spot_imgspot_img
Jumat 1 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 417

Disdamkar Garut Evakuasi Ular Sanca di Tarogong Kidul

0
disdamkar garut fokusjabar.id
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut berhasil mengevakuasi seekor ular sanca

GARUT, FOKUSJabar.id: Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) berhasil mengevakuasi seekor ular sanca yang masuk ke area dapur milik warga di Kampung Mekarjaya, Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (30/12/2025) pagi.

Kejadian bermula saat pemilik rumah, Asep dikejutkan dengan keberadaan ular Sanca tersebut. Merasa terancam dan khawatir akan keselamatan penghuni rumah, dia segera menghubungi call center Mako Disdamkar Garut untuk meminta bantuan.

BACA JUGA:

Peparkab Garut 2025, Langkah Strategis Cetak Atlet Paralimpik Berprestasi

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim setelah menerima laporan tersebut.

“Kami menerima laporan pukul 05.00 WIB dan segera menerjunkan Regu 1 dengan satu unit kendaraan rescue. Berkat kesigapan petugas di lapangan, response time hanya memakan waktu 5 menit hingga tiba di lokasi,” kata Eko.

Proses evakuasi dimulai pada pukul 05.10 WIB. Petugas yang dilengkapi peralatan khusus berupaya mengamankan ular tersebut dari sela-sela area dapur. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah, penanganan berjalan lancar tanpa ada korban luka.

“Ular berhasil diamankan sekitar pukul 05.30 WIB. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Terutama saat memasuki musim penghujan. Di mana area rumah yang lembap seringkali menjadi tempat persembunyian reptil,” kata Eko.

BACA JUGA:

Damkar Garut Dapat Kendaraan Pancar Baru, Lengkap dengan Lampu Teleskopik 360 Derajat

Setelah memastikan area dapur benar-benar aman, petugas kembali ke Mako Disdamkar.

Ular Sanca hasil evakuasi tersebut selanjutnya akan diamankan sementara sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari pemukiman penduduk.

(Y.A. Supianto)

Wali Kota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Berdoa pada Malam Pergantian Tahun

0
Wali Kota Tasikmalaya fokusjabar.id
Wali Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Viman Alfarizi Ramadhan mengimbau masyarakat agar dalam merayakan pergantian tahun tidak melakukan euforia berlebihan dan pesta hura-hura.

Imbauan tersebut sebagai bentuk ajakan kesederhanaan dalam menyambut pergantian tahun baru.

BACA JUGA:

IPSI Cup Ke-X Resmi Bergulir, Kota Tasikmalaya Siapkan Generasi Jawara Silat Baru

“Seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya agar merayakan malam pergantian tahun baru tidak berlebih. Rayakanlah dengan penuh syukur dan kesederhanaan serta tetap menjaga kenyamanan dan rasa empati,” ungkap Viman Alfarizi kepada FOKUSJabar.

Wali Kota Tasikmalaya menjelaskan, pergantian tahun baru itu hal biasa. Dengan begitu, tidak mesti harus dirayakan berlebihan.

“Mungkin sebaiknya pergantian tahun baru ini dirayakan penuh makna dan kesederhanaan. Terpenting, kita jadikan pergantian tahun baru menjadi momentum refleksi diri agar ke depannya bisa menjadi lebih baik, maju dan sejahtera,” ujarnya.

“Malam pergantian tahun harus penuh kesederhanaan dan rasa empati,” ungkapnya.

“Saat ini tentu kita harus berempati dengan kondisi saudara-saudara kita yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh yang sedang ditimpa bencana banjir dan longsor,” Viman menambahkan.

BACA JUGA:

Kota Tasikmalaya Dapat Bus Sekolah Baru di Hari Bela Negara

Pemkot Tasikmalaya bersama Forkopimda lainnya serta masyarakat akan menyambut pergantian tahun baru dengan menggelar doa bersama di Masjid Agung.

