berharap, perayaan Natal 2025 di Kota Bandung dapat berlangsung aman, damai dan penuh kebahagiaan. Sehingga seluruh umat yang merayakan dapat merasakan sukacita.

“Kami ingin memastikan perayaan Natal 2025 di Kota Bandung berjalan dengan baik, aman dan penuh kebahagiaan. Semua yang merayakan bisa merayakan dengan sukacita. Karena kita adalah satu keluarga,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Wali Kota Tasikmalaya Ajak Jaga Nilai-nilai Toleransi

0
Kota Tasikmalaya misa natal fokusjabar.id
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, saat menyalami sejumlah Jemaat Gereja di malam Kebaktian Perayaan Malam Natal 2025 (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Pastikan malam Natal 2025 di sejumlah gereja berjalan aman dan lancar, Forkopimda Kota Tasikmalaya monitoring pelaksanaan Misa Natal, Rabu (24/12/2025) malam.

Monitoring ibadah Misa Natal dipimpin langsung Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Kapolres, AKBP M. Faruk Rozi, Dandim 0612 Letkol ARM Yan Octa Rombenanta, Kemenag Agus Buhori, Kejaksaan, Kepala Kesbangpol, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

BACA JUGA:

Wabup Tasikmalaya: Jika Ingin Bekerja di Luar Negeri Harus Melalui Jalur Resmi

Menurut Wali Kota Tasikmalaya, monitoring malam Natal salah satu bentuk komitmen Pemda dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani.

Dia menyapa jemaat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Natal di dalam Gereja.

“Kami bersama unsur Forkompinda plus Kota Tasikmalaya melakukan monitoring dan peninjauan pelaksanaan Misa malam Natal di Gereja. Tterlihat semuanya berjalan aman dan lancar,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan.

Dia menjelaskan, pemerintah berkewajiban memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Khususnya para jemaat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah misa malam Natal agar berjalan lancar.

“Kami terus bersinergi dan berkomitmen untuk menjaga wilayah Kota Tasikmalaya tetap aman dan kondusif,” katanya.

Viman menuturkan, pelaksanaan Misa malam Natal di sejumlah gereja berlangsung aman dan lancar.

BACA JUGA:

Pengusaha Jadi Kunci Tekan Kemiskinan, Pemkab Tasikmalaya Gelar Entrepreneur Awards 2025

“Alhamdulilah, kondisi dan situasi pelaksanaan misa malam Natal di Kota Tasikmalaya terpantau aman dan sangat kondusif. Semua jemaat Kristiani beribadah dengan tenang dan khidmat,”imbuhnya.

“Ini sebagai bentuk bahwa Kota Tasikmalaya daerah yang toleran, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama dan umat beragama yang menjadi kunci utama kondusifitas daerah,” paparnya.

Wali Kota mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para jemaat Kristiani dalam menjaga kondusifitas dan toleransi di Kota Tasikmalaya. Sehingga keamanan dan kenyamanan selalu hadir.

“Selamat merayakan Natal 2025 untuk saudara-saudaraku umat Kristiani di Kota Tasikmalaya. Mari bersama menjaga toleransi dan kebersamaan demi mewujudkan kerukunan dan harmonisasi di Kota Tasikmalaya agar lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

(Seda)

Dugaan TPPO Kamboja akan Dibahas Pada Rapim Pemkab Tasikmalaya

0
Tangkapan Layar Unggahan Video Viral Warga Tasikmalaya Diduga Menjadi Korban TPPO di Kamboja
Tangkapan Layar Unggahan Video Viral Warga Tasikmalaya Diduga Menjadi Korban TPPO di Kamboja

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Terkait tujuh orang warga yang di duga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) Kamboja, akan di bahas pada forum rapat pimpinan (Rapim) bersama Bupati dan Wabup Tasikmalaya, Senin (29/12/2025) mendatang.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Tasikmalaya, dr. Faisal Soeparianto.

“Tadi malam saya mendapat informasi terkait warga Kabupaten Tasikmalaya ada di Kamboja dan minta pulang. Tentunya membuat kaget,” ungkap dr. Faisal Soeparionto kepada FOKUSJabar.id, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga: Wabup Tasikmalaya: Jika Ingin Bekerja di Luar Negeri Harus Melalui Jalur Resmi

Dan tadi malam, kata Faisal, pihaknya langsung menghubungi orang-orang bersangkutan yang saat ini sedang berada di Kamboja. Dia mengaku khawatir terjadinya penjualan organ tubuh.

“Tentu yang kami khawatirkan itu adanya organ tubuh yang di ambil, seperti ginjal. Makanya hal ini juga harus menjadi perhatian bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” ucapnya.

Padahal, lanjut dia, DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya, sebelumnya telah melakukan kerjasama dengan pihak Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) yang jelas legalitasnya.

“APJATI ini kan terkait tenaga kerja juga yang akan di pekerjakan di kebun sawit Malaysia, dan tentunya legalitasnya resmi,” jelasnya.

Maka dengan itu, Faisal mengatakan, bahwa jika warga Kabupaten Tasikmalaya yang sekarang berada di Kamboja ingin bekerja di luar negeri. Pihaknya akan menyalurkan melalui APJATI.

“Kerjanya di kebun kelapa sawit malaysia, kami nanti akan tawarkan kepada mereka yang sekarang berada di Kamboja untuk kerja di sana,” ujarnya.

Pesan Wabup Tasikmalaya

Sebelumnya, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi selalu mengingatkan masyarakat. Bahwa jika ingin bekerja di luar negeri harus melalui jalur yang resmi.

Baca Juga: Warga Tasikmalaya Diduga Korban TPPO Kamboja Minta Pemerintah Bergerak Cepat

“Dalam setiap kegiatan saya selalu berpesan itu, saat ini memang untuk bekerja di luar negeri sangat terbuka. Hanya saja harus melalui jalur dan agen yang legal atau resmi,” ungkap Asep Sopari Al Ayubi.

Dan kesempatan untuk kerja di luar negeri, lanjut Asep, begitu besar. Sedangkan terkait infomasi yang resmi sebetulnya sangat terbuka juga aman.

“Dalam kegiatan saresehan ketenagakerjaan di Taman Pico beberapa waktu yang lalu. Kami selalu berpesan dan menyampaikan bagi siapa pun yang ingin bekerja di luar negeri harus pakai jalur resmi,” tuturnya.

Dan Pemerintah, Asep menegaskan, bahwa selalu berupaya menjadi jembatan. Bagi tenaga migran yang ahli dan terlatih untuk bekerja di luar negeri.

“Jadi pemerintah sangat terbuka dan pasti menjembatani bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri supaya ahli dan terlatih,” tegasnya.

(Yud’S)