spot_imgspot_img
Minggu 3 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 424

Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Perusahaan Sehat dan Baik

0
perumda air minum tirta sukapura@fokusjabar.id
Plt. Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Dr.H. Rubi Azhara, S.STP.,M.Si serahkan hadiah ke pelanggan.(foto: Istimewa untuk fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Hasil evaluasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat dan Prognosa, Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya merupakan perusahaan Sehat dan Baik.

Hal tersebut di sampaikan Plt. Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Rubi Azhara, S.STP.,M.Si. Selain itu, penilaian tingkat kesehatan dan kinerja menurut Kementerian PUPR juga hasilnya baik.

“Alhamdullah, Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya sebagai perusahaan sehat dan baik pada 2025. Semoga tahun berikutnya lebih baik lagi,” ungkap Dr. H. Rubi Azhara, S.STP.,M.Si, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga: Hati-hati! Modus Penipuan Mengaku Kepala BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya

Sebagai Perusahaan Sehat dan Baik, Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, kata Rubi, tidak lepas suport arahan dan pembinaan dari Bupati Tasikmalaya sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Pembinaan dan arahan dari Bapak Bupati Tasikmalaya (Cecep Nurul Yakin-red) menjadi penguatan komitmen bagi seluruh pegawai dalam meningkatkan kinerja,” jelasnya.

Selain itu, meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jadi, Rubi melanjutkan, sebagai perusahaan Sehat dan Baik, juga tidak terlepas dari kinerja pegawai.

perumda
Seluruh Pegawai Perumda Air Minum Tirta Sukapura bersama Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin di Pendopo.(foto; Istimewa untuk fokusjabar.id)

“Tidak hanya itu, keberadaan kami tidak akan berarti tanpa kepercayaan dan kesetiaan pelanggan. Dan itu alasan kami terus melakukan pembenahan dan berinovasi,” tuturnya.

Pelatihan Petugas Teknis

Rubi juga menyampaikan, bahwa Perumda Air Minum Tirta Sukapura, pada tahun 2025, melalui pelatihan teknis petugas pembaca meter di bekali keterampilan tambahan guna memperkuat personel petugas teknis.

Baca Juga: Tak Lagi Menjabat, Ade Sugianto Tetap Dihormati: Resepsi Putri Jadi Simbol Kepemimpinan Yang Hidup

Langkah tersebut di lakukan, Rubi menjelaskan, yaitu tujuannya untuk lebih meningkatkan kecepatan penanganan gangguan serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Jadi petugas pembaca meter air, semuanya mengikuti pelatihan. Ini sebagai bentuk komitmen kami meningkatkan pelayanan terhadap seluruh pelanggan,” ucapnya.

Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Rubi menambahkan, bahwa melalui penanaman pohon di catcment area menunjukan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga kelestarian sumber mata air.

“Jadi penanaman pohon di catcmen area Perumda Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, tujuannya untuk ketersediaan air yang berkelanjutan,” pungkasnya.

(Yud’s)

Berburu Biawak di Sungai Cimanuk, Pemuda Asal Bandung Tewas

0
sungai cimanuk fokusjabar.id
Tim Korps Sukarela PMI Kabupaten Garut bersama polsek setempat mengevakuasi korban

GARUT, FOKUSJabar.id:  Nasib naas menimpa seorang pemuda asal Kabupaten Bandung, Baruna Resta Hamada (Monde). Dia dilaporkan hilang terseret arus Sungai Cimanuk di wilayah Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Senin (29/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat Monde sedang berburu Biawak.

BACA JUGA:

Kasatpol PP Garut: PPNS Harus Profesional dan Melek Regulasi

Saat itu, korban melihat sasaran buruannya berada di seberang sungai. Dia nekat berenang menyeberangi sungai Cimanuk. Padahal korban tidak memiliki kemampuan berenang.

Terlebih, debit air Sungai Cimanuk sedang meningkat dan arus air jauh lebih deras dari biasanya.

Korban yang tidak mampu melawan arus, akhirnya terseret dan hilang dari pandangan rekan-rekannya.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut segera menerjunkan tim Korps Sukarela dengan unit ambulans ke lokasi kejadian.

PMI melakukan pencarian bersama unsur terkait dan warga setempat.

BACA JUGA:

Fenomena Inden PPDB SDIT Al Mashduqi hingga 2028, Ini Kata Bupati Garut

Kepala Markas  PMI Kabupaten Garut, Ade Koswara mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap karakteristik sungai saat cuaca ekstrem.

“Kami menerima laporan adanya warga yang terseret arus di Sungai Cimanuk. Tepatnya di wilayah Kecamatan Cibatu. Tim kami segera bergerak melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan melakukan penyisiran menggunakan perahu serta perlengkapan penyelamatan air,” ungkap Ade Koswara.

Menurut Dia, setelah upaya pencarian intensif, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

BACA JUGA:

2 Hal Ini jadi Sorotan Bupati Garut

“Korban sudah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kami langsung mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah dan ambulans PMI,” katanya.

“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau warga agar tidak memaksakan diri beraktivitas di dalam sungai. Terutama saat debit air sedang tinggi,” Ade menambahkan.

Dalam operasi ini, PMI Kabupaten Garut mengerahkan sejumlah personel yang terdiri dari staf dan relawan Korps Sukarela (M. Ridwan, Saepul, Sabik dan Sendi).

BACA JUGA:

Kejar Ketertinggalan RLS, Garut Fokus Wilayah Pelosok

Tim dibekali dengan peralatan standar penyelamatan. Seperti tas Pertolongan Pertama (PP), pelampung, helm serta satu unit ambulans untuk mobilitas jenazah.

sungai cimanuk fokusjabar.id
Ilustrasi WEB

Jenazah korban telah ditangani sesuai prosedur sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Korban merupakan warga Kampung Pelangi Desa Sukamukti Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

(Y.A. Supianto)

Fenomena Inden PPDB SDIT Al Mashduqi hingga 2028, Ini Kata Bupati Garut

0
SDIT Al Mashduqi fokusjabar.id
Gedung SDIT Al Mashduqi Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Fenomena unik terjadi di dunia pendidikan Kabupaten Garut. Bagaimana tidak, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Mashduqi dikabarkan menerima Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem inden hingga tahun 2028.

Sistem tersebut menyusul tingginya animo masyarakat yang ingin menyekolahkan ke SDIT Al Mashduqi.

BACA JUGA:

Kepala Kanwil Kemenag Jabar Lepas Santri Murid Angkatan 3 Al Mashduqi IIBS Garut ke Universitas Al Azhar Cairo Mesir

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengapresiasinya. Menurut Dia, antrean panjang calon siswa tersebut merupakan sinyal positif perubahan pola pikir masyarakat yang kini jauh lebih selektif dalam memilih lembaga pendidikan.

Bukti Kepercayaan Publik

Bupati Garut menegaskan, ketika sebuah sekolah mengedepankan mutu. Maka masyarakat tidak akan ragu untuk menitipkan masa depan pendidikan anaknya. Meski harus mengantre bertahun-tahun sebelum tahun ajaran dimulai.

SDIT Al Mashduqi fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang semakin peduli terhadap kualitas pendidikan. Ketika kualitas diutamakan, masyarakat akan berbondong-bondong menitipkan kepentingan pendidikan anaknya pada lembaga tersebut,” kata Syakur.

Bupati menilai, Al Mashduqi yang berstatus sebagai international bilingual school dengan standar Cambridge English telah berhasil membangun kepercayaan publik (public trust).

BACA JUGA:

Al Mashduqi IIBS Garut Lepas 35 Peserta English Immerson Program 2024 ke Malaysia

Menurutnya, fenomena tersebut membuktikan bahwa masyarakat Garut mampu mendorong lahirnya prestasi hingga ke tingkat nasional.

Sekolah Berwawasan Lingkungan

Selain aspek akademik, Bupati juga menyoroti keunggulan tata kelola lingkungan di SDIT Al Mashduqi.

Sekolah tersebut tidak hanya unggul dalam prestasi bilingual, namun juga telah meraih Anugerah Raksa Persada 2024 dari Gubernur Jawa Barat sebagai sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi.

BACA JUGA:

Lagi, Al Mashduqi IIBS Garut Berangkatkan Alumninya ke Universitas Al Azhar Cairo Mesir

“Kebersihan lingkungan sekolah dan pengelolaannya juga patut diapresiasi. Lingkungan belajar yang bersih dan tertata menjadi faktor penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas,” imbuhnya.

Motivasi bagi Lembaga Pendidikan Lain

Capaian prestasi yang diraih oleh Al Mashduqi diharapkan tidak hanya berhenti di satu institusi saja.

Bupati berharap, hal ini menjadi pemacu semangat bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Garut untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.

“Garut juara nasional itu bukan hal yang mustahil. Kita bisa mencapainya. Dan ini sudah terbukti,” tegas Bupati.

(Y.A. Supianto)

IPSI Cup Ke-X Resmi Bergulir, Kota Tasikmalaya Siapkan Generasi Jawara Silat Baru

0
Ket foto : Ratusan Atlet Pencak Silat dari berbagai daerah siap unjuk kebolehan dalam Open Pencak Silat IPSI Cup Ke-X Kota Tasikmalaya 2025 di GOR Sukapura (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Ratusan Atlet Pencak Silat dari berbagai daerah siap unjuk kebolehan dalam Open Pencak Silat IPSI Cup Ke-X Kota Tasikmalaya 2025 di GOR Sukapura (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Gemuruh semangat para pendekar muda memenuhi GOR Sukapura, Kompleks Olahraga Dadaha, saat Kejuaraan Pencak Silat Open Turnamen IPSI Cup Ke-X Kota Tasikmalaya 2025 resmi dibuka, Senin (29/12/2025). Ajang tahunan yang telah dinanti ini kembali mempertemukan ratusan pesilat dari berbagai perguruan untuk unjuk kemampuan dan merebut gelar terbaik.

Pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra Negara. Acara tersebut turut dihadiri Ketua IPSI Kota Tasikmalaya Arif Gunawan, Ketua Umum KONI Anton Suherlan, Disporabudpar, serta para pimpinan padepokan se-Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Dapat Bus Sekolah Baru di Hari Bela Negara

Sejak hari pertama, atmosfer kompetisi terasa kuat. Para atlet menampilkan teknik dan ketangkasan yang menunjukkan keseriusan mereka dalam memburu gelar juara.

Dalam sambutannya, Dicky Chandra menegaskan, kompetisi ini bukan sekadar pertandingan, melainkan ruang pembinaan bagi pesilat muda. Ia menekankan pentingnya nilai sportivitas, disiplin, dan sikap saling menghormati sebagai karakter dasar dalam pencak silat.

“Turnamen ini adalah sarana untuk menempa kemampuan sekaligus menanamkan nilai luhur pencak silat. Ini bukan hanya soal menang, tetapi tentang membangun karakter,” ujarnya.

Ia juga menekankan, pencak silat merupakan bagian dari identitas budaya bangsa yang harus terus terjaga. Kejuaraan seperti ini, lanjutnya, menjadi cara efektif untuk melestarikan warisan nenek moyang.

“Tasikmalaya melahirkan banyak jawara silat yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional. Semoga dari turnamen ini muncul pesilat baru yang semakin tangguh,” tambahnya.

Apresiasi untuk IPSI Kota Tasikmalaya

Ia turut memberikan apresiasi kepada IPSI Kota Tasikmalaya yang berhasil meloloskan delapan atlet menuju Babak Kualifikasi Porprov XV Jawa Barat 2026. Ia berharap para atlet tersebut dapat mempersembahkan prestasi yang membanggakan.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Tasikmalaya Arif Gunawan menyampaikan Open IPSI Cup Ke-X tahun ini diikuti 644 peserta dari 27 perguruan pencak silat di Tasikmalaya, serta turut menghadirkan pesilat muda dari Bandung, Garut, Ciamis, hingga Banjar.

Antusiasme peserta dari berbagai daerah, menurut Arif, menunjukkan bahwa pencak silat semakin generasi muda minati.

“Turnamen ini berlangsung selama tiga hari dengan kategori usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa. Ada kategori festival, tanding, dan TGR. Para juara akan mendapatkan medali, piala, serta uang penghargaan,” jelasnya.

(Seda)

DPRD Ciamis Setujui Transformasi BPR Galuh Menjadi Perseroda

0
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana menandatangani persetujuan perubahan bentuk badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Perekonomian Rakyat Galuh Ciamis
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana menandatangani persetujuan perubahan bentuk badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Perekonomian Rakyat Galuh Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: DPRD Kabupaten Ciamis resmi memberikan persetujuan terhadap perubahan bentuk badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Perekonomian Rakyat Galuh Ciamis. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Ciamis, Senin (29/12/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana dan dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Agenda utama pertemuan tersebut adalah penyampaian laporan hasil pembahasan Raperda oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD.

Baca Juga: Sepanjang 2025, Damkar Ciamis Catat 110 Kasus Kebakaran

Dalam rapat itu, Herdiat menyampaikan pendapat akhirnya. Ia mengawali dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur DPRD, terutama Bapemperda dan fraksi-fraksi, atas kerja sama dan komitmen dalam mengkaji Raperda secara cermat dan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulillah, hari ini Raperda mengenai perubahan badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroda BPR Galuh Ciamis telah disetujui,” ujar Bupati.

Herdiat menjelaskan, transformasi BPR Galuh menjadi Perseroda merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja BUMD. Ssekaligus menjadikannya lebih profesional, kompetitif, dan mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi.

Ia optimistis Perseroda BPR Galuh Ciamis dapat berperan signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tatar Galuh.

Lebih lanjut, Herdiat memaparkan tahapan berikutnya, yaitu pengajuan permohonan nomor register kepada Gubernur Jawa Barat. Sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 juncto Permendagri Nomor 120 Tahun 2018. Nomor register tersebut menjadi dasar sebelum penetapan Peraturan Daerah dilakukan secara resmi.

Menutup sambutannya, Bupati Herdiat kembali menyampaikan apresiasi atas sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun dan membahas Raperda tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan DPRD akan menjadi referensi berharga dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

“Pada akhirnya, setiap kebijakan yang kita rumuskan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian mewujudkan Galuh Nanjeur, Ciamis Mandiri dan Berkelanjutan,” tegasnya.

Kepadatan Kota Bandung Meningkat di Libur Nataru, Exit Tol Summarecon Jadi Titik Terpadat

0
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 membawa lonjakan signifikan arus kendaraan di Kota Bandung. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mencatat 522.106 kendaraan masuk dan 452.347 kendaraan keluar selama periode pemantauan 18–28 Desember 2025. Dalam periode yang sama, petugas juga melakukan penindakan terhadap 6.415 pelanggar lalu lintas.

Pemantauan arus kendaraan melalui koordinasi intensif dengan Polrestabes Bandung, dengan pembaruan data setiap tiga jam di enam pintu keluar tol utama kota. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengungkapkan bahwa Exit Tol Summarecon menjadi pintu dengan volume kendaraan tertinggi sepanjang periode tersebut.

Baca Juga: Jelang Malam Tahun Baru 2026, DLH Bandung Kerahkan 750 Petugas & Puluhan Armada Sampah

“Sejak tanggal 18 hingga 28, kami terus melakukan update setiap tiga jam. Trutama pergerakan kendaraan yang masuk melalui exit tol dari Pasteur hingga Summarecon,” ujar Rasdian, Senin (29/12/2025).

Ia menjelaskan, peningkatan arus kendaraan paling terasa pada rentang siang hingga sore hari. Dengan kenaikan rata-rata sekitar 10 persen dibandingkan pagi hari.

“Pagi hari relatif landai, tetapi menjelang siang sampai sore, peningkatan cukup signifikan di seluruh exit tol. Dan yang paling padat tetap Summarecon,” jelasnya.

Dishub Kota Bandung juga menerapkan rekayasa lalu lintas situasional, bergantung pada kondisi lapangan dan arahan Satlantas Polrestabes Bandung.

“Tidak ada penyekatan, semua bersifat kondisional. Rekayasa jalur kita berlakukan jika perlu,” paparnya.

Dari hasil evaluasi, Rasdian menyebut mayoritas kendaraan yang masuk ke Bandung selama libur Nataru yakni kendaraan pribad baik roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi kepada wisatawan yang menjadikan Bandung sebagai tujuan liburan akhir tahun. Meski kepadatan lalu lintas tidak terhindarkan, Farhan menegaskan bahwa keselamatan pengendara harus tetap menjadi prioritas.

“Terima kasih kepada para pengunjung yang datang ke Bandung. Kepadatan lalu lintas memang wajar di libur panjang, tetapi yang utama adalah menjaga keselamatan agar tidak terjadi kecelakaan,” ujar Farhan.

(Yusuf Mugni)

Peparkab Garut 2025, Langkah Strategis Cetak Atlet Paralimpik Berprestasi

0
peparkab garut 2025 fokusjabar.id
125 atlet dari 42 kecamatan, turut serta dalam Pekan Paralympic Kabupaten (PEPARKAB) Garut ke-1 tahun 2025, Sport Hall RAA Adiwidjaya, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Senin (29/12/2025).

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut resmi menggelar Pekan Paralympic Kabupaten (Peparkab) Garut ke-1 Tahun 2025, sebuah ajang olahraga khusus penyandang disabilitas yang menjadi langkah strategis dalam menjaring atlet berbakat untuk berlaga pada Pekan Olahraga Paralympic Daerah (PEPARDA) Jawa Barat.

Pembukaan Peparkab pertama ini berlangsung di Sport Hall RAA Adiwidjaya, Kecamatan Tarogong Kidul, dan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Muhammad Diki Hasbi, Senin (29/12/2025).

Baca Juga: Damkar Garut Dapat Kendaraan Pancar Baru, Lengkap dengan Lampu Teleskopik 360 Derajat

Diki menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Garut atas inisiatif penyelenggaraan perdana Peparkab. Menurutnya, ajang ini merupakan terobosan penting dalam proses pembinaan olahraga disabilitas.

“Ini inovasi yang tepat dan cepat dari NPCI Garut. Dengan adanya Peparkab ke-1 ini, proses seleksi atlet untuk persiapan Peparda menjadi lebih terukur dan sistematis,” ujar Diki.

Ia menekankan, Peparkab harus menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya sebatas seremoni. Namun juga benar-benar memperkuat fondasi pembinaan atlet paralimpik di Garut.

Sekretaris Umum NPCI Jawa Barat, Andi Supriandi, turut menegaskan bahwa terselenggaranya ajang ini merupakan bukti kolaborasi yang baik antarlembaga. Ia optimistis PEPARKAB akan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet disabilitas potensial dari Garut yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Garut, Komara, melaporkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Tercatat 125 atlet dari 42 kecamatan ikut ambil bagian dengan mempertandingkan lima cabang olahraga (cabor). Yaitu atletik, renang, tenis meja, catur, dan bulu tangkis.

Penyelenggaraan Peparkab ini harapannya menjadi momentum kebangkitan olahraga inklusif di Kabupaten Garut. Sekaligus memantapkan kesiapan fisik dan mental para atlet sebelum bertanding di ajang Peparda.

(Y.A. Supianto)