Menurut Wali Kota Tasikmalaya, doa bersama sebagai wujud rasa syukur datangnya tahun 2026.

“Sebaiknya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermakna. Melaksanakan doa bersama sesuatu yang lebih baik untuk meminta keselamatan dan keberkahan serta kebahagiaan dari Allah SWT,” ucap Viman.

Menurut Dia, banyak hal positif yang bisa kita lakukan dalam mensyukuri pergantian tahun.

“Kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon serta lainnya menjadi bentuk cinta kita terhadap lingkungan sekitar. ini juga wujud syukur kita dalam memaknai pergantian tahun,” terangnya.

BACA JUGA:

Pemkot Tasikmalaya Musnahkan 240 Bundel Arsip, Transformasi Digital Dipercepat

Untuk itu, Dia mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Tasikmalaya berdoa pada malam pergantian tahun. Baik di rumah masing-masing maupun di masjid.

“Mari kita panjatkan doa terbaik untuk kita semua agar selalu mendapatkan perlindungan dan keberkahan dari sang maha kuasa,” tutupnya.

(Seda)

Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Perusahaan Sehat dan Baik

0
perumda air minum tirta sukapura@fokusjabar.id
Plt. Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Dr.H. Rubi Azhara, S.STP.,M.Si serahkan hadiah ke pelanggan.(foto: Istimewa untuk fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Hasil evaluasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat dan Prognosa, Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya merupakan perusahaan Sehat dan Baik.

Hal tersebut di sampaikan Plt. Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Rubi Azhara, S.STP.,M.Si. Selain itu, penilaian tingkat kesehatan dan kinerja menurut Kementerian PUPR juga hasilnya baik.

“Alhamdullah, Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya sebagai perusahaan sehat dan baik pada 2025. Semoga tahun berikutnya lebih baik lagi,” ungkap Dr. H. Rubi Azhara, S.STP.,M.Si, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga: Hati-hati! Modus Penipuan Mengaku Kepala BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya

Sebagai Perusahaan Sehat dan Baik, Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, kata Rubi, tidak lepas suport arahan dan pembinaan dari Bupati Tasikmalaya sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Pembinaan dan arahan dari Bapak Bupati Tasikmalaya (Cecep Nurul Yakin-red) menjadi penguatan komitmen bagi seluruh pegawai dalam meningkatkan kinerja,” jelasnya.

Selain itu, meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jadi, Rubi melanjutkan, sebagai perusahaan Sehat dan Baik, juga tidak terlepas dari kinerja pegawai.

perumda
Seluruh Pegawai Perumda Air Minum Tirta Sukapura bersama Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin di Pendopo.(foto; Istimewa untuk fokusjabar.id)

“Tidak hanya itu, keberadaan kami tidak akan berarti tanpa kepercayaan dan kesetiaan pelanggan. Dan itu alasan kami terus melakukan pembenahan dan berinovasi,” tuturnya.

Pelatihan Petugas Teknis

Rubi juga menyampaikan, bahwa Perumda Air Minum Tirta Sukapura, pada tahun 2025, melalui pelatihan teknis petugas pembaca meter di bekali keterampilan tambahan guna memperkuat personel petugas teknis.

Baca Juga: Tak Lagi Menjabat, Ade Sugianto Tetap Dihormati: Resepsi Putri Jadi Simbol Kepemimpinan Yang Hidup

Langkah tersebut di lakukan, Rubi menjelaskan, yaitu tujuannya untuk lebih meningkatkan kecepatan penanganan gangguan serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Jadi petugas pembaca meter air, semuanya mengikuti pelatihan. Ini sebagai bentuk komitmen kami meningkatkan pelayanan terhadap seluruh pelanggan,” ucapnya.

Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Rubi menambahkan, bahwa melalui penanaman pohon di catcment area menunjukan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga kelestarian sumber mata air.

“Jadi penanaman pohon di catcmen area Perumda Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, tujuannya untuk ketersediaan air yang berkelanjutan,” pungkasnya.

(Yud’s)

Berburu Biawak di Sungai Cimanuk, Pemuda Asal Bandung Tewas

0
sungai cimanuk fokusjabar.id
Tim Korps Sukarela PMI Kabupaten Garut bersama polsek setempat mengevakuasi korban

GARUT, FOKUSJabar.id:  Nasib naas menimpa seorang pemuda asal Kabupaten Bandung, Baruna Resta Hamada (Monde). Dia dilaporkan hilang terseret arus Sungai Cimanuk di wilayah Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Senin (29/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat Monde sedang berburu Biawak.

BACA JUGA:

Kasatpol PP Garut: PPNS Harus Profesional dan Melek Regulasi

Saat itu, korban melihat sasaran buruannya berada di seberang sungai. Dia nekat berenang menyeberangi sungai Cimanuk. Padahal korban tidak memiliki kemampuan berenang.

Terlebih, debit air Sungai Cimanuk sedang meningkat dan arus air jauh lebih deras dari biasanya.

Korban yang tidak mampu melawan arus, akhirnya terseret dan hilang dari pandangan rekan-rekannya.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut segera menerjunkan tim Korps Sukarela dengan unit ambulans ke lokasi kejadian.

PMI melakukan pencarian bersama unsur terkait dan warga setempat.

BACA JUGA:

Fenomena Inden PPDB SDIT Al Mashduqi hingga 2028, Ini Kata Bupati Garut

Kepala Markas  PMI Kabupaten Garut, Ade Koswara mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap karakteristik sungai saat cuaca ekstrem.

“Kami menerima laporan adanya warga yang terseret arus di Sungai Cimanuk. Tepatnya di wilayah Kecamatan Cibatu. Tim kami segera bergerak melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan melakukan penyisiran menggunakan perahu serta perlengkapan penyelamatan air,” ungkap Ade Koswara.

Menurut Dia, setelah upaya pencarian intensif, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

BACA JUGA:

2 Hal Ini jadi Sorotan Bupati Garut

“Korban sudah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kami langsung mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah dan ambulans PMI,” katanya.

“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau warga agar tidak memaksakan diri beraktivitas di dalam sungai. Terutama saat debit air sedang tinggi,” Ade menambahkan.

Dalam operasi ini, PMI Kabupaten Garut mengerahkan sejumlah personel yang terdiri dari staf dan relawan Korps Sukarela (M. Ridwan, Saepul, Sabik dan Sendi).

BACA JUGA:

Kejar Ketertinggalan RLS, Garut Fokus Wilayah Pelosok

Tim dibekali dengan peralatan standar penyelamatan. Seperti tas Pertolongan Pertama (PP), pelampung, helm serta satu unit ambulans untuk mobilitas jenazah.

sungai cimanuk fokusjabar.id
Ilustrasi WEB

Jenazah korban telah ditangani sesuai prosedur sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Korban merupakan warga Kampung Pelangi Desa Sukamukti Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

(Y.A. Supianto)

Fenomena Inden PPDB SDIT Al Mashduqi hingga 2028, Ini Kata Bupati Garut

0
SDIT Al Mashduqi fokusjabar.id
Gedung SDIT Al Mashduqi Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Fenomena unik terjadi di dunia pendidikan Kabupaten Garut. Bagaimana tidak, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Mashduqi dikabarkan menerima Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem inden hingga tahun 2028.

Sistem tersebut menyusul tingginya animo masyarakat yang ingin menyekolahkan ke SDIT Al Mashduqi.

BACA JUGA:

Kepala Kanwil Kemenag Jabar Lepas Santri Murid Angkatan 3 Al Mashduqi IIBS Garut ke Universitas Al Azhar Cairo Mesir

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengapresiasinya. Menurut Dia, antrean panjang calon siswa tersebut merupakan sinyal positif perubahan pola pikir masyarakat yang kini jauh lebih selektif dalam memilih lembaga pendidikan.

Bukti Kepercayaan Publik

Bupati Garut menegaskan, ketika sebuah sekolah mengedepankan mutu. Maka masyarakat tidak akan ragu untuk menitipkan masa depan pendidikan anaknya. Meski harus mengantre bertahun-tahun sebelum tahun ajaran dimulai.

SDIT Al Mashduqi fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang semakin peduli terhadap kualitas pendidikan. Ketika kualitas diutamakan, masyarakat akan berbondong-bondong menitipkan kepentingan pendidikan anaknya pada lembaga tersebut,” kata Syakur.

Bupati menilai, Al Mashduqi yang berstatus sebagai international bilingual school dengan standar Cambridge English telah berhasil membangun kepercayaan publik (public trust).

BACA JUGA:

Al Mashduqi IIBS Garut Lepas 35 Peserta English Immerson Program 2024 ke Malaysia

Menurutnya, fenomena tersebut membuktikan bahwa masyarakat Garut mampu mendorong lahirnya prestasi hingga ke tingkat nasional.

Sekolah Berwawasan Lingkungan

Selain aspek akademik, Bupati juga menyoroti keunggulan tata kelola lingkungan di SDIT Al Mashduqi.

Sekolah tersebut tidak hanya unggul dalam prestasi bilingual, namun juga telah meraih Anugerah Raksa Persada 2024 dari Gubernur Jawa Barat sebagai sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi.

BACA JUGA:

Lagi, Al Mashduqi IIBS Garut Berangkatkan Alumninya ke Universitas Al Azhar Cairo Mesir

“Kebersihan lingkungan sekolah dan pengelolaannya juga patut diapresiasi. Lingkungan belajar yang bersih dan tertata menjadi faktor penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas,” imbuhnya.

Motivasi bagi Lembaga Pendidikan Lain

Capaian prestasi yang diraih oleh Al Mashduqi diharapkan tidak hanya berhenti di satu institusi saja.

Bupati berharap, hal ini menjadi pemacu semangat bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Garut untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.

“Garut juara nasional itu bukan hal yang mustahil. Kita bisa mencapainya. Dan ini sudah terbukti,” tegas Bupati.

(Y.A. Supianto)

IPSI Cup Ke-X Resmi Bergulir, Kota Tasikmalaya Siapkan Generasi Jawara Silat Baru

0
Ket foto : Ratusan Atlet Pencak Silat dari berbagai daerah siap unjuk kebolehan dalam Open Pencak Silat IPSI Cup Ke-X Kota Tasikmalaya 2025 di GOR Sukapura (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Ratusan Atlet Pencak Silat dari berbagai daerah siap unjuk kebolehan dalam Open Pencak Silat IPSI Cup Ke-X Kota Tasikmalaya 2025 di GOR Sukapura (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Gemuruh semangat para pendekar muda memenuhi GOR Sukapura, Kompleks Olahraga Dadaha, saat Kejuaraan Pencak Silat Open Turnamen IPSI Cup Ke-X Kota Tasikmalaya 2025 resmi dibuka, Senin (29/12/2025). Ajang tahunan yang telah dinanti ini kembali mempertemukan ratusan pesilat dari berbagai perguruan untuk unjuk kemampuan dan merebut gelar terbaik.

Pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra Negara. Acara tersebut turut dihadiri Ketua IPSI Kota Tasikmalaya Arif Gunawan, Ketua Umum KONI Anton Suherlan, Disporabudpar, serta para pimpinan padepokan se-Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Dapat Bus Sekolah Baru di Hari Bela Negara

Sejak hari pertama, atmosfer kompetisi terasa kuat. Para atlet menampilkan teknik dan ketangkasan yang menunjukkan keseriusan mereka dalam memburu gelar juara.

Dalam sambutannya, Dicky Chandra menegaskan, kompetisi ini bukan sekadar pertandingan, melainkan ruang pembinaan bagi pesilat muda. Ia menekankan pentingnya nilai sportivitas, disiplin, dan sikap saling menghormati sebagai karakter dasar dalam pencak silat.

“Turnamen ini adalah sarana untuk menempa kemampuan sekaligus menanamkan nilai luhur pencak silat. Ini bukan hanya soal menang, tetapi tentang membangun karakter,” ujarnya.

Ia juga menekankan, pencak silat merupakan bagian dari identitas budaya bangsa yang harus terus terjaga. Kejuaraan seperti ini, lanjutnya, menjadi cara efektif untuk melestarikan warisan nenek moyang.

“Tasikmalaya melahirkan banyak jawara silat yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional. Semoga dari turnamen ini muncul pesilat baru yang semakin tangguh,” tambahnya.

Apresiasi untuk IPSI Kota Tasikmalaya

Ia turut memberikan apresiasi kepada IPSI Kota Tasikmalaya yang berhasil meloloskan delapan atlet menuju Babak Kualifikasi Porprov XV Jawa Barat 2026. Ia berharap para atlet tersebut dapat mempersembahkan prestasi yang membanggakan.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Tasikmalaya Arif Gunawan menyampaikan Open IPSI Cup Ke-X tahun ini diikuti 644 peserta dari 27 perguruan pencak silat di Tasikmalaya, serta turut menghadirkan pesilat muda dari Bandung, Garut, Ciamis, hingga Banjar.

Antusiasme peserta dari berbagai daerah, menurut Arif, menunjukkan bahwa pencak silat semakin generasi muda minati.

“Turnamen ini berlangsung selama tiga hari dengan kategori usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa. Ada kategori festival, tanding, dan TGR. Para juara akan mendapatkan medali, piala, serta uang penghargaan,” jelasnya.

(Seda)

DPRD Ciamis Setujui Transformasi BPR Galuh Menjadi Perseroda

0
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana menandatangani persetujuan perubahan bentuk badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Perekonomian Rakyat Galuh Ciamis
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana menandatangani persetujuan perubahan bentuk badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Perekonomian Rakyat Galuh Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: DPRD Kabupaten Ciamis resmi memberikan persetujuan terhadap perubahan bentuk badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Perekonomian Rakyat Galuh Ciamis. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Ciamis, Senin (29/12/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana dan dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Agenda utama pertemuan tersebut adalah penyampaian laporan hasil pembahasan Raperda oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD.

Baca Juga: Sepanjang 2025, Damkar Ciamis Catat 110 Kasus Kebakaran

Dalam rapat itu, Herdiat menyampaikan pendapat akhirnya. Ia mengawali dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur DPRD, terutama Bapemperda dan fraksi-fraksi, atas kerja sama dan komitmen dalam mengkaji Raperda secara cermat dan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulillah, hari ini Raperda mengenai perubahan badan hukum Perumda BPR Galuh Ciamis menjadi Perseroda BPR Galuh Ciamis telah disetujui,” ujar Bupati.

Herdiat menjelaskan, transformasi BPR Galuh menjadi Perseroda merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja BUMD. Ssekaligus menjadikannya lebih profesional, kompetitif, dan mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi.

Ia optimistis Perseroda BPR Galuh Ciamis dapat berperan signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tatar Galuh.

Lebih lanjut, Herdiat memaparkan tahapan berikutnya, yaitu pengajuan permohonan nomor register kepada Gubernur Jawa Barat. Sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 juncto Permendagri Nomor 120 Tahun 2018. Nomor register tersebut menjadi dasar sebelum penetapan Peraturan Daerah dilakukan secara resmi.

Menutup sambutannya, Bupati Herdiat kembali menyampaikan apresiasi atas sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun dan membahas Raperda tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan DPRD akan menjadi referensi berharga dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

“Pada akhirnya, setiap kebijakan yang kita rumuskan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian mewujudkan Galuh Nanjeur, Ciamis Mandiri dan Berkelanjutan,” tegasnya.