spot_imgspot_img
Jumat 1 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 413

Pagi ini, Bupati Tasikmalaya akan Melantik Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura

0
bupati tasikmalaya@fokusjabar.id
Ucapan Seamat dan sukses untuk Bekti Alamsyah.(foto;Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin akan melantik dan mengambil sumpah Bekti Alamsyah sebagai. Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura masa bakti 2025-2030 di Pendopo baru, Rabu (31/12/2025).

Menurut informasi pelantikan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya akan di laksanakan pada pukul 09.00 WIB.

Walaupun prosesi pelantikan belum di laksanakan, namun, ucapan selamat dan sukses dari karyawan untuk Bekti Alamsyah sebagai. Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya masa bakti 2025-2030 kian mengalir.

Baca Juga: Terungkap! Bekti Alamsyah Direkomendasikan Kemendagri Jadi Direktur Perumda Tirta Sukapura

Sebelumnya, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi BUMD Lembaga Non Keuangan Kabupaten Tasikmalaya. Nana Heryana mengatakan, penetapan tersebut merupakan hasil akhir dari tahapan seleksi panjang.

Yang di awali uji kelayakan dan kepatutan (UKK), wawancara akhir bersama Bupati Tasikmalaya, hingga proses permohonan pertimbangan ke pemerintah pusat.

“Berdasarkan hasil wawancara akhir dengan Bupati Tasikmalaya selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) dan di perkuat rekomendasi Kemendagri. Di tetapkan bahwa Bekti Alamsyah, ST menjadi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura. Untuk masa jabatan 2025–2030,” ujar Nana, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga: Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Perusahaan Sehat dan Baik

Rekomendasi tersebut tertuang dalam Surat Kemendagri Nomor 900.1.13.2/10112/Keuda tertanggal 22 Desember 2025. Tentang Pertimbangan Atas Penetapan Calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Nana, proses ini telah sesuai dengan Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum. Mewajibkan kepala daerah menyampaikan calon direksi terpilih kepada Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah sebelum penetapan.

“Seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai regulasi dan prinsip transparansi. Ini untuk memastikan BUMD air minum di pimpin figur yang kompeten dan berintegritas,” katanya.

Rencananya, sambung Nana, pelantikan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura. Akan di laksanakan pada Rabu (31/12/2025) di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya.

(Yud’s/Farhan)

Kaleidoskop 2025, Persib Bandung ke-16 ACL Two dan Pemuncak Klasemen Liga

0
persib bandung fokusjabar.id
Persib Bandung (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung menutup tahun 2025 dengan catatan gemilang di dua kompetisi. Yakni, AFC Champions League Two dan Super League 2025/2026.

Pada 5 Mei lalu, Persib berhasil mengunci gelar juara kompetisi Liga 1 2024/2025 sekaligus back to back setelah Persebaya Surabaya hanya mampu bermain imbang 3-3 dengan Persik Kediri di Stadion Brawijaya.

BACA JUGA:

Drawing 16 Besar ACL Two, Persib Bertemu Ratchaburi FC

Hasil imbang tersebut membuat Persebaya tidak mampu menyalip Persib yang saat itu mengoleksi 64 poin.

Persebaya sendiri mengoleksi nilai 54. Nilainya sama dengan Dewa United yang memiliki tiga laga sisa.

Setelah mengunci gelar juara, pada 24 Mei 2025 Persib berhasil menutup kompetisi Liga 1 2024/2025 dengan kemenangan atas Persis Solo 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.

Persib memulai musim 2025/2026 dengan mendatangkan beberapa pemain anyar. Di antaranya Thom Haye.

Perekrutan gelandang Tim Nasional Indonesia diumumkan lewat tayangan televisi yakni di TVRI, Rabu (27/8/2025).

BACA JUGA:

Beckham Putra Nugraha Gelar E7AM Football Challenge

Kemudian pada Minggu (31/8/2025), Persib merekrut Eliano Johannes Reijnders.

Bek sayap kanan Tim Nasional Indonesia ini merupakan adik kandung dari Tijjani Reijnders, gelandang Manchester City yang juga membela Tim Nasional Belanda.

Saat mengarungi musim 2025/2026, di AFC Champions League Two 2025/2026, Persib berhasil melangkah ke babak 16 besar.

Persib Bandung berhasil lolos ke babak 16 besar setelah di laga pamungkas Grup G mengalahkan Bangkok United 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (10/12/2025).

Dengan kemenangan tersebut, Persib lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two musim ini sebagai juara Grup G. Posisi runner-up ditempati Bangkok United dengan 10 poin.

Sedangkan di kompetisi Super League 2025/2026, Persib berhasil menutup tahun 2025 dengan berada di puncak klasemen sementara.

BACA JUGA:

Hadir di Garut, Pembukaan Persib Store Dimeriahkan 3 Pemain

Persib naik ke puncak klasemen sementara kompetisi Super League 2025/2026 setelah sukses meraih kemenangan atas PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (27/12/2025) malam.

Kemenangan atas PSM, membuat Persib naik ke puncak klasemen sementara kompetisi Super League 2025/2026 dengan mengumpulkan 34 poin.

(Arif)

Malam-Malam Gasak Avanza, Sindikat Pencuri Mobil Dibongkar Polres Tasikmalaya

0
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, SH, MH, gali informasi mengungkap lebih jauh sindikat pencurian kendaraan roda empat (R4).
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, SH, MH, gali informasi mengungkap lebih jauh sindikat pencurian kendaraan roda empat (R4).

TASIKMALAYA,FOKUSJabar: Aksi nekat sindikat pencurian mobil di Kabupaten Tasikmalaya akhirnya terbongkar.

Satreskrim Polres Tasikmalaya mengamankan empat pelaku pencurian kendaraan roda empat, sementara satu pelaku utama masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Komplotan ini diketahui mencuri satu unit mobil Avanza warna hitam yang terparkir di halaman kosong pinggir jalan wilayah Kecamatan Singaparna. Aksi tersebut terjadi pada dini hari, Jumat (28/11/2025), saat situasi lingkungan dalam kondisi sepi.

BACA JUGA: Oplos LPG, 2 Bersaudara di Tasikmalaya Diringkus Polisi

Empat pelaku yang kini mendekam di balik jeruji besi berinisial DH, ADS, US, dan CH. Polisi menyebut, pelaku berinisial J berperan sebagai eksekutor utama dan kini masih diburu.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta mengungkapkan, komplotan ini bekerja rapi dan terorganisir.

Polres Tasikmalaya Beberkan Modus Pelaku

Modus yang digunakan adalah mematikan alarm dengan mencabut aki, lalu membobol kunci kontak menggunakan bor listrik.

“Pelaku J masuk ke kolong mobil untuk mematikan alarm, sementara DH mengawasi sekitar lokasi. Mobil kemudian dibawa kabur menuju Manonjaya,” ungkap Ridwan, Rabu (31/12/2025).

Setelah berhasil menggasak mobil korban, kendaraan hasil curian diserahkan ke tersangka US untuk diubah kondisinya sebelum dijual oleh tersangka CH. Hasil penjualan kemudian dibagi melalui tersangka ADS.

Dalam pengungkapan kasus ini, kata Ridwan, Satreskrim Polres Tasikmalaya menyita berbagai alat kejahatan, mulai dari kunci astag, bor listrik, linggis, hingga kendaraan yang digunakan para pelaku saat beraksi.

“Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban dan diperkuat oleh hasil olah TKP, rekaman CCTV, serta informasi dari sejumlah informan. Tim Satreskrim bergerak cepat dan menangkap para pelaku di lokasi berbeda,” ujarnya.

Polisi tegas Ridwan, akan terus memburu pelaku yang masih buron.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada serta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” katanya.

BACA JUGA: Polres Pangandaran: Kegiatan Terjun Payung Kejurda Tanpa Pemberitahuan, Satu Atlet Tewas

Ia menambahkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka DH dijerat Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara ADS, US dan CH dikenakan Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

(FKamil)

Diduga Ada Mafia Tanah, Ormas GAS Lapor Kejari Garut

0
mafia tanah fokusjabar.id
Ormas Gas Lapor Kejari Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Masyarakat Gerakan Anak Sunda (Ormas GAS) melaporkan dugaan praktik mafia tanah di wilayah Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut Jawa Barat (Jabar).

Laporan tertulis tersebut dibenarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ormas GAS, Mulyono Khaddafi. Pihaknya menuding adanya penyalahgunaan wewenang dan praktik tidak etis dalam urusan pertanahan.

BACA JUGA:

Sekda Garut: Pentingnya Perubahan Pola Pikir Bagi Aparatur Pemerintah

Dia berharap, laporan tersebut dapat memicu penyelidikan dan penindakan terhadap pelaku mafia tanah yang merugikan masyarakat dan negara.

“Kejaksaan diharapkan dapat menindaklanjuti laporan ini dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku mafia tanah,” kata Mulyono, Rabu (31/12/2025).

mafia tanah fokusjabar.id
Sekjen Ormas GAS, Mulyono Khaddafi

Menurut Dia, pada 12 November 2021 telah terbit Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No00077 atas nama pemegang hak Koperasi Kiaradodot dengan akta pendirian no48 tertanggal 15 Februari 2016 dengan dasar pendaftaran Surat Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Garut tanggal 30 September 2021 No 00098/SKHGB/BPN-10,17/IX/2021 Surat Ukur tanggal 05 November 2021 No01182/Gandamekar/2021 Luas 801m2 diduga kental dengan praktik mafia tanah.

Petunjuk di SHGB menyatakan, tanah negara bekas milik adat Kohir Nomor 583, Kelas D III tercatat atas nama Koperasi Rakyat. Kemudian pada tahun 2019 dilepaskan haknya kepada negara untuk kepentingan pemohon (Koperasi Kiaradodot).

“Serat penyataan pelepasan hak atas tanah Nomor 594.4/921-pem/VI/2019 tanggal 20 Juni 2019 dibuat oleh inisial AWW,” ungkap Mulyono.

BACA JUGA:

Fenomena Inden PPDB SDIT Al Mashduqi hingga 2028, Ini Kata Bupati Garut

Dia menduga ada kejanggalan dalam penerbitan SHGB tersebut. Pasalnya, tanah milik adat itu bukan milik AWW.

Setelah dilepas, kemudian dimohon kembali untuk diterbitkan SHGB atas nama Koperasi Kiaradodot yang notabene dia selaku ketuanya.

Koperasi Kiaradodot yang didirikan pada tahun 2016 hingga kini tidak aktif. Bahkan, Pemda Garut melalui Dinas Koperasi dan UKM telah dua kali melayangkan surat yang menerangkan bahwa Koperasi tersebut tidak aktif.

Pertanyaannya kenapa Dinas Koperasi dan UKM Garut tidak berani membubarkannya. Padahal peraturan sudah mewajibkan untuk dibubarkan.

“Kami menduga ada oknum Dinas Koperasi dan UKM yang turut serta jadi bagian dari dugaan praktik mafia tanah,” tegas Mulyono.

Menurut Dia, surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah yang ditandatangani Adeng sejak tahun 1960. Hal tersebut sangat janggal karena Dia lahir pada 7 Juli 1970.

BACA JUGA:

Ini Dia Sosok ASN dan Sekolah Terbaik di Garut Tahun 2025

Oleh karena itu, DPP Ormas GAS menduga sudah terjadi praktik mafia tanah dengan terbitnya SHGB.

Mulyono menyebut, tidak ada dasar hukumnya seseorang bisa melepas tanah milik adat orang lain kepada negara.

(Bambang Fouristian)

Manajemen Persib Optimis Hadapi Ratchaburi FC di 16 Besar ACL Two 

0
Persib Bandung fokusjabar.id
Persib Bandungnaik ke peringkat 2 (oto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC, pada pertandingan babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/2026.

Drawing babak 16 besar AFC Champions League Two ini di gelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Selasa, 30 Desember 2025, dan di hadiri langsung oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.

Persib akan lebih dulu melakoni laga tandang sebelum menjamu Ratchaburi pada leg kedua. Sesuai jadwal, skuat Maung Bandung akan bertandang ke Stadion Ratchaburi FC di Na Muang. Pada 11 Februari 2026, setelah itu, Persib akan bermain sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Drawing 16 Besar ACL Two, Persib Bertemu Ratchaburi FC

Adhitia Putra Herawan mengatakan, Persib siap untuk menghadapi Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.

Meski demikian, Adhitia mengatakan tidak ada lawan mudah di babak 16 Besar. Karena seluruh tim yang lolos sudah membuktikan kualitasnya di penyisihan grop.

“Yang patut kita syukuri dari hasil undian ini adalah faktor jarak. Perjalanan ke Thailand relatif lebih bersahabat di bandingkan harus ke Korea Selatan, misalnya,” kata Adhitia.

“Apalagi di bulan Februari nanti, Persib juga memiliki agenda padat di Super League, dengan empat pertandingan. Termasuk laga tandang ke kandang Borneo FC yang berada di antara dua laga ACL Two,” ujar Adhitia menambahkan.

Baca Juga: Beckham Putra Nugraha Gelar E7AM Football Challenge

Fokus Hadapi 16 Besar

Lebih lanjut Adhitia menuturkan, skuat Maung Bandung saat ini fokus untuk menghadapi babak 16 besar. Dan belum memikirkan lawan di babak selanjutnya.

“Kami memilih fokus satu demi satu. Yang jelas, Persib berkomitmen untuk melangkah sejauh mungkin di kompetisi Asia. Perjuangan ini akan kami jalani bersama Bobotoh, masyarakat Bandung, Jawa Barat, dan seluruh pencinta sepak bola Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, pertemuan dengan Ratchaburi FC juga memperpanjang daftar klub Thailand yang pernah di hadapi Persib di kompetisi Asia.

Sebelumnya, Persib telah berjumpa Bangkok Bank dan Thai Farmers Bank pada Piala Champions Asia 1995/96. Port FC di ACL Two 2023/2024, serta Bangkok United di musim 2025/2026.

(Arif)

Pantai Pangandaran Suguhkan Pemandangan Eksotis

0
pantai pangandran@fokusjabar.id
Pandu Aditya (16) asal Bandung sedang menikmati suasana pantai barat pangandran.(foto;Yud's/fokusjabar.id)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara ke pantai pangandaran memang tiada matinya, tercatat 2,5 juta sepanjang tahun 2025.

Pantai pangandaran Jawa Barat, memang merupakan objek wisata yang selalu menjadi favorit bagi para pelancong dari berbagai daerah maupun mancanegara yang suguhkan pemandangan eksotis.

Pantai pangandaran memang memiliki keunikan antara lain sebelah timur pasirnya berwarna hitam, sementara bagian barat warnanya putih.

Baca Juga: Menanti Senja, Wisatawan Rindu Indahnya Pesona Sunset Pantai Pangandaran

Tidak hanya itu, hanya di pantai pangandaran, wisatawan bisa menyaksikan terbit dan terbenamnya matahari (Sanset-sunrise-red) saat pagi dan sore hari.

Salah seorang wisatawan asal Kabupaten Bandung Barat, Pandu Aditya (16) mengaku terpesona dengan keindahan pemandangan laut pantai pangandaran.

“Pemandangan pantai barat dan timur pangandaran memang bikin candu, selalu membuat rindu dan tidak membosankan,” ungkap Pandu Aditya, Rabu (31/12/2025).

Selain pemandangan yang indah, lanjut Pandu, pangandaran memiliki jejak sejarah seperti goa jepang yang berada di pantai pasir putih.

“Selain liburan, Pangandaran ini bisa menambah ilmu pengetahuan bagi siapa saja yang berkunjung. Misalkan kita bisa mengetahui bahwa di sini merupakan lokasi penting tempat bertelurnya penyu,” ucapnya.

Baca Juga: Wisatawan Pantai Pangandaran Berburu Sunrise

Tidak hanya itu, kata Pandu, wisatawan juga bisa melihat langsung proses penyu saat bertelur pada saat malam hari. Sehingga mejadi pengetahuan bagi para pengunjung.

“Ada beberapa jenis penyu di pantai pangandaran antara lain, penyu belimbing, hijau dan sisik. Dan satwa ini di lindungi,” ujar siswa SMA kelas XI ini.

Pandu juga menyampaikan, bahwa di pantai pangandaran, wisatawan juga bisa menikmati indahnya terumbu karang dan berbagai spesies ikan tropis.

“Selain kita bisa menikmati suasana pantai, di pangandaran juga menyajikan tempat bermain air. Seperti banana boat dan Jetsky. Pokoknya liburan ini sangat begitu menyenangkan,” pungkasnya.

(Yud’s)

Saksi Mata Ungkap Kejanggalan Lokasi Terjun Payung Sebelum Insiden Maut di Pangandaran

0
Poto: saksi mata tewasnya atlet terjun payung di Pangandaran, Dadan Hidayat
Poto: saksi mata tewasnya atlet terjun payung di Pangandaran, Dadan Hidayat

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Seorang saksi mata, Dadan Hidayat, mengungkap adanya sejumlah kejanggalan dalam kegiatan terjun payung pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat yang digelar, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, aktivitas terjun payung biasanya dilakukan dari kawasan Bandara Nusawiru, namun kali ini lokasi kegiatan berpindah ke area pantai bagian timur, tepatnya di wilayah Bojongsalawe.

Baca Juga: Polres Pangandaran: Kegiatan Terjun Payung Kejurda Tanpa Pemberitahuan, Satu Atlet Tewas

“Biasanya dilakukan di bandara, tapi kok sekarang di sebelah timur. Saya juga heran. Enggak tahu apakah memang sudah disiapkan di sana atau tidak,” ujar Dadan.

Insiden tragis kemudian terjadi. Dari empat penerjun yang tampak oleh saksi, satu di antaranya meninggal dunia dan satu lainnya dinyatakan hilang setelah jatuh ke perairan Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Dadan, yang saat itu tengah berenang di laut, melihat langsung detik-detik para atlet mengalami kesulitan sebelum mendarat. Ia menyebut ada satu penerjun yang jatuh dengan kecepatan sangat tinggi.

“Yang mendarat ke laut ada dua. Yang pertama jatuh itu turun paling cepat, disusul satu lagi. Dua penerjun lainnya mendarat di darat, satu dekat pohon dan satu lagi di pasir,” paparnya.

Menurutnya, rekan yang sedang berada bersamanya sempat mencoba mengejar ke arah jatuhnya korban untuk memberikan pertolongan. Namun upaya itu tak membuahkan hasil karena korban sudah terlanjur tenggelam.

Dadan juga menuturkan, parasut yang digunakan korban sebenarnya sempat mengembang, namun lajunya tetap turun sangat cepat, berbeda dengan penerjun lainnya.

“Parasutnya memang terbuka, tapi turunnya cepat sekali. Beda dengan yang lain. Yang lain kan masih santai mengudara. Yang ini enggak tahu kenapa mungkin berat badan atau ada faktor lain,” tuturnya.

Hingga kini, satu penerjun masih dalam pencarian tim gabungan, sementara penyebab insiden masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

(Sajidin